jump to navigation

Suzuki GSX-S1000 dan Honda CB1000R – Terdapat Kemiripan Desain Desember 31, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda, Suzuki.
Tags: , , , , , ,
30 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Mungkin sobat sudah punya agenda selama liburan tahun baru, misalnya rekreasi bareng keluarga, mudik ke kampung halaman bagi yang merantau, atau diam di rumah sambil baca-baca artikel di internet, khususnya blog-blog tentang dunia otomotif. 🙂
Nah, sekedar artikel ringan di penghujung tahun 2014 ini, akan kita bahas mengenai Suzuki GSX-S1000 dan Honda CB1000R.
Namun, kita tidak membahas dari segi teknis maupun performa kedua motor tersebut, karena nanti bakalan panjang x lebar klo kita urai hal tersebut. Hehehe… 🙂

Desain, sisi inilah yang saat ini akan kita bahas pada artikel ringan ini. Kedua motor beda pabrikan tersebut memiliki aliran naked bike, serta cukup kental nuansa street fighter, meskipun tidak sampai ekstrim.
Tampilan kekar, padat berisi merupakan sisi yang ingin ditonjolkan kedua motor tersebut. Nah, setelah kita amati desain diantara keduanya, ternyata ada beberapa kemiripan.

image

Kalau sobat perhatikan gambar di atas, maka akan kita temukan beberapa kemiripan secara konsep desain, meskipun secara aktualisasi disesuaikan lagi dengan ciri khas masing-masing pabrikan. Suzuki cenderung menyukai desain yang mengalir serta mempunyai lekukan agak membulat. Sedangkan desain Honda juga cenderung mengalir, namun disertai sudut-sudut yang agak kaku dan tajam pada ujungnya.

Secara umum, persamaan konsep desain yang terlihat antara Suzuki GSX-S1000 dan Honda CB1000R adalah sebagai berikut :

1. Desain tanki bahan bakar, terutama pada area lekukan buat jepitan paha sang rider.
2. Bagian shroud yang berbentuk menyerupai huruf Z. Pada areal ini, garis lekukan shroud GSX-S1000 lebih soft dibandingkan CB1000R.
3. Spatbor depan. Namun, Suzuki GSX-S1000 terlihat memiliki dimensi spatbor agak lebih  panjang.
4. Silencer knalpot model pendek.
5. Desain buntut yang meruncing. Pada areal ini, buntut GSX-R1000 agak lebih pendek dan lebih nungging daripada buntut CB1000R. Hal tersebut membuat tampilan GSX-S1000 terlihat lebih agresif.
Buntut CB1000R sendiri, saat ini sudah diserupai oleh sepeda motor sport naked 150 cc yang fenomenal penjualannya di Indonesia, yaitu New Vixion Lightning.

Itulah beberapa kemiripan desain diantara Suzuki GSX-S1000 dan Honda CB1000R. Secara keseluruhan, Suzuki GSX-S1000 terlihat lebih berotot, apalagi ditambah dengan undercowl pada areal mesin sehingga membuatnya semakin padat berisi.
Last, menurut pendapat sobat, lebih mantap mana secara desain antara Suzuki GSX-S1000 dan Honda CB1000R? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Legendary Bike : Honda CBR1100XX Super Blackbird – Sang Pemecah Rekor Kecepatan dari Honda Desember 30, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda, Legendary Bike.
Tags: , , , , , , , ,
17 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Honda CBR, tentu nama yang sudah sangat familiar bagi kita semua. Namun, taukah sobat, bahwa klan CBR ini pernah memiliki satu generasi yg pernah menyandang predikat sepeda motor produksi massal tercepat di dunia? Mungkin bagi sobat yang pernah mengalami masa remaja di pertengahan sampai dengan akhir tahun 90an sudah tidak asing dengan klan CBR yang satu ini. Yup, sosok sepeda motor berdimensi gambot dan desainnya sangat aerodinamis, CBR1100XX Super Blackbird.

image

Honda CBR1100XX Super Blackbird diproduksi dari tahun 1996 sampai dengan 2007.

â—Ź Sejarah :

Pada pertengahan tahun 90an, Honda bertekad untuk membuat sepeda motor produksi massal “Tercepat di Dunia”. Pada saat itu, rival yang ingin dikalahkan adalah Kawasaki Ninja ZX-11.
Keinginan Honda tersebut diwujudkan dengan melahirkan “CBR1100XX Super Blackbird.”
Nama Super Blackbird sendiri terinspirasi dari nama pesawat tercepat di dunia, yaitu Lockheed SR-71 Blackbird.
Tekad kuat itupun membuahkan hasil, karena pada bulan February 1997, CBR1100XX Super Blackbird berhasil meraih predikat sepeda motor produksi massal tercepat di dunia dengan raihan top speed 178.5 mil/jam atau setara 287.3 km/jam. Catatan tersebut menumbangkan sang raja sebelumnya, yaitu Kawasaki ZX-11 yang memiliki top speed 175 mil/jam (281.6 km/jam).
Rekor tersebut sanggup bertahan selama dua tahun.

image

Selanjutnya pada tahun 1999, Suzuki dengan GSX1300R alias Hayabusa berhasil mematahkan rekor yang pernah diciptakan oleh Honda CBR1100XX Super Blackbird tersebut. Yup, Hayabusa berhasil mencetak rekor kecepatan 194 mil/jam atau 312 km/jam. Catatan tersebut menobatkan Hayabusa sebagai sang Raja baru, dan masuk ke dalam list Guinness World Records sebagai sepeda motor produksi massal tercepat di dunia, menggeser CBR1100XX Super Blackbird.

Selama perjalanan masa produksi CBR1100XX Super Blackbird, terdapat perubahan terbesar pada tahun 1999, yaitu diterapkannya sistem pengabut bahan bakar injeksi khas Honda PGM FI menggantikan karburator.
Selain itu, pada tahun 2001 juga terdapat perubahan instrumen menjadi LCD.

image

Setelah melewati masa sekitar satu dekade, sang Honda CBR1100XX Super Blackbird ini akhirnya berhenti diproduksi pada tahun 2007.
Meskipun begitu, prestasinya sebagai salah satu pemecah rekor kecepatan pada masanya, sudah menjadi catatan sejarah dan akan selalu dikenang khususnya oleh para fans CBR dan Honda.

image

â—Ź Spesifikasi Honda CBR1100XX Super Blackbird :

Tipe Mesin : DOHC 4 katup/silinder, berpendingin cairan
Kapasitas Mesin : 1,137 cc
Diameter x langkah : 79.0 mm Ă— 58.0 mm
Perbandingan Kompresi : 11.0:1
Sistem Pengabut Bahan Bakar : PGM FI (mulai tahun 1999)
Top speed : 287.3 km/jam
Tenaga Maksimum : 137 hp (102 kW) @ 9750 rpm
Torsi Maksimum : 80.9 lbf·ft (109.7 N·m) @ 7500 rpm

Transmisi : Close-ratio 6-kecepatan
Penerus Daya : O-ring sealed chain 530
Suspensi Depan : HMAS cartridge-type fork 43 mm , travel 120 mm
Suspensi Belakang : Pro-link HMAS, gas-charged damper, rebound adjustable, travel 120 mm

Rem Depan : 310 mm dual disk
Rem Belakang : 256 mm single disk
Ukuran Ban Depan : 120/70 ZR17
Ukuran Ban Belakang : 180/55 ZR17
Rake , trail : 25°, 99 mm

Dimensi (PxLxT) : 2,160 mm x 720 mm x 1, 170 mm
Jarak Sumbu Roda : 1,490 mm
Tinggi Tempat Duduk : 810 mm
Bobot Kosong : 223 kg
Kapasitas Tangki Bahan Bakar : 23 liter (termasuk 4 liter cadangan)
Konsumsi BBM : 6.0 liter / 100 km

image

Dengan prestasi yang pernah diraih oleh Honda CBR1100XX Super Blackbird ini, tidak salah kalau kita masukkan ke dalam list “Legendary Bike”.
Meskipun sang CBR1100XX sudah sekitar 19 tahun sejak kemunculannya pertama kali, namun aura dan desainnya masih tetap berwibawa sampai saat ini. Bahkan kalau kita perhatikan, bentuk lubang saluran udara pada bagian moncongnya terlihat identik dengan RC213V tahun 2013. Jadi, apabila kita membahas tentang klan CBR, jangan pernah lupa dengan “sang pemecah rekor” CBR1100XX Super Blackbird ini.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

WSB Supersport 300 – Berikut ini Para Kandidatnya Desember 27, 2014

Posted by prasetyo676 in General, Honda, Kawasaki, KTM, Yamaha.
Tags: , , , , , , , , , ,
13 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Motor Sport berkapasitas 250 cc dan 300 cc tipe 4-tak merupakan kategori pemula bagi para biker yang ingin naik kelas ke motor berkapasitas besar. Nah, kabar menggembirakan datang Dorna, selaku organiser event WSB atau yang kita kenal dengan balapan Superbike dan Supersport-nya. Yup, Dorna melansir keterangan bahwa berdasarkan pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2014, Komisi Superbike mengijinkan pembentukan kelompok bagi para pabrikan mesin yang tertarik untuk mengembangkan kelas entry-level. Dalam kelas kategori entry-level tersebut, mengacu pada motor Supersport 300 cc, tetapi angka tersebut bukanlah mutlak, karena bisa disesuaikan berdasarkan konfigurasi mesin. Tujuan utama pembentukan kelas baru ini adalah untuk pengembangan pembalap bertalenta baru, dengan platform berbiaya rendah.

Petinggi WSB sudah membicarakan hal tersebut dengan para pabrikan sepeda motor. Sebagai salah satu contoh basis sepeda motor yang bisa mengikuti balapan adalah Yamaha YZF-R3 (masih sebasis drngan R25). Selanjutnya, Kawasaki Ninja 300 dapat menjadi salah satu penantang-nya.

Kapasitas mesin tidak harus mutlak 300 cc, melainkan dapat disesuaikan berdasarkan konfigurasi mesin. Yup, KTM dengan RC390 diberi kelonggaran apabila akan berpartisipasi pada kelas baru ini. KTM RC390 diberi kelonggaran kapasitas mesin karena hanya menggunakan mesin berkonfigurasi single cylinder.

Pabrikan Honda sebenarnya juga memiliki CBR 300R, tetapi kapasitas mesinnya hanya 286 cc dan konfigurasi mesin single cylinder. Kenapa Honda CBR 300R hanya berkapasitas 286 cc? Silahkan simak penjelasannya disini. Tentu saja membuat performa mesinnya terlihat kurang kompetitif dibandingkan dengan para rivalnya.

Bagi sobat yang penasaran dengan spesifikasi standar sepeda motor yang menjadi kandidat peserta WSB Supersport 300, dapat menyimak data berikut ini :

1. Yamaha :

image

â—Ź Yamaha YZF-R3
Mesin : 321cc
Konfigurasi : parallel twin cylinders
Power Maksimum : 42hp
Torsi Maksimum : 21.8lbft
Bobot Isi : 169kg

2. Kawasaki :

image

â—Ź Kawasaki Ninja 300
Mesin : 296cc
Konfigurasi : parallel twin cylinders
Power Maksimum : 39hp
Torsi Maksimum :19.9lbft
Bobot Isi : 172kg

3. KTM :

image

â—Ź KTM RC390
Mesin : 373cc
Konfigurasi : single cylinder
Power Maksimum 43hp
Torsi Maksimum : 25.8lbft
Bobot Kosong :147kg

Sepertinya balapan WSB Supersport 300 ini bakalan seru, dan bisa menjadi salah satu tontonan wajib bagi para biker. Yup, terutama bagi para penggemar Yamaha YZF R25 dan Kawasaki Ninja 250, bisa melihat pertarungan motor yang masih kerabat dekatnya. Yamaha dengan YZF R3 dan Kawasaki dengan Ninja 300.

Last, semoga balapan tersebut bisa terlaksana dan menyajikan tontonan yang menarik. Bagaimana sobat, siapakah jagoan anda? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Kenapa Honda CBR300R Hanya 286 cc – Berikut Ini Jawabannya Desember 24, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda.
Tags: , , ,
26 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar beraktifitas.

image

Honda CBR 300R terbaru memiliki bentuk dan desain yang identik dengan New CBR 250R dengan headlamp dual keen eyes nya.
CBR 300R ini hadir di beberapa negara sebagai pengganti CBR 250R.
Namun, sebenarnya kapasitas mesin CBR 300R ini adalah 286 cc, bukan 300 cc seperti namanya. Kenapa hanya berkapasitas 286 cc?
Berikut ini penjelasannya, seperti kutipan dari motorcyclist online di bawah ini :

Mesin Honda CBR 300R ini hanya berkapasitas 286 cc karena kapasitas sebesar itu merupakan opsi paling maksimal yang dapat dilakukan tanpa mendesain ulang banyak part dari basis mesin CBR 250R. Yup, langkah yang dilakukan adalah penambahan stroke atau langkah piston.

image

Revisi yang dilakukan meliputi perubahan pada crankshaft, connecting rod, dan piston. Untuk beberapa part selebihnya masih sama dengan kepunyaan CBR 250R, bahkan termasuk untuk bagian cylinder head atau kepala silinder-nya.

image

Selain itu, dengan penambahan panjang stroke tersebut juga memiliki keuntungan untuk meraih torsi yang lebih tinggi. Efeknya adalah akselerasi CBR 300R akan lebih ringan dibandingkan dengan CBR 250R, meskipun untuk putaran atasnya tidak terlalu berubah secara signifikan.

Sebagai tambahan informasi, berikut ini spesifikasi Honda CBR 300R :

Kapasitas dan Tipe Mesin : 286cc liquid-cooled single
Diameter x Langkah : 76.0mm x 63.0mm
Perbandingan Kompresi : 10.7:1
Sistem Katup : DOHC, 4 katup per silinder
Sistem Pengabutan : PGM-FI, 38mm throttle body
Sistem Pengapian : Computer-controlled digital transistor with electronic advance

Transmisi : 6-speed
Rantai : #520 O-ring-sealed chain
Suspensi Depan : 37mm fork; 4.65 in. travel
Suspensi Belakang : Pro-Link single shock with five-position spring
preload adjustability; 4.07 in. travel

Rem Depan : 296mm disc, dual-piston caliper
Rem Belakang : 220mm disc, single-piston caliper (ABS pada versi CBR300R ABS)
Ban Depan : 110/70-17 radial
Ban Belakang : 140/70-17 radial

Jarak Sumbu Roda : 54.3 in.
Rake (caster angle) : 25° 30’
Trail : 3.9 in.
Tinggi Tempat Duduk : 30.7 in.
Kapasitas Tangki bbm : 3.4 gal.
Bobot : 357 lb. (CBR300R) / 364 lb. pounds (CBR300R ABS)

Last, semoga artikel di atas bisa menjadi penjelas kenapa CBR 300R hanya berkapasitas 286 cc. Apabila sobat memiliki pendapat atau opini yang ingin disampaikan, silahkan share di kolom komentar.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Jika Next Tiger Bermesin 250 cc – Si Macan Silver Bisa Punya Adik Baru Nih Desember 22, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda.
Tags: , ,
120 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar beraktifitas.

image

Setelah membaca artikel yang diposting oleh mas Iwanbanaran di sini, rasa penasaran kembali muncul. Yup, rumor tentang kemungkinan penerus Honda Tiger yang legendaris. Seperti sudah diketahui bersama, bahwa mulai awal tahun 2014, Honda Tiger sudah tidak lagi diproduksi, alias discontinued. Namun, kharisma serta nama Tiger masih sangat kuat dan didukung juga oleh komunitasnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan bagi biker yang tidak tergabung dalam komunitas Tiger pun, banyak yang memiliki respect terhadap klan GL200 ini..

Namun, seiring berjalannya waktu, Sang Tiger memang perlu peremajaan total agar bisa kembali memikat perhatian para biker yang biasanya lelaki tulen, alias pria. 🙂
Seperti yang sudah dibahas pada artikel mas Iwanbanaran, ada kemungkinan Tiger baru bermesin 250 cc dan statusnya masih pending di Jepang. Memang sudah seharusnya next Tiger bermesin 250cc, karena saat awal kelahirannya di tahun 1993, si macan ini termasuk motor dengan kubikasi terbesar yang dipasarkan secara umum di Indonesia pada waktu itu.

Prast676 sendiri merupakan salah satu biker yang masih memelihara si macan sampai saat ini. Bahkan Honda Tiger Revolution lansiran tahun 2006 seperti yang tampil pada gambar di atas, saya beri nama “Si Macan Silver”. Berbagai cerita sudah dilalui bersama, menyusuri jalanan aspal mulus, jalan berlumpur, tanah berbatu, mendaki jalanan pegunungan, menuruni bukit, hingga pasir di pantai sudah pernah dilibas bersama sang macan. So, harapannya adalah semoga rumor akan adanya penerus Tiger bermesin minimal 250 cc bisa terwujud. Jadi ada alasan untuk memboyongnya, menemani Si Macan Silver.. hehehe… 🙂

Mengenai sejarah Honda Tiger bisa menyimak di sini :
â—Ź Honda Tiger Sang Legendaris

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Ini Baru GGS – Modifikasi Honda Hornet 600 Tampil Garang Gagah dan Sangar Desember 16, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda, Modifications, Modifikasi.
Tags: , , , , , , ,
33 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Mendengar singkatan GGS mungkin sobat langsung kepikiran dengan sinetron Ganteng Ganteng Serigala yg tayang di salah satu stasiun televisi swasta nasional. Hehehe..
Namun bukan itu maksudnya, tetapi GGS di sini adalah Garang Gagah Sangar. Yup, modifikasi Honda Hornet 600cc ini memang memiliki kesan tersebut. Berkat hasil modifikasi yg dilakukan, membuatnya tampil Garang, Gagah dan Sangar.

Tampilan standard Honda Hornet 600 yg sejatinya sudah macho, ternyata belum memuaskan bagi sang pemiliknya. Alhasil, langkah modifikasi yg termasuk ekstrim pun ditempuh.

image

Honda Hornet 600 berwarna merah hitam ini sudah mengalami perombakan ekstrim pada bagian kaki-kaki, terutama untuk areal buritan. Velg lengkap dengan ban berukuran raksasa dijejalkan pada sang Hornet 600 ini. Ukuran ban belakang yg diaplikasi adalah 300/35-18. Tentu saja ukurannya termasuk sangat gambot untuk dipasang pada motor kelas 600cc. Biasanya roda dengan ukuran segitu dipakai oleh motor-motor custom Harley Davidson.

image

Bagian lainnya yg mengalami ubahan adalah pada lampu depan, shroud, buntut belakang, kanlpot, swingarm, serta footsteps.

image

Shroud yg digunakan berukuran besar dan menjulur sampai ke bawah, layaknya shroud Honda New Megapro versi karburator. Namun, tentu saja desainnya sangat berbeda dan terlihat berkarakter.

image

Bagian buntut pun dibuat tipis dan simple, lengkap dengan jok boncenger model berundak.

image

Untuk mengimbangi roda belakang yg berukuran sangat gambot, maka swingarm pun menggunakan model custom. Bahkan untuk transfer daya dari mesin ke roda pun mengalami ubahan. Hal tersebut dilakukan agar rantai tidak bergesekan dengan ban.

image

Untuk areal depan, perubahan yg sangat mencolok adalah pada bagian headlamp. Yup, Honda Hornet 600 ini menggunakan tiga buah projector lamp. Selanjutnya pada areal tengahnya diberi cover dengan penampilan carbon fiber.

image

Bagian shroud yg berdimensi besar juga diberi hiasan lampu LED. Dengan demikian, saat malam hari akan membuat lekukan tajam pada shroud yg sudah menjadi ciri khasnya terlihat jelas.

image

Hasil modifikasi pada Honda Hornet 600 ini membuatnya tampil lebih menarik perhatian. Tidak salah kalau kita sematkan julukan “GGS” alias “Garang Gagah Sangar” kepada motor ini.
Gimana sobat tertarik juga melakukan modifikasi serupa pada sepeda motor kesayangan? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)

Picture : http://news.zing.vn/

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Motor Baru Belum Sebulan Knalpotnya Sudah Berkarat – Beginikah Kualitas Motor Jaman Sekarang Desember 15, 2014

Posted by prasetyo676 in General, Honda.
Tags: , , , , , , ,
35 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam beraktifitas.

image

Masih seputar problem di motor baru, setelah sebelumnya ramai dibicarakan di jejaring facebook maupun pada artikel beberapa rekan blogger, mengenai kasus spatbor miring yg juga saya ulas di sini.
Kali ini justru kasus yg saya lihat sendiri secara langsung.
Kejadiannya sebenarnya sudah beberapa hari yg lalu, namun belum sempat saya buat artikel, baru sekedar simpan foto-fotonya saja.

image

Saat itu sedang beli sarapan di warung depan kantor, nah ternyata anaknya si ibu yg dagang di warung itu baru dibelikan motor baru.
Sebuah motor bebek yg sudah tidak asing lagi, yaitu Bl*de 125 cc.
Nah, karena masih baru, kinyis-kinyis, tuh motor belum ada pelat nomernya. Motor baru berusia hitungan minggu saja, belum sampai satu bulan. Ketika memperhatikan sosok motor tersebut awalnya tidak ada hal yg jadi fokus perhatian. Namun, ketika pandangan mengarah ke knalpot, terlihat warna coklat pada bagian lasan pegangan silencer knalpot. Setelah diperhatikan secara lebih seksama, ternyata itu adalah bercak karat yg mulai tumbuh.

image

Nah, langsung saja ambil beberapa foto dengan menggunakan kamera tablet, buat dokumentasi.
Kejadian motor baru tetapi sudah ada bagian yg berkarat sebenarnya bukan kali ini saja, tetapi sudah pernah beberapa kali terjadi pada motor tipe lain. Yg menjadi pertanyaan, apakah kualitas motor jaman sekarang tidak sehebat jaman dulu?

Kalau sebagai orang awam, hal paling mudah adalah membandingkan dengan motor lawas. Yup, kebetulan di areal parkir kantor terdapat banyak Supra X 125 generasi karburator. Salah satunya adalah yg ditampilkan dalam foto di bawah ini.

image

Supra X125 karbu ini milik rekan kerja di kantor. Kondisinya memang kotor, banyak tanah dan debu menempel serta bekas cipratan air hujan. Sang pemilik motor tersebut juga terlihat jarang mencucinya.
Namun, hal yg menjadi point, tidak ditemukan karat sama sekali pada bagian silencer knalpotnya. Padahal usia motor sudah sekitar 3 tahun.
Yup, terlihat kualitas silencer knalpot motor lawas ini masih bagus.

image

Kalau kita bandingkan dengan silencer knalpot Bl*de 125 yg berkarat tersebut, memang terdapat perbedaan sistem pelapisan. Untuk Supra X 125 karbu ini, silencer knalpot masih menggunakan pelapisan chrome electroplating. Tampilannya mengkilap dan cukup tahan terhadap karat atau korosi.

Sedangkan untuk Bl*de 125 serta umumnya motor terbaru, saat ini pelapisan silencer knalpot sudah tidak menggunakan chrome electroplating lagi, melainkan sudah beralih menggunakan coating cat berwarna hitam doff. Meskipun dari pabrikan sudah diberikan anti karat, namun beberapa produk terlihat agak mudah diserang karat.
Dulu juga pernah mengalami hal serupa pada motor tipe sport cruiser milik saya, saat usia motor baru beranjak 4 tahun, knalpot sudah mulai keropos. Padahal saat itu motor teman saya yg yg sudah berusia 6 tahun masih belum keropos. Motor satu tipe, tapi milik teman saya ini masih generasi lawas yg bagian knalpotnya masih full coating chrome electroplating.

Seperti kita ketahui bersama, bahwa makin kesini memang biaya produksi semakin melambung tinggi. Otomatis produsen dituntut agar bisa menekan cost supaya harga jual produk tetap kompetitif sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat. Namun, sebaiknya kualitas produk tetap dipertahankan, agar konsumen puas dan tidak merasa dirugikan.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Modifikasi Honda CBR 250R Racing Style Thailand – Simple Sekaligus Eye-catching Desember 14, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda, Modifikasi.
Tags: , , , , ,
14 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.

image

Dapat gambar dari Facebook di group All New CBR150R Indonesia yg dishare oleh mas bro Ief Zzie. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih, karena sudah diijinkan untuk copy gambarnya, sehingga dapat di-share di artikel ini.

image

Tidak disebutkan secara detail mengenai ubahan Honda CBR 250R versi lama ini, apakah sekedar modif tampilan yg racing look atau memang digunakan untuk balapan. Oiya, kenapa saya sebut ini CBR 250R versi lama? Karena mudah dikenali dari bentuk moncong serta sisi kanan-kiri fairing nya.

Ubahan yg dilakukan terlihat simple namun eye-catching alias menarik perhatian untuk dilihat. Yup, kombinasi warna putih, hitam, merah terlihat serasi. Pada bagian tangki bahan bakar, terlihat lebih gembung, sepertinya sudah mengaplikasi part kondom tangki.
Selanjutnya untuk bagian buntut dibuat menjadi single seater layaknya motor balap tulen. Bentuk buntutnya terlihat mirip dengan kepunyaan CBR 1000RR Fireblade, sehingga membuatnya tampil lebih sporty dan agresif.

Untuk bagian lainnya, terlihat tidak terlalu banyak ubahan, hanya penambahan beberapa aksesoris saja. Meskipun begitu, karena modifikasi yg dilakukan singkron antar bagian, sekaligus ditambah kombinasi warna yg cocok, maka tampilan sang CBR 250R ini terlihat begitu menarik. So, gimana sobat, tertarik juga untuk mengaplikasi konsep modifikasi yg serupa pada Honda CBR 250R maupun CBR 150R tunggangan sobat? Silahkan dipertimbangkan.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Honda CBR600F Sang Sport Legendaris yg Merubah Segalanya – Easy Riding dan Jawara di Balapan Desember 9, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda.
Tags: , , , , ,
9 comments

image

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
CBR (City Bike Racing), yup sebuah nama yg sudah sangat tenar serta melegenda di seantero dunia. Klan motor sport buatan Honda ini sudah dikenal luas oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia maupun manca negara.
Klan CBR memiliki kubikasi yg sangat beragam, mulai dari 125 cc, 150 cc, 250 cc, 300 cc, 400 cc, 500 cc, 600 cc, 650 cc, 900 cc, 1000 cc, 1100 cc, meskipun diantaranya sudah ada yg discontinued.

Untuk pasaran di Indonesia saat ini, Honda menyediakan CBR 150R dan CBR 250R. Bahkan untuk All New CBR 150R terbukti dapat diterima oleh masyarakat, hal ini terlihat dari jumlah hasil penjualannya yg cukup bagus. Desainnya yg terinspirasi dari sang legendaris jawara Isle of Man TT, CBR 1000RR Fireblade, dapat membius para biker di Indonesia untuk memilikinya.
Namun, jauh sekitar 27 tahun yg lalu, terdapat klan CBR yg juga sangat legendaris, yaitu CBR 600F.

image

Honda CBR 600F generasi pertama yg dikenalkan pada tahun 1987, sudah tidak terbantahkan lagi mengenai statusnya sebagai “sang legenda”. Yup, CBR 600F ini merupakan pelopor kelas sport 600 cc.
Tujuan awal diraciknya sang CBR 600F ini adalah untuk membuat sebuah motor yg sesuai untuk digunakan oleh semua kalangan, memiliki performa yg bagus, serta sesuai digunakan untuk berbagai kondisi atau keperluan. Sebuah motor yg dapat digunakan sehari-hari untuk pergi-pulang kerja, namun bisa menjadi jawara di lintasan sirkuit saat weekend.

Honda CBR 600F dibekali dengan frame baja, dengan tingkat ergonomi yg nyaman saat digunakan untuk turing, tetapi tetap menyenangkan saat digunakan di sirkuit. Suspensi belakang sudah mengadopsi tipe shockbreaker tunggal, rem cakram pada roda depan-belakang, velg racing palang tiga, serta mesin berkapasitas 598 cc nya dapat menghasilkan power masimum 85 bhp, tentu saja output segitu sudah cukup besar pada masa itu. Pada tahun 1987, motor ini menjadi yg tercepat dan paling bertenaga pada kelas sport menengah, namun tetap user-friendly serta berhasil meraih simpati para fans di seluruh dunia. Wow, mantap ya..

Pada tahun 1990 sempat dilakukan update di segi penampilan, namun masih mengadopsi frame baja, seperti generasi awal. Hal tersebut membuatnya sedikit tertinggal karena para rivalnya saat itu sudah beralih ke frame aluminium. Namun jangan salah, meskipun para rivalnya sudah mengadopsi frame aluminium yg lebih up-to-date, tetapi sang CBR 600F ini justru tetap menjadi sang jawara lintasan, terbukti dari prestasinya meraih gelar juara European Supersport pada tahun 1991, 1992, 1993, 1994. Luar biasa..
Selain menjadi jawara di lintasan balap, sang CBR 600F ini juga menjadi best seller selama beberapa tahun. Bahkan apabila saat ini masih ada yg memiliki unit CBR 600F generasi pertama tahun 1987 dan masih dalam kondisi yg sangat bagus, maka harga pasarannya dapat melambung tinggi.

image

Sekilas tentang perjalanan CBR 600F ini :

Pertama kali, sang CBR 600F mengalami beberapa generasi, yaitu pada tahun1987 CBR 600F(G), tahun 1988 CBR 600F(J), tahun 1989 CBR 600F(K) dan tahun 1990 CBR 600F(L). Nah, untuk model CBR 600F (L) pada tahun 1990 ini mampu menjadi pemimpin pada kelasnya, dengan mengalahkan Kawasaki GPZ 600. Sang CBR memiliki tenaga lebih besar 12 Bhp serta bobot lebih ringan 28 pound lebih ringan dibandingkan Kawasaki GPZ 600. Selain itu, CBR 600F(L) sanggup melibas tikungan lebih tajam, mampu lebih cepat di trek lurus, dan memiliki pengereman yg lebih mumpuni.
Bodywork CBR 600F yg dilengkapi fairing yg menutupi hampir setiap bagian partnya, membuatnya memiliki tingkat aerodinamika yg bagus saat melaju di kecepatan tinggi.

Impresi yg dirasakan oleh para tester yg pernah mencobanya, menyimpulkan bahwa sang CBR 600F memiliki tingkat kenyamanan bagus, balance, halus, serta memiliki low dan midrange power yg mumpuni.

Sebagai tambahan informasi, berikut ini performa dan spesifikasi Honda CBR 600F :

Performa :

Akselerasi 0-60 mph (96 km/jam) : 3.5 detik
Akselerasi 0-100 mph (160 km/jam) : 7.7 detik
Top speed : 137 mph (219.2 km/jam)

Spesifikasi :

Mesin : 16V DOHC, inline 4 silinder, 598 cc
Power : 85 Bhp @ 11,000rpm, upgrade 93 Bhp pada tahun 1989
Torsi : 43.3 lbft @ 8000rpm
Frame : steel beam
Suspensi depan : 37mm forks, air assisted TRAC anti dive system.
Suspensi belakang : Pro-link adjustable, preload only
Bobot kosong : 182 kg (400.4 lb)
Tinggi tempat duduk : 77 cm (30.8in)
Kapasitas tangki bahan bakar : 16.5 liter (3.63 gal)
Konsumsi bahan bakar : 45mpg

image

Demikian sekilas kisah sang legendaris CBR 600F, sebuah sepeda motor yg sangat sukses pada masanya. Sebuah motor yg easy riding buat berkendara harian, namun memiliki performa dan handling yg superior, sehingga dapat menjadi jawara di lintasan balap.
Incredible bike. Bahkan disebutkan ;
“The thing about CBRs is they always feel vibrant and alive”.

Gimana pendapat sobat mengenai sang legendaris CBR 600F ini? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)

Sumber foto : cbrforum

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Luar Biasa – Honda Telah Berhasil Memproduksi 300 Juta Unit Sepeda Motor November 30, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda.
Tags: , ,
15 comments

image

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar beraktifitas.
Berita datang dari pabrikan sepeda motor terbesar di dunia, seperti dikutip visordown, Honda telah berhasil memproduksi 300 juta unit sepeda motor sejak model pertamanya, Dream Type-D yg diproduksi pada tahun 1949 silam.

Sepeda motor ke 300 juta adalah sebuah Goldwing 40th Anniversary yg dirakit di plant Kumamoto. Prestasi ini menunjukkan betapa seberapa cepat Honda memproduksi motor serta berkembang di seluruh dunia. Saat ini terdapat 33 fasilitas yg berada di 22 negara yg berbeda, di seluruh dunia, sehingga cukup sulit dibayangkan bagaimana kita bisa mengetahui sepeda motor yg merupakan produksi ke 300 juta tersebut.

Presiden dan CEO Honda Motor Co., Ltd, Takanobu Ito, mengucapkan : “Terima kasih kepada pelanggan kami dan seluruh orang yg terlibat dalam pengembangan, produksi dan sales, sehingga Honda mampu meraih pencapaian produksi (sepeda motor) ke 300 juta dalam perjalanannya”.
“Kami akan melanjutkannya dengan menyediakan produk yg sesuai keinginan para pelanggan di setiap negara dan wilayah di seluruh dunia”.

Wow, jumlah produksi 300 juta unit merupakan sebuah pencapaian yg sangat luar biasa. Dan angka tersebut akan terus bertumbuh dengan sokongan produksi dari fasilitas-fasilitas produksi yg tersebar di berbagai negara di seluruh dunia. Prestasi membanggakan tersebut semoga semakin memacu Honda untuk menyediakan sepeda motor yg berkualitas dan sesuai keinginan para pelanggan, khususnya di Indonesia.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com