Iklan
jump to navigation

Akhirnya Casey Stoner Reuni dengan Ducati di 2016 November 24, 2015

Posted by prasetyo676 in Ducati, General, Honda, Informasi Umum, MotoGP.
Tags: , , , , , , , , ,
12 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Para penggemar MotoGP pasti tau siapa Casey Stoner. Yup, salah satu pembalap yang disegani di era GP modern. Casey Stoner berhasil membawa Ducati menjadi juara dunia pada tahun 2007, sekaligus memberikan kejutan kepada seluruh dunia karena pada saat itu Honda dan Yamaha lah yang mendominasi kejuaraan di era tersebut.

Stoner yang pada awal naik kelas ke MotoGP bersama Honda seringkali terjatuh alias crash saat race, berubah menjadi seorang pembalap yang superior ketika pindah ke team merah asal Italia, Ducati. Pada tahun pertama di Ducati, Stoner langsung meraih gelar Juara Dunia sekaligus menempatkan dirinya pada jajaran pembalap top MotoGP, bersaing dengan Valentino Rossi, Dani Pedrosa, dan Nicky Hayden.

Selanjutnya pada tahun 2008 sampai 2010, Casey Stoner gagal meraih gelar juara dunia, karena sempat menemui beberapa kendala dan juga faktor persaingan dari Kompetitor nya, yaitu Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang sedang dalam kondisi puncak nya. Meskipun begitu, Casey Stoner tetap mampu memberikan podium juara pada beberapa race bagi Ducati.
Hal ini tentu sangat kontras dengan prestasi Ducati selepas kepergian Stoner yang pindah ke team Honda pada tahun 2011. Seperti kita ketahui, setelah ditinggal Stoner, prestasi Ducati sangat terpuruk, tidak mampu meladeni Honda dan Yamaha, meskipun sudah memboyong sang legendaris Valentino Rossi lengkap beserta krew nya.

image

Prestasi brilliant justru diraih Casey Stoner saat pindah ke team Honda, dengan meraih Juara Dunia MotoGP 2011, sekaligus memberikan triple crown bagi HRC di tahun tersebut.
Pada akhir musim tahun 2012, Casey Stoner resmi mengundurkan diri dari pentas kejuaraan MotoGP. Namun dirinya tetap mejalin hubungan dengan HRC sebagai test rider sampai akhir tahun 2015 ini. Melihat hal itu, Ducati terlihat antusias menginginkan Casey Stoner dapat bergabung lagi dengan team asal Italia tersebut.
Nah, melalui akun resminya di Facebook pada tanggal 23 November 2015, Casey Stoner memberikan statement bahwa dirinya akan bergabung lagi dengan Ducati sebagai test rider dan brand ambassador.

Semoga dengan kembalinya Casey Stoner ke Ducati, dapat membawa team merah tersebut mampu mengembalikan superioritasnya di ajang MotoGP 2016. Yup, meskipun Casey Stoner tidak menjadi pembalap utama yang turun race di musim 2016, namun setidaknya bisa memberikan input bagi Ducati untuk pengembangan motornya menjadi lebih kompetitif.
Harapannya, kompetisi MotoGP bisa lebih seru lagi, tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar bagi team Honda vs Yamaha, namun juga Ducati.

Bergabungnya kembali Casey Stoner bersama Ducati meski hanya sebagai test rider dan brand ambassador, tentu saja disambut antusias oleh para fans Ducati di seluruh dunia. Karena tidak bisa dipungkiri, Ducati memang identik dengan Casey Stoner.
Good luck Casey…!!!
(Prast)

Iklan

Wah Ducati Monster 795 Patah Triple Clamp Saat Menabrak Yamaha Exciter / Jupiter MX Agustus 26, 2015

Posted by prasetyo676 in Ducati, General, Informasi Umum, Yamaha.
Tags: , , , , , , , , ,
10 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Bersumber dari laman otosia, diberitakan bahwa terjadi sebuah kecelakaan yang melibatkan sebuah Ducati Monster 795 dengan Yamaha Exciter atau lebih dikenal dengan Jupiter MX jika di Indonesia.
Lokasi kecelakaan terjadi di jalan Nguyen Trai, Kota Ho Chi Minh, Vietnam. Disebutkan oleh media lokal Vietnam, bahwa saat itu motor Yamaha Exciter tersebut sedang berputar arah namun tiba – tiba langsung dihantam keras dari arah belakang oleh Ducati Monster 795.

image

Akibat kecelakaan tersebut, Yamaha Exciter mengalami kerusakan pada bodi sebelah kiri, footstep dan setang. Nah, justru Ducati Moster 795 mengalami kerusakan cukup serius pada areal kaki – kaki depan. Yup, triple clamp alias segitiga komstir patah, sehingga sokbreker depan sampai lepas, terpisah dari motor.

image

Sementara itu, rider Ducati Monster 795 hanya mengalami cedera ringan berupa lecet pada beberapa bagian tangan.
Sedangkan kondisi rider Yamaha Exciter dilaporkan mengalami luka cukup serius dan harus dirawat di rumah sakit.

image

Last, kejadian seperti ini mengingatkan kepada kita semua untuk lebih waspada dan berhati – hati di jalan raya. Patuhi rambu – rambu lalu lintas dan selalu gunakan safety gear alias apparel yang mumpuni dalam melindungi diri.
(Prast)

WETCATI – Konsep Watercraft Dengan Style Ducati Diavel Mei 7, 2015

Posted by prasetyo676 in Ducati, General, Informasi Umum, Triumph.
Tags: , , ,
7 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Konsep watercraft Wetcati

Ducati, tentu sebuah nama yang sudah tidak asing bagi sobat sekalian. Pabrikan sepeda motor prestisius asal Italy yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian biker maupun para selebritis. Soal prestasi, Ducati juga cukup bagus, terutama pada ajang superbike era akhir 90an sampai awal millenium. Dalam ajang  MotoGP pun pernah menjadi Juara Dunia, lewat pembalap dengan skill extraordinary, Casey Stoner #27.
Namun, bagaimana jadinya apabila Ducati membuat jetsky atau watercraft..?

image

Tampilan masih terlihat desain layaknya sepeda motor

Nah, Zolland Design AB berhasil membuat sebuah konsep desain watercraft yang style nya berbasis Ducati Diavel. Zolland Design AB yang berasal dari Swedia, memang tidak ada hubungannya dengan Ducati Motor Holding S.p.A., tetapi style sport cruiser Diavel begitu melekat pada konsep desain watercraft yang diberi nama Wetcati tersebut.

Hal itu dapat dilihat pada bentuk headlamp slips, shroud, setang, replika tangki bbm, sasis tubular tetalis tiruan, hingga body bagian buntutnya. Selintas apabila kita melihatnya, langsung teringat kepada sosok Ducati Diavel.

image

Desain mirip Ducati Diavel

Oiya, meskipun Wetcati sampai saat artikel ini diketik, baru sebatas konsep desain saja, namun sang desainer menginginkan  sumber tenaga watercraft tersebut adalah dua buah mesin  Testastretta V-twin yang masing -masing berkapasitas 1098 cc. Secara teoritis tenaga yang dapat dihasilkan adalah sebesar 320 hp. Wow.. sangar bener ya..

Last, Ducati merupakan salah satu brand yang bekerjasama dengan beberapa perusahaan lain, untuk menanamkan kekuatan brand di pasar dalam bidang yang lain (di luar bidang sepeda motor). Sebagai contoh, saat ini Ducati bekerjasama dengan banyak perusahaan dalam bidang selain otomotif, contohnya adalah produk sepatu, sepeda, apparel, dan lain sebagainya. Nah, apakah  kedepannya Ducati akan bekerjasama dengan  perusahaan lain, untuk memproduksi Watercraft? Sampai saat ini masih belum ada statement resmi.

Bagaimana menurut pendapat sobat apabila konsep watercraft Wetcati benar – benar diwujudkan? Silahkan share pendapat sobat di kolom komentar.
(Prast)

Ducati Monster S4R Custom – Kekar, Sangar dan Berkarakter Januari 6, 2015

Posted by prasetyo676 in Ducati, Modifications.
Tags: , , , , , , , ,
23 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Sobat tentu sudah familar dengan Ducati Monster. Sosok naked bike bersasis tubular teralis yang sangat berkarakter. Salah satu tipe motor keluaran Italia tersebut adalah S4R. Ducati Monster merupakan salah satu motor yang paling saya idamkan sejak lama. Semoga nanti bisa punya. Aamiin.. ๐Ÿ™‚

Sekilas informasi, Ducati Monster S4R memiliki kapasitas mesin 996 cc, dengan konfigurasi L-twin. Power yang dihasilkan oleh mesin tersebut mencapai 115 hp. Tentu saja sudah lebih dari cukup untuk sebuah naked bike yang hanya memiliki bobot 181 kg saja.

Apabila pada Ducati Monster versi biasa hanya menggunakan mesin berpendingin udara plus bantuan oil cooler, maka pada tipe S4R sudah dibekali dengan radiator, alias liquid cooled. Tentu saja hal tersebut membuat areal seputar mesin terlihat lebih padat berisi.

image

Meskipun dalam kondisi standard sudah sangat gagah, tetapi menurut Paolo Tesio hal tersebut belum cukup.
Yup, sang icon dari keluarga Ducati Monster tersebut diubah penampilannya menjadi lebih mengagumkan lagi. Basis motor yang di-custom merupakan Ducati Monster S4R generasi keluaran tahun 2003-2008.

Langkah awal yang dilakukan Tesio adalah memotong subframe. Selanjutnya, jok pun didesain ulang, menyesuaikan bentuk buntut yang sudah di-custom tersebut. Stop lamp yang digunakan berbentuk oval berdimensi mungil namun cukup jelas terlihat keberadaannya.
Bagian suspensi depan juga tidak luput dari ubahan. Suspensi depan yang standarnya sudah menggunakan tipe upside-down berdiameter 43 mm buatan Showa, diberi cover sehingga membuatnya menyerupai suspensi tipe girder. Hal tersebut tentu saja membuat penampilannya semakin kekar.

image

Ubahan lainnya yang dilakukan adalah pada sektor headlight alias lampu depan. Yup, lampu bawaan pabrik pun dilengserkan, kemudian diganti dengan milik Ducati MH900 yang berdimensi lebih kecil. Selain itu, bagian sekelilingnya diberi cover berdesain minimalis.

Bak kopling menggunakan model berlubang, sehingga terlihat komponen bagian dalamnya yang berkelir merah. Keren dan eye-catching banget nih mas bro… ๐Ÿ™‚
Customize juga merambah ke bagian knalpot. Untuk memperkuat kesan clean dan compact, maka silencer knalpot ditempatkan pada bagian bawah mesin, atau biasa disebut underbelly.

image

Untuk segi pewarnaan, Tesio mengambil tema black and white yang terkesan simpel namun berkarakter kuat. Aura performance bike Ducati muncul dari kombinasi garis putih hitam mulai dari bagian atas batok lampu depan, bagian tangki bensin, hingga ke buntut.
Style ini juga mengingatkan kita pada ciri khas muscle car Amerika.

image

Modifikasi atau customize yang dilakukan oleh Paolo Tesio pada sosok Ducati Monster S4R tersebut layak kita acungi jempol. Konsep modifikasi yang diterapkan cukup simple namun sangat berkarakter.
Kombinasi beberapa part custom yang digunakan pun cukup harmonis sehingga dapat menyita perhatian siapapun yang melihatnya.

Nah, bagi sobat sekalian, konsep modifikasi Ducati Monster S4R ini juga dapat diterapkan pada sepeda motor berkapasitas kecil yang dipasarkan di Indonesia. Misalnya, Honda CB150R Street Fire, New Megapro, Tiger, Yamaha Byson, Scorpio, Vixion, Kawasaki Z250SL, maupun motor-motor lainnya. Apabila garapannya rapi, dijamin bakal makin keren mas bro.. ๐Ÿ™‚
Silahkan share pendapat sobat di kolom komentar.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Ducati Perkenalkan Desmodromic Variable Timing Oktober 17, 2014

Posted by prasetyo676 in Ducati, Motorcycles Technology.
Tags: ,
3 comments

image

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Produsen motor ternama dari Italia, Ducati, memperkenalkan terobosan teknologi terbarunya, yaitu Desmodromic Valve Timing (DVT). Sistem tersebut secara continue mengatur timing katup intake dan exhaust secara independen antara satu dengan yg lainnya, sehingga menghasilkan tenaga mesin yg lebih optimal serta sekaligus memperbaiki efisiensi bahan bakar.

Pada press release Ducati tidak menyebutkan secara spesifik tipe motor yg akan menggunakan mesin berteknologi DVT tersebut, namun disinyalir kadidat utama adalah Multistrada 1200.
Ukuran bore dan stroke masih identik dengan mesin terdahulu, yaitu 106 x 67.9 mm. Tetapi dengan teknologi DVT ini, mesin terbaru ini sanggup menghasilkan tenaga 160 hp pada 9500 rpm. Besarnya tenaga tersebut naik 10 hp kalau dibandingkan dengan Multistrada yg masih dipasarkan saat ini (tenaga 150 hp).
Tidak hanya tenaga saja yg naik, tetapi dengan mesin berteknologi DVT ini juga menghasilkan torsi yg lebih besar, yaitu 100 foot-pounds, tentu saja nilai tersebut lebih besar dibandingkan mesin tanpa DVT yg memiliki torsi 92 foot-pounds.

So, teknologi DVT patut mendapat apresiasi, karena dapat meningkatkan performa mesin (kenaikan tenaga dan torsi), namun memiliki efisiensi bahan bakar yg lebih baik.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Ducati Panigale 1199 dan Panigale S di-recall di Amerika Mei 7, 2014

Posted by prasetyo676 in Ducati, General.
Tags: , ,
21 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, kabar datang dari pabrikan motor prestisius Ducati.
Baru-baru ini, Lembaga Nasional Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya (NHTSA) Amerika Serikat, dalam surat peredaran nomor 14V166000, mengumumkan bahwa Ducati Panigale 1199 dan Ducati Panigale S
diumumkan harus ditarik dari peredaran.

image

NHTSA menyatakan terdapat kerusakan pada bagian setang kiri
sepeda motor. Setidaknya ada 2.083 unit Panigale 1199 dan Panigale S yang terkena recall. Pihak NHTSA meminta kepada Ducati untuk memeriksa bagian switchgear sebelah kiri yang tidak berfungsi dengan baik.
Akibat yg ditimbulkan adalah, para pengendara Ducati Panigale 1199 dan Panigale S tidak bisa mengaktifkan klakson, display panel
instrumen, lampu sein dan juga lampu jauh. Hal ini berpotensi dapat
menyebabkan kecelakaan saat berada di jalan raya.
Switch tidak bisa menerima daya dari konektor dashboard dan
mematikan fungsi dari semua indikator.

image

Masalah ini terjadi pada Ducati Panigale buatan tahun 2012 dan 2013. NHTSA menegaskan bahwa masalah ini harus diselesaikan agar tidak menimbulkan kecelakaan.
Ducati meminta kepada konsumennya agar kembali ke dealer resmi, guna memasang kabel tambahan. Pengecekan dan pemasangan kabel tambahan tersebut dilakukan secara gratis. Perihal penarikan kembali Ducati Panigale 1199 dan Panigale S ini akan dimulai pada 16 Mei 2014.

image

So, produk sepeda motor kelas premium pun dapat mengalami suatu masalah, karena memang tidak ada produk yg benar-benar sempurna.
Recall merupakan suatu bentuk tanggung jawab produsen kepada konsumen, sehingga patut diapresiasi, bukan untuk dicemooh.
Mungkin hal ini yg masih belum umum di Indonesia, karena recall masih ada yg menganggap suatu keburukan yg harus ditutupi atau malah menjadi bahan black campaign (BC) para fanboy atau pabrikan kompetitor. Semoga suatu saat Indonesia dapat mencontoh Negara-negara maju, dalam hal recall suatu produk tanpa pandang bulu, kalau terkait dengan keamanan dan keselamatan konsumen.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)

%d blogger menyukai ini: