jump to navigation

Banjir Menyelimuti Beberapa Wilayah Ibu Kota dan Sekitarnya, Waspadalah Februari 9, 2015

Posted by prasetyo676 in General, Informasi Umum, Tips & Tricks.
Tags: , ,
8 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Sudah sekitar 3 hari nih gak nulis artikel, dikarenakan kondisi kesehatan sedang kurang fit serta ditambah kesempatan menulis sedang tidak memungkinkan.

Dalam 3 hari terakhir ini juga, intensitas hujan khususnya di daerah Jakarta dan sekitarnya cukup tinggi. Nah, seperti biasanya juga, masalah yang timbul adalah banjir. Yup, banjir menyelimuti beberapa wilayah di ibu kota serta beberapa wilayah di sekitarnya.

(lebih…)

Pilih Motor Sport Full Fairing atau Street Bike? Gak Perlu Bingung. Februari 5, 2015

Posted by prasetyo676 in General, Tips & Tricks.
Tags: , , ,
22 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Bagi sebagian biker mungkin masih ada yang galau alias bimbang saat menentukan pilihan antara motor sport tipe full fairing atau street bike. Yup, memang sebuah pilihan yang cukup sulit, karena keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Sebagai contoh, antara Yamaha YZF R15 atau New Vixion Lightning, Honda CBR150R atau CB150R Street Fire, Kawasaki Ninja 250FI atau Z250, Kawasaki Ninja 250RR Mono atau Z250SL? Untuk kelas moge, antara Kawasaki Ninja ZX10R atau Z1000, Honda CBR650 atau CB650F, CBR1000RR atau CB1000R?

Wajar sih kalau bingung, karena semuanya memang keren dan memiliki point penting sesuai kategorinya masing-masing.
Cara paling gampang sih beli aja keduanya. Hehehe…. πŸ™‚
Namun, apabila dana yang tersedia hanya cukup untuk membeli satu motor saja, maka berikut ini pertimbangan yang perlu diketahui saat menentukan pilihan.

● Motor Sport Full Fairing :
1. Cocok bagi biker yang ingin tampil sporty dan berjiwa muda.
2. Cocok bagi biker yang ingin memasang livery racing, misalnya seperti layaknya motor  MotoGP atau Superbike.
3. Cocok bagi biker yang menyukai fun race di sirkuit.
4. Cocok bagi biker yang menyukai motor dengan cornering ability yang mumpuni.
5. Cocok bagi biker yang tidak mempermasalahkan posisi duduk yang lumayan merunduk.

● Street Bike :
1. Cocok bagi biker yang lebih memprioritaskan kelincahan saat melintasi jalanan padat.
2. Cocok bagi biker yang memprioritaskan kepraktisan.
3. Cocok bagi biker pecinta riding dalam durasi yang cukup lama. Misalnya untuk keperluan touring.
4. Cocok bagi biker yang suka membawa boncengan.
5. Cocok bagi biker yang tidak ingin tampil terlalu mencolok tapi masih tetap terlihat keren.

Hal-hal tersebut di atas hanyalah beberapa contoh dasar mengenai point utama antara motor jenis full fairing dan street bike. Apabila sobat ingin menambahkan, silahkan share di kolom komentar.
Semoga berguna sebagai bahan pertimbangan bagi sobat biker yang saat ini masih bingung menentukan pilihan jenis motor yang akan dipinang.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Intermezzo : Mobil Berwarna Kuning Memang Sungguh Menggoda – Gallery Yellow Ferrari Februari 3, 2015

Posted by prasetyo676 in Car, Ferrari, General.
Tags: , , ,
14 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Ferrari sudah sangat identik dengan warna merah. Bahkan tiap liat mobil warna merah, langsung teringat Ferrari. Yup, pabrikan supercar legendaris asal Italia tersebut memang sudah klop dengan warna merah. Namun selain warna merah, sebenarnya Ferrari juga memiliki warna kebanggaan yang lainnya, yaitu “KUNING” alias “YELLOW”.
Warna kuning terlihat eye-catching, apalagi saat dilaburkan ke body Ferrari yang eksotis.. Wuiih.. tambah ajiiib deh..

Nah, berikut ini adalah Gallery foto Ferrari berwarna kuning yang Prast 676 dapat dari berbagai sumber. Cekidot mas bro.. πŸ™‚

Gallery Ferrari berwarna kuning :

image

Ferrari FXX

image

Ferrari F355

image

Ferrari F458

image

Ferrari F12

image

Ferrari F50 (tengah)

image

Ferrari F458 (tengah)

image

Ferrari Enzo Ferrari

image

Ferrari F420

image

Ferrari F50

image

Ferrari Enzo Ferrari

image

Ferrari La Ferrari

image

Ferrari FXX

image

Ferrari F458

image

Ferrari Testarossa (tengah)

Gimana mas bro dan mbak sist, keren kan mobil berwarna kuning, apalagi Ferrari.. Nah, Ferrari mana nih yang paling keren menurut sobat? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Review Ban Comet T001 dan T008 – Saat Digunakan Melewati Jalanan Aspal, Beton, Kering, Basah, Berpasir, dan Tanah Januari 29, 2015

Posted by prasetyo676 in General, Tips & Tricks, Tools and Equipment.
Tags: , , , , ,
40 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Pada kesempatan kali ini, akan kita bahas mengenai ban. Nah, ban yang dimaksud adalah merk Comet dengan tipe T001 dan T002.
Saya pertama kali mengetahui ban Comet dengan tipe tersebut adalah pada saat event Otobursa di Senayan. Kebetulan dalam event tersebut sedang ditawarkan diskon yang cukup lumayan. Akhirnya saya putuskan untuk menebusnya dengan harga kisaran 800rb-an sepasang. Selain potongan harga, saat itu juga diberikan bonus dua buah kaos dan sticker. Lumayan gan.. hehehe.. πŸ™‚

image

Ban yang saya tebus adalah tipe T001 dengan ukuran 110/70-17 dan tipe T008 dengan ukuran 150/60-17.
Ban tipe T001 saya pasang ke velg depan yg berukuran 2.75Γ—17 inch. Selanjutnya ban tipe T008 saya pasangkan ke velg belakang yang berukuran 3.5×17 inch. Nah, ternyata ban T008 tersebut ukurannya terlalu besar untuk dipasangkan dengan velg ukuran lebar 3.5 inch.
Alhasil bentuk ban saat dipasang jadi seperti donat. Idealnya, untuk ukuran velg dengan lebar 3.5 inch dipasangkan dengan ban berukuran 130/70-17. Yo, wis lah next time saja, pikir saya.

Oiya, ban Comet T001 hanya tersedia ukuran 110/70-17. Sedangkan tipe T008 tersedia ukuran 120/70-17, 130/70-17, 140/60-17 dan 150/60-17.

image

Karena saya kadang suka iseng melakukan burn out, maka tidak perlu menunggu waktu terlalu lama, ban belakang pun menipis compound nya (bagi sobat yang ingin belajar cara burn out, bisa baca artikel ini Tips Burn out). Akhirnya kesempatan untuk ganti ban pada roda belakang dengan ukuran ban yang recommended dengan ukuran velg pun terlaksana. Ban Commet tipe T008 dengan ukuran 130/70-17 pun terpasang dengan sempurna ke velg 3.5 inch. Nah… ini baru oke…. πŸ™‚

Nah, karena ukuran dan velg sudah ideal, maka saatnya saya share review ban tersebut saat digunakan riding.

Ban Comet tipe T001 dan T008 masuk ke kategori touring dengan compound cenderung medium soft, jadi memang didesain untuk melahap kondisi jalan dengan karakter beragam. Kedua tipe tersebut juga memiliki indeks kecepatan dengan kode H, yang berarti masih aman digunakan untuk riding sampai kecepatan 210 km/jam. Hal ini merupakan salah satu point plus apabila dibanding ban dengan merk lain yang harganya setara.

image

β–  Berikut ini adalah hasil review ban Comet T001 dan T008 saat digunakan melewati beberapa kondisi jalan :

Untuk memudahkan penilaian, maka saya sertakan nilai dalam skala 1 sampai 10 point.

1. Jalan Aspal kering : grip ban sangat baik, stabil saat digunakan meski pada kecepatan tinggi, terasa pede buat cornering melibas tikungan. Nilai : 9 point

2. Jalan Aspal basah : grip ban masih baik meskipun melewati jalanan yang basah, bahkan yang ada genangan airnya sekalipun. Nilai : 7.5 point.

3. Jalan Beton kering : grip ban cukup baik, minim gejala sliding saat cornering melibas tikungan. Nilai : 8.5 point.

4. Jalan Beton basah : grip ban masih cukup baik, masih terasa pede meskipun pada saat kecepatan cukup tinggi. Nilai : 7 point.

6. Jalan Aspal atau Beton berpasir kering maupun basah : grip ban lumayan baik, gejala sliding cukup minim. Nilai : 7 point.

7. Jalan Aspal atau Beton yang terdapat tanah kering : grip ban masih selayaknya melewati jalanan yang terdapat pasir, yaitu tergolong cukup baik. Nilai : 7 point.

8. Jalan Aspal atau Beton yang terdapat tanah basah : grip ban terasa berkurang, gejala slip mulai timbul, perlu menjaga ritme saat melakukan pengereman atau cornering. Nilai : 5 point.

9. Jalanan Tanah kering : grip ban masih cukup lumayan untuk ban yang memiliki alur halus (tipe on-road). Nilai : 6 point.

10. Jalan Tanah basah : nah, ini dia tipe jalan yang paling sulit untuk dilalui oleh ban tipe ini. Perlu berhati-hati saat melakukan akselerasi, pengereman, atau saat cornering, karena ban terasa mudah selip.
Hal tersebut bisa jadi karena faktor bentuk alur yang tergolong halus, khas ban untuk keperluan on-road, bukan off-road.. Nilai : 4 point.

image

β–  Reliability ban selama pemakaian :
Ban Comet tipe T001 dan T008 ini cukup tangguh, meskipun tiap hari saya ajak melewati jalan aspal dan beton yang sudah rusak dan bahkan berbatu. Bahkan ban depan tipe T001 yang sudah berusia sekitar 2 tahun pun gak menunjukkan gejala benjol sama sekali. Permukaan ban tetap mulus, sehingga tetap stabil saat digunakan pada kecepatan tinggi. Sedangkan ban belakang tipe T008 juga menunjukkan kualitas seperti halnya roda depan. Mantap juga kualitasnya.

β–  Kesimpulan :
● Ban Comet tipe T001 dan T008 memiliki grip yang bagus untuk melewati jalan aspal maupun beton, kering, basah, maupun berpasir.
● Grip ban akan terasa kurang baik saat melewati jalan tanah yang basah. Tetapi ini lebih karena alur ban yang didesain untuk keperluan on-road.
● Daya tahan dan kualitas ban cukup baik. Tidak benjol meskipun sering digunakan untuk melewati jalanan yang rusak.
● Harga ban masih tergolong terjangkau.

Begitulah hasil review saya terhadap ban Comet T001 dan T008 yang terpasang pada Tiger Revolution yang sering saya sebut “Si Macan Silver” ini. Nah, mungkin beberapa diantara sobat ada yang sedang bingung mencari tipe ban yang akan dipasang pada motor kesayangan? Mungkin review ban Comet T001 dan T008 ini bisa menjadi salah satu referensi, sebelum memutuskan pilihan.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Berikut ini Daftar Brand Mobil Terlaris di Indonesia Selama Tahun 2014 Januari 20, 2015

Posted by prasetyo676 in Car, General.
Tags: , , , , , , , ,
16 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Setelah sebelumnya pernah kita bahas mengenai data AISI distribusi penjualan sepeda motor pada tahun 2014 (klik artikel di sini), maka saatnya kita bahas mengenai data penjualan mobil penumpang dan komersial. Secara total, penjualan mobil dan kendaraan komersial di Indonesia selama 2014 adalah 1.208.019 unit (turun sebesar 1,8 persen dibanding pencapaian pada tahun 2013).

Seperti sudah dilansir oleh Okezone, berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan pada bulan Desember 2014 hanya 78.802 unit. Terdapat penurunan sebesar 13,7 persen apabila dibandingkan dengan bulan November 2014 yang mecapai angak penjualan 91.268 unit.
Selanjutnya, apabila dibandingkan dengan pencapaian pada bulan Desember 2013, terdapat penurunan sebesar 19,3 persen (saat itu berhasil terjual sejumlah 97.691 unit).

Selanjutnya, brand apa saja yang berhasil meraih penjualan paling banyak? Langsung saja simak data di bawah ini.

Berikut ini daftar brand mobil dan kendaraan komersial terlaris pada tahun 2014 :
1. Toyota 399.746 unit,
2. Daihatsu 185.226,
3. Honda 159.147 unit,
4. Suzuki 154.923 unit,
5. Mitsubishi 141.962 unit,
6. Nissan 33.789 unit,
7. Isuzu 28.278 unit,
8. UD Trucks 854 unit,
9. Peugeot 65 unit,
10. lainnya 104.029 unit.

Terlihat Toyota masih kokoh bertengger di posisi puncak dengan jumlah penjualan 399.746 unit, kemudian diikuti Daihatsu pada posisi runner-up dengan perolehan 185.226 unit. Hal yang sangat menggembirakan juga diraih oleh Honda karena mampu menjual mobil sebanyak 159.147 unit, sehingga menempatkannya pada posisi ke tiga. Tampaknya Honda Mobilio cukup baik memainkan perannya di sini. Untuk posisi ke empat dan ke lima diisi oleh Suzuki dan Mitsubishi.

Nampaknya tahun 2014 merupakan tahun yang cukup berat bagi penjualan mobil di tanah air, apabila kita bandingkan dengan pencapaian pada tahun sebelumnya. Bagaimana dengan tahun 2015 ini? Kita lihat saja nanti hasilnya.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Rally Dakar 2015 – KTM Juara, Honda Runner-up, Simak Juga Gallery Fotonya Januari 18, 2015

Posted by prasetyo676 in General, Honda, KTM, Yamaha.
Tags: , , , , , , , , , , ,
27 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Rally Dakar 2015 usai sudah, sekarang saatnya melihat siapakah yang berhasil menjadi juaranya. Rally yang berlangsung dalam 13 stage ini sudah terkenal keganasannya, sehingga untuk bisa menjadi juara diperlukan team solid dengan pembalap tangguh, motor yang mumpuni, serta nasib baik yang berpihak.

Pada gelaran Rally Dakar 2015 ini, pembalap dari Red Bull KTM, Marc Coma berhasil menjadi juara umum. Meskipun pada Stage 13 dia hanya menempati posisi ke 5, namun pria asal Spanyol ini berhasil membukukan catatan waktu tempuh secara total 46 jam :03 menit :49 detik. Catatan waktu tersebut lebih cepat 16 menit :53 detik dari sang runner-up Paulo Goncalves dari team Honda (HRC).
Kemenangan Marc Coma pada Rally Dakar tahun 2015 ini merupakan yang ke lima kalinya, sejak berkarir di event ini.

Secara keseluruhan, pada event Rally Dakar 2015 ini, Marc Coma hanya berhasil meraih kemenangan pada satu stage saja, dari total 13 stage. Namun, dia berhasil finish dalam 3 besar pada 6 stage, sehingga secara total raihan waktu bisa menjadi yang tercepat.
Sebenarnya, saat awal sampai dengan pertengahan event, Marc Coma mendapatkan perlawanan yang sangat tangguh, yaitu Joan Barreda, pembalap dari team Honda (HRC). Namun, ternyata nasib baik belum berpihak kepada Joan Barreda saat berada di Uyuni Salt Flats. Hal tersebut membuat Marc Coma melesat dan memimpin pencapaian catatan waktu secara umum.

image

Sebagai informasi, berikut ini hasil Stage 13 Rally Dakar 2015 :
1. Ivan Jakes, SVK (KTM), 00:52 m :06 dtk
2. Stefan Svitko, SVK (KTM), 00:52 m :51 dtk
3. Toby Price, AUS (KTM), 00:53 m :13 dtk
4. Paulo Goncalves, PRT (Honda), 00:53 m :21 dtk
5. Marc Coma, ESP (KTM), 00:55 m :17 dtk
6. Hans Vogels, NLD (KTM), 00:55 m :42 dtk
7. Frans Verhoeven, NLD (Yamaha), 00:56 m :41 dtk
8. Pablo Quintanilla, CHL (KTM), 00:56 m :58 dtk
9. Xavier de Soultrait, FRA (Yamaha), 00:58 m :00 dtk
10. Laia Sanz, ESP (Honda), 1 jam :00 m :01 dtk

image

Pada catatan waktu secara umum, terdapat 7 pembalap dari team KTM yang berhasil masuk ke dalam 10 besar. Sedangkan 2 pembalap dari team Honda (HRC). Selanjutnya, 1 pembalap dari team Yamaha.

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak Klasemen Rally Dakar 2015 berikut ini :
1. Marc Coma, ESP (KTM), 46 jam :03 m :49 dtk
2. Paulo Goncalves, PRT (Honda), 46 jam :20 m :42 dtk
3. Toby Price, AUS (KTM), 46 jam :27 m :03 dtk
4. Pablo Quintanilla, CHL (KTM), 46 jam :42 m :27 dtk
5. Stefan Svitko, SVK (KTM), 46 jam :48 m :06 dtk
6. Ruben Faria, PRT (KTM), 48 jam :01 m :39 dtk
7. David Casteu, FRA (KTM), 48 jam :04 m :03 dtk
8. Ivan Jakes, SVK (KTM), 48 jam :22 m :07 dtk
9. Laia Sanz, ESP (Honda), 48 jam :28 m :10 dtk
10. Oliver Pain, FRA (Yamaha), 49 jam :12 m :58 dtk

Oiya, ingin tau aksi para lelaki pemberani saat mengikuti Rally Dakar 2015? Langsung saja, silahkan simak gallery foto berikut ini :

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Selamat kepada Marc Coma dan team KTM atas kemenangan pada Rally Dakar 2015 ini. Untuk team Honda dan Yamaha, semoga tahun depan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.
Gimana pendapat sobat tentang Rally Dakar 2015 ini? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Anak Kecil ini Juga Bisa Naik R1 Januari 17, 2015

Posted by prasetyo676 in General, Yamaha.
Tags: , ,
20 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Anak kecil di atas bisa naik R1 juga lho, tapi bukan Yamaha YZF-R1 pastinya. Hehehe.. πŸ™‚
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Rally Dakar 2015 Stage 8 – Pencapaian Sementara KTM Masih Unggul Januari 14, 2015

Posted by prasetyo676 in General.
Tags: , , , ,
10 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Update informasi seputar Rally Dakar 2015. Sejak stage ke 2, pembalap dari HRC, Joan Barreda memimpin perolehan waktu, namun pencapaian tersebut harus terhenti pada stage 8, karena dirinya harus kehilangan waktu sampai lebih dari 3 jam. Akhirnya, pembalap Spanyol, Marc Coma berhasil mengambil alih pimpinan sementara.
Pada stage ini, ada beberapa rider yang mundur karena kondisi tidak fit akibat hypothermia.

Berikut ini klasifikasi pada stage 8 :
1. Pablo Quintanilla (KTM), 2 jam 56’19”
2. Juan Pedrero Garcia (Yamaha), +00’11”
3. Stefan Svitko (KTM), +00’12”
4. Toby Price (KTM), +00’41”
5. Laia Sanz Pla-Giribert (Honda), +02’36”

Sedangkan klasemen sementara perolehan waktu adalah sebagai berikut :
1. Marc Coma (KTM), 28 jam 51’12”
2. Paulo GonΓ§alves (Honda), +09’11”
3. Pablo Quintanilla (KTM), +11’11”
4. Toby Price (KTM), +15’56”
5. Stefan Svