Modifikasi Buntut Honda CBR 150R ini Bikin Penampilan Makin Sporty dan Keren Januari 4, 2015
Posted by prasetyo676 in Honda, Modifications, Modifikasi.Tags: Buntut Custom, CBR, CBR150R, CBR250R, Honda, LED, Modification, Modifikasi, Stop lamp, Tail
62 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.
Dapat gambar dari group di Facebook, tentang ubahan buntut Honda CBR 150R. Belum ada informasi secara detail tentang ubahan tersebut. Namun, jika kita perhatikan, Honda CBR 150R berwarna hitam tersebut merupakan versi Thailand. Yup, terlihat dari bentuk fairing samping, serta sasis twin spart (biasa disebut deltabox) yang terlihat kokoh. Ubahan sederhana pada bagian buntut Honda CBR 150R tersebut, membuat tampilan sang sport fairing menjadi lebih sporty dan keren. Aura motor kencang semakin terpancar dengan pemasangan buntut custom tersebut.
Desain buntut lebih runcing dibandingkan versi standard bawaan pabrik. Behel model tanduk juga sudah dilengserkan. Selain itu, bagian stop lamp juga sudah diganti dengan model LED yang berdimensi mungil. Selanjutnya, jok boncenger juga dibuat model bertingkat. Meskipun ubahannya termasuk masih sederhana, namun sudah mampu membuat tampilan secara keseluruhan semakin keren.
Kalau kita perhatikan, ubahan buntut pada Honda CBR 150R tersebut agak mirip dengan modifikasi buntut Honda CBR 1000RR Fireblade pada foto di bawah ini :
Bentuk buntut CBR 1000RR yang juga sudah di-custom menggunakan stop lamp LED berdimensi tipis.
Wah tampak makin sporty dan keren nih penampilan sang CBR series..
Mungkin ubahan pada Honda CBR 150R tersebut bisa menjadi inspirasi bagi sobat semua, khususnya pemilik Honda CBR 150R dan CBR 250R. Jika sobat punya tambahan informasi, atau pendapat mengenai ubahan tersebut, Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)
E-mail : prasetyo676@gmail.com
Pasang Visor Tiger Revolution di Honda CB150R Street Fire Bikin Tambah Keren Januari 3, 2015
Posted by prasetyo676 in Honda, Modifications, Modifikasi.Tags: CB150R, Honda, Modification, Modifikasi, Street Fire, Tiger Revolution, Visor
60 comments
Prast 676 –ย Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.
Mendapatkan gambar dari Group Facebook Honda CB150R StreetFire Lovers, tampak beberapa motor mengalami sedikit ubahan ringan.
Yup, ubahan ringan berupa penambahan Visor Tiger Revolution gen 1.
Visor dari motor legendaris tersebut ditempatkan pada bagian atas headlamp, tepat di depan konsol speedometer.
Pemasangan Visor tersebut membuat sang CB150R Street Fire tampak makin ganteng dan berwibawa. Bentuk cover speedometer yang dalam keadaan standar terlihat seperti jambul pun hilang, tertutup visor. Makin keren nih sob.. IMHO.
Berdasarkan informasi, harga Visor Honda Tiger Revolution gen 1 berikut braket ini di bawah 100 ribu rupiah. Bahkan untuk versi KW jauh lebih murah lagi, tidak sampai 40 ribu rupiah. Untuk lebih pastinya, sobat bisa menanyakan langsung ke bagian spare part Honda atau ke toko variasi.
Visor milik Honda Tiger Revolution gen 1 ini meskipun kemunculannya sudah cukup lama, namun memang fenomenal, karena dalam beberapa tahun terakhir ini banyak diaplikasi oleh berbagai jenis motor, sperti Yamaha Old Vixion, Scorpio, Byson, Honda MegaPro, Suzuki Thunder 125, dan lain sebagainya.
Meskipun visor berukuran tidak terlalu besar, namun ubahan tersebut cukup terlihat, karena berada pada areal main point saat kita melihat sebuah motor, yaitu areal headlamp dan speedometer.
Gimana sobat, tertarik juga untuk mengaplikasikan visor tersebut pada motor kesayangan? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)
E-mail : prasetyo676@gmail.com
Suzuki GSX-S1000 dan Honda CB1000R – Terdapat Kemiripan Desain Desember 31, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda, Suzuki.Tags: 1000 cc, CB1000R, Desain, GSX-S1000, Honda, Naked Bike, Suzuki
30 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.
Mungkin sobat sudah punya agenda selama liburan tahun baru, misalnya rekreasi bareng keluarga, mudik ke kampung halaman bagi yang merantau, atau diam di rumah sambil baca-baca artikel di internet, khususnya blog-blog tentang dunia otomotif. ๐
Nah, sekedar artikel ringan di penghujung tahun 2014 ini, akan kita bahas mengenai Suzuki GSX-S1000 dan Honda CB1000R.
Namun, kita tidak membahas dari segi teknis maupun performa kedua motor tersebut, karena nanti bakalan panjang x lebar klo kita urai hal tersebut. Hehehe… ๐
Desain, sisi inilah yang saat ini akan kita bahas pada artikel ringan ini. Kedua motor beda pabrikan tersebut memiliki aliran naked bike, serta cukup kental nuansa street fighter, meskipun tidak sampai ekstrim.
Tampilan kekar, padat berisi merupakan sisi yang ingin ditonjolkan kedua motor tersebut. Nah, setelah kita amati desain diantara keduanya, ternyata ada beberapa kemiripan.
Kalau sobat perhatikan gambar di atas, maka akan kita temukan beberapa kemiripan secara konsep desain, meskipun secara aktualisasi disesuaikan lagi dengan ciri khas masing-masing pabrikan. Suzuki cenderung menyukai desain yang mengalir serta mempunyai lekukan agak membulat. Sedangkan desain Honda juga cenderung mengalir, namun disertai sudut-sudut yang agak kaku dan tajam pada ujungnya.
Secara umum, persamaan konsep desain yang terlihat antara Suzuki GSX-S1000 dan Honda CB1000R adalah sebagai berikut :
1. Desain tanki bahan bakar, terutama pada area lekukan buat jepitan paha sang rider.
2. Bagian shroud yang berbentuk menyerupai huruf Z. Pada areal ini, garis lekukan shroud GSX-S1000 lebih soft dibandingkan CB1000R.
3. Spatbor depan. Namun, Suzuki GSX-S1000 terlihat memiliki dimensi spatbor agak lebih panjang.
4. Silencer knalpot model pendek.
5. Desain buntut yang meruncing. Pada areal ini, buntut GSX-R1000 agak lebih pendek dan lebih nungging daripada buntut CB1000R. Hal tersebut membuat tampilan GSX-S1000 terlihat lebih agresif.
Buntut CB1000R sendiri, saat ini sudah diserupai oleh sepeda motor sport naked 150 cc yang fenomenal penjualannya di Indonesia, yaitu New Vixion Lightning.
Itulah beberapa kemiripan desain diantara Suzuki GSX-S1000 dan Honda CB1000R. Secara keseluruhan, Suzuki GSX-S1000 terlihat lebih berotot, apalagi ditambah dengan undercowl pada areal mesin sehingga membuatnya semakin padat berisi.
Last, menurut pendapat sobat, lebih mantap mana secara desain antara Suzuki GSX-S1000 dan Honda CB1000R? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)
E-mail : prasetyo676@gmail.com
Legendary Bike : Honda CBR1100XX Super Blackbird – Sang Pemecah Rekor Kecepatan dari Honda Desember 30, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda, Legendary Bike.Tags: CBR, CBR1100XX, History, Honda, Legendary Bike, Sejarah, Speed Record, Spesifikasi, Super Blackbird
17 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.
Honda CBR, tentu nama yang sudah sangat familiar bagi kita semua. Namun, taukah sobat, bahwa klan CBR ini pernah memiliki satu generasi yg pernah menyandang predikat sepeda motor produksi massal tercepat di dunia? Mungkin bagi sobat yang pernah mengalami masa remaja di pertengahan sampai dengan akhir tahun 90an sudah tidak asing dengan klan CBR yang satu ini. Yup, sosok sepeda motor berdimensi gambot dan desainnya sangat aerodinamis, CBR1100XX Super Blackbird.
Honda CBR1100XX Super Blackbird diproduksi dari tahun 1996 sampai dengan 2007.
โ Sejarah :
Pada pertengahan tahun 90an, Honda bertekad untuk membuat sepeda motor produksi massal “Tercepat di Dunia”. Pada saat itu, rival yang ingin dikalahkan adalah Kawasaki Ninja ZX-11.
Keinginan Honda tersebut diwujudkan dengan melahirkan “CBR1100XX Super Blackbird.”
Nama Super Blackbird sendiri terinspirasi dari nama pesawat tercepat di dunia, yaitu Lockheed SR-71 Blackbird.
Tekad kuat itupun membuahkan hasil, karena pada bulan February 1997, CBR1100XX Super Blackbird berhasil meraih predikat sepeda motor produksi massal tercepat di dunia dengan raihan top speed 178.5 mil/jam atau setara 287.3 km/jam. Catatan tersebut menumbangkan sang raja sebelumnya, yaitu Kawasaki ZX-11 yang memiliki top speed 175 mil/jam (281.6 km/jam).
Rekor tersebut sanggup bertahan selama dua tahun.
Selanjutnya pada tahun 1999, Suzuki dengan GSX1300R alias Hayabusa berhasil mematahkan rekor yang pernah diciptakan oleh Honda CBR1100XX Super Blackbird tersebut. Yup, Hayabusa berhasil mencetak rekor kecepatan 194 mil/jam atau 312 km/jam. Catatan tersebut menobatkan Hayabusa sebagai sang Raja baru, dan masuk ke dalam list Guinness World Records sebagai sepeda motor produksi massal tercepat di dunia, menggeser CBR1100XX Super Blackbird.
Selama perjalanan masa produksi CBR1100XX Super Blackbird, terdapat perubahan terbesar pada tahun 1999, yaitu diterapkannya sistem pengabut bahan bakar injeksi khas Honda PGM FI menggantikan karburator.
Selain itu, pada tahun 2001 juga terdapat perubahan instrumen menjadi LCD.
Setelah melewati masa sekitar satu dekade, sang Honda CBR1100XX Super Blackbird ini akhirnya berhenti diproduksi pada tahun 2007.
Meskipun begitu, prestasinya sebagai salah satu pemecah rekor kecepatan pada masanya, sudah menjadi catatan sejarah dan akan selalu dikenang khususnya oleh para fans CBR dan Honda.
โ Spesifikasi Honda CBR1100XX Super Blackbird :
Tipe Mesin : DOHC 4 katup/silinder, berpendingin cairan
Kapasitas Mesin : 1,137 cc
Diameter x langkah : 79.0 mm ร 58.0 mm
Perbandingan Kompresi : 11.0:1
Sistem Pengabut Bahan Bakar : PGM FI (mulai tahun 1999)
Top speed : 287.3 km/jam
Tenaga Maksimum : 137 hp (102 kW) @ 9750 rpm
Torsi Maksimum : 80.9 lbfยทft (109.7 Nยทm) @ 7500 rpm
Transmisi : Close-ratio 6-kecepatan
Penerus Daya : O-ring sealed chain 530
Suspensi Depan : HMAS cartridge-type fork 43 mm , travel 120 mm
Suspensi Belakang : Pro-link HMAS, gas-charged damper, rebound adjustable, travel 120 mm
Rem Depan : 310 mm dual disk
Rem Belakang : 256 mm single disk
Ukuran Ban Depan : 120/70 ZR17
Ukuran Ban Belakang : 180/55 ZR17
Rake , trail : 25ยฐ, 99 mm
Dimensi (PxLxT) : 2,160 mm x 720 mm x 1, 170 mm
Jarak Sumbu Roda : 1,490 mm
Tinggi Tempat Duduk : 810 mm
Bobot Kosong : 223 kg
Kapasitas Tangki Bahan Bakar : 23 liter (termasuk 4 liter cadangan)
Konsumsi BBM : 6.0 liter / 100 km
Dengan prestasi yang pernah diraih oleh Honda CBR1100XX Super Blackbird ini, tidak salah kalau kita masukkan ke dalam list “Legendary Bike”.
Meskipun sang CBR1100XX sudah sekitar 19 tahun sejak kemunculannya pertama kali, namun aura dan desainnya masih tetap berwibawa sampai saat ini. Bahkan kalau kita perhatikan, bentuk lubang saluran udara pada bagian moncongnya terlihat identik dengan RC213V tahun 2013. Jadi, apabila kita membahas tentang klan CBR, jangan pernah lupa dengan “sang pemecah rekor” CBR1100XX Super Blackbird ini.
(Prast)
E-mail : prasetyo676@gmail.com
WSB Supersport 300 – Berikut ini Para Kandidatnya Desember 27, 2014
Posted by prasetyo676 in General, Honda, Kawasaki, KTM, Yamaha.Tags: 300 cc, CBR 300R, Honda, Kawasaki, KTM, Ninja 300, RC 390, Supersport, WSB, Yamaha, YZF R3
13 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.
Motor Sport berkapasitas 250 cc dan 300 cc tipe 4-tak merupakan kategori pemula bagi para biker yang ingin naik kelas ke motor berkapasitas besar. Nah, kabar menggembirakan datang Dorna, selaku organiser event WSB atau yang kita kenal dengan balapan Superbike dan Supersport-nya. Yup, Dorna melansir keterangan bahwa berdasarkan pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2014, Komisi Superbike mengijinkan pembentukan kelompok bagi para pabrikan mesin yang tertarik untuk mengembangkan kelas entry-level. Dalam kelas kategori entry-level tersebut, mengacu pada motor Supersport 300 cc, tetapi angka tersebut bukanlah mutlak, karena bisa disesuaikan berdasarkan konfigurasi mesin. Tujuan utama pembentukan kelas baru ini adalah untuk pengembangan pembalap bertalenta baru, dengan platform berbiaya rendah.
Petinggi WSB sudah membicarakan hal tersebut dengan para pabrikan sepeda motor. Sebagai salah satu contoh basis sepeda motor yang bisa mengikuti balapan adalah Yamaha YZF-R3 (masih sebasis drngan R25). Selanjutnya, Kawasaki Ninja 300 dapat menjadi salah satu penantang-nya.
Kapasitas mesin tidak harus mutlak 300 cc, melainkan dapat disesuaikan berdasarkan konfigurasi mesin. Yup, KTM dengan RC390 diberi kelonggaran apabila akan berpartisipasi pada kelas baru ini. KTM RC390 diberi kelonggaran kapasitas mesin karena hanya menggunakan mesin berkonfigurasi single cylinder.
Pabrikan Honda sebenarnya juga memiliki CBR 300R, tetapi kapasitas mesinnya hanya 286 cc dan konfigurasi mesin single cylinder. Kenapa Honda CBR 300R hanya berkapasitas 286 cc? Silahkan simak penjelasannya disini. Tentu saja membuat performa mesinnya terlihat kurang kompetitif dibandingkan dengan para rivalnya.
Bagi sobat yang penasaran dengan spesifikasi standar sepeda motor yang menjadi kandidat peserta WSB Supersport 300, dapat menyimak data berikut ini :
1. Yamaha :
โ Yamaha YZF-R3
Mesin : 321cc
Konfigurasi : parallel twin cylinders
Power Maksimum : 42hp
Torsi Maksimum : 21.8lbft
Bobot Isi : 169kg
2. Kawasaki :
โ Kawasaki Ninja 300
Mesin : 296cc
Konfigurasi : parallel twin cylinders
Power Maksimum : 39hp
Torsi Maksimum :19.9lbft
Bobot Isi : 172kg
3. KTM :
โ KTM RC390
Mesin : 373cc
Konfigurasi : single cylinder
Power Maksimum 43hp
Torsi Maksimum : 25.8lbft
Bobot Kosong :147kg
Sepertinya balapan WSB Supersport 300 ini bakalan seru, dan bisa menjadi salah satu tontonan wajib bagi para biker. Yup, terutama bagi para penggemar Yamaha YZF R25 dan Kawasaki Ninja 250, bisa melihat pertarungan motor yang masih kerabat dekatnya. Yamaha dengan YZF R3 dan Kawasaki dengan Ninja 300.
Last, semoga balapan tersebut bisa terlaksana dan menyajikan tontonan yang menarik. Bagaimana sobat, siapakah jagoan anda? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)
E-mail : prasetyo676@gmail.com
Kenapa Honda CBR300R Hanya 286 cc – Berikut Ini Jawabannya Desember 24, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.Tags: CBR 250R, CBR 300R, Honda, Spesifikasi
26 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar beraktifitas.
Honda CBR 300R terbaru memiliki bentuk dan desain yang identik dengan New CBR 250R dengan headlamp dual keen eyes nya.
CBR 300R ini hadir di beberapa negara sebagai pengganti CBR 250R.
Namun, sebenarnya kapasitas mesin CBR 300R ini adalah 286 cc, bukan 300 cc seperti namanya. Kenapa hanya berkapasitas 286 cc?
Berikut ini penjelasannya, seperti kutipan dari motorcyclist online di bawah ini :
Mesin Honda CBR 300R ini hanya berkapasitas 286 cc karena kapasitas sebesar itu merupakan opsi paling maksimal yang dapat dilakukan tanpa mendesain ulang banyak part dari basis mesin CBR 250R. Yup, langkah yang dilakukan adalah penambahan stroke atau langkah piston.
Revisi yang dilakukan meliputi perubahan pada crankshaft, connecting rod, dan piston. Untuk beberapa part selebihnya masih sama dengan kepunyaan CBR 250R, bahkan termasuk untuk bagian cylinder head atau kepala silinder-nya.
Selain itu, dengan penambahan panjang stroke tersebut juga memiliki keuntungan untuk meraih torsi yang lebih tinggi. Efeknya adalah akselerasi CBR 300R akan lebih ringan dibandingkan dengan CBR 250R, meskipun untuk putaran atasnya tidak terlalu berubah secara signifikan.
Sebagai tambahan informasi, berikut ini spesifikasi Honda CBR 300R :
Kapasitas dan Tipe Mesin : 286cc liquid-cooled single
Diameter x Langkah : 76.0mm x 63.0mm
Perbandingan Kompresi : 10.7:1
Sistem Katup : DOHC, 4 katup per silinder
Sistem Pengabutan : PGM-FI, 38mm throttle body
Sistem Pengapian : Computer-controlled digital transistor with electronic advance
Transmisi : 6-speed
Rantai : #520 O-ring-sealed chain
Suspensi Depan : 37mm fork; 4.65 in. travel
Suspensi Belakang : Pro-Link single shock with five-position spring
preload adjustability; 4.07 in. travel
Rem Depan : 296mm disc, dual-piston caliper
Rem Belakang : 220mm disc, single-piston caliper (ABS pada versi CBR300R ABS)
Ban Depan : 110/70-17 radial
Ban Belakang : 140/70-17 radial
Jarak Sumbu Roda : 54.3 in.
Rake (caster angle) : 25ยฐ 30โ
Trail : 3.9 in.
Tinggi Tempat Duduk : 30.7 in.
Kapasitas Tangki bbm : 3.4 gal.
Bobot : 357 lb. (CBR300R) / 364 lb. pounds (CBR300R ABS)
Last, semoga artikel di atas bisa menjadi penjelas kenapa CBR 300R hanya berkapasitas 286 cc. Apabila sobat memiliki pendapat atau opini yang ingin disampaikan, silahkan share di kolom komentar.
(Prast)
E-mail : prasetyo676@gmail.com
Jika Next Tiger Bermesin 250 cc – Si Macan Silver Bisa Punya Adik Baru Nih Desember 22, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.Tags: 250cc, Honda, Tiger
120 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar beraktifitas.
Setelah membaca artikel yang diposting oleh mas Iwanbanaran di sini, rasa penasaran kembali muncul. Yup, rumor tentang kemungkinan penerus Honda Tiger yang legendaris. Seperti sudah diketahui bersama, bahwa mulai awal tahun 2014, Honda Tiger sudah tidak lagi diproduksi, alias discontinued. Namun, kharisma serta nama Tiger masih sangat kuat dan didukung juga oleh komunitasnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan bagi biker yang tidak tergabung dalam komunitas Tiger pun, banyak yang memiliki respect terhadap klan GL200 ini..
Namun, seiring berjalannya waktu, Sang Tiger memang perlu peremajaan total agar bisa kembali memikat perhatian para biker yang biasanya lelaki tulen, alias pria. ๐
Seperti yang sudah dibahas pada artikel mas Iwanbanaran, ada kemungkinan Tiger baru bermesin 250 cc dan statusnya masih pending di Jepang. Memang sudah seharusnya next Tiger bermesin 250cc, karena saat awal kelahirannya di tahun 1993, si macan ini termasuk motor dengan kubikasi terbesar yang dipasarkan secara umum di Indonesia pada waktu itu.
Prast676 sendiri merupakan salah satu biker yang masih memelihara si macan sampai saat ini. Bahkan Honda Tiger Revolution lansiran tahun 2006 seperti yang tampil pada gambar di atas, saya beri nama “Si Macan Silver”. Berbagai cerita sudah dilalui bersama, menyusuri jalanan aspal mulus, jalan berlumpur, tanah berbatu, mendaki jalanan pegunungan, menuruni bukit, hingga pasir di pantai sudah pernah dilibas bersama sang macan. So, harapannya adalah semoga rumor akan adanya penerus Tiger bermesin minimal 250 cc bisa terwujud. Jadi ada alasan untuk memboyongnya, menemani Si Macan Silver.. hehehe… ๐
Mengenai sejarah Honda Tiger bisa menyimak di sini :
โ Honda Tiger Sang Legendaris
E-mail : prasetyo676@gmail.com
Ini Baru GGS – Modifikasi Honda Hornet 600 Tampil Garang Gagah dan Sangar Desember 16, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda, Modifications, Modifikasi.Tags: Ekstrim, Gagah, Garang, GGS, Honda, Hornet 600, Modifikasi, Sangar
33 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.
Mendengar singkatan GGS mungkin sobat langsung kepikiran dengan sinetron Ganteng Ganteng Serigala yg tayang di salah satu stasiun televisi swasta nasional. Hehehe..
Namun bukan itu maksudnya, tetapi GGS di sini adalah Garang Gagah Sangar. Yup, modifikasi Honda Hornet 600cc ini memang memiliki kesan tersebut. Berkat hasil modifikasi yg dilakukan, membuatnya tampil Garang, Gagah dan Sangar.
Tampilan standard Honda Hornet 600 yg sejatinya sudah macho, ternyata belum memuaskan bagi sang pemiliknya. Alhasil, langkah modifikasi yg termasuk ekstrim pun ditempuh.
Honda Hornet 600 berwarna merah hitam ini sudah mengalami perombakan ekstrim pada bagian kaki-kaki, terutama untuk areal buritan. Velg lengkap dengan ban berukuran raksasa dijejalkan pada sang Hornet 600 ini. Ukuran ban belakang yg diaplikasi adalah 300/35-18. Tentu saja ukurannya termasuk sangat gambot untuk dipasang pada motor kelas 600cc. Biasanya roda dengan ukuran segitu dipakai oleh motor-motor custom Harley Davidson.
Bagian lainnya yg mengalami ubahan adalah pada lampu depan, shroud, buntut belakang, kanlpot, swingarm, serta footsteps.
Shroud yg digunakan berukuran besar dan menjulur sampai ke bawah, layaknya shroud Honda New Megapro versi karburator. Namun, tentu saja desainnya sangat berbeda dan terlihat berkarakter.
Bagian buntut pun dibuat tipis dan simple, lengkap dengan jok boncenger model berundak.
Untuk mengimbangi roda belakang yg berukuran sangat gambot, maka swingarm pun menggunakan model custom. Bahkan untuk transfer daya dari mesin ke roda pun mengalami ubahan. Hal tersebut dilakukan agar rantai tidak bergesekan dengan ban.
Untuk areal depan, perubahan yg sangat mencolok adalah pada bagian headlamp. Yup, Honda Hornet 600 ini menggunakan tiga buah projector lamp. Selanjutnya pada areal tengahnya diberi cover dengan penampilan carbon fiber.
Bagian shroud yg berdimensi besar juga diberi hiasan lampu LED. Dengan demikian, saat malam hari akan membuat lekukan tajam pada shroud yg sudah menjadi ciri khasnya terlihat jelas.
Hasil modifikasi pada Honda Hornet 600 ini membuatnya tampil lebih menarik perhatian. Tidak salah kalau kita sematkan julukan “GGS” alias “Garang Gagah Sangar” kepada motor ini.
Gimana sobat tertarik juga melakukan modifikasi serupa pada sepeda motor kesayangan? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)
Picture : http://news.zing.vn/
E-mail : prasetyo676@gmail.com
Modifikasi Honda CBR 250R Racing Style Thailand – Simple Sekaligus Eye-catching Desember 14, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda, Modifikasi.Tags: CBR 250R, Eye-catching, Honda, Modifikasi, Racing Look, Thailand
14 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Dapat gambar dari Facebook di group All New CBR150R Indonesia yg dishare oleh mas bro Ief Zzie. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih, karena sudah diijinkan untuk copy gambarnya, sehingga dapat di-share di artikel ini.
Tidak disebutkan secara detail mengenai ubahan Honda CBR 250R versi lama ini, apakah sekedar modif tampilan yg racing look atau memang digunakan untuk balapan. Oiya, kenapa saya sebut ini CBR 250R versi lama? Karena mudah dikenali dari bentuk moncong serta sisi kanan-kiri fairing nya.
Ubahan yg dilakukan terlihat simple namun eye-catching alias menarik perhatian untuk dilihat. Yup, kombinasi warna putih, hitam, merah terlihat serasi. Pada bagian tangki bahan bakar, terlihat lebih gembung, sepertinya sudah mengaplikasi part kondom tangki.
Selanjutnya untuk bagian buntut dibuat menjadi single seater layaknya motor balap tulen. Bentuk buntutnya terlihat mirip dengan kepunyaan CBR 1000RR Fireblade, sehingga membuatnya tampil lebih sporty dan agresif.
Untuk bagian lainnya, terlihat tidak terlalu banyak ubahan, hanya penambahan beberapa aksesoris saja. Meskipun begitu, karena modifikasi yg dilakukan singkron antar bagian, sekaligus ditambah kombinasi warna yg cocok, maka tampilan sang CBR 250R ini terlihat begitu menarik. So, gimana sobat, tertarik juga untuk mengaplikasi konsep modifikasi yg serupa pada Honda CBR 250R maupun CBR 150R tunggangan sobat? Silahkan dipertimbangkan.
(Prast)
E-mail : prasetyo676@gmail.com










































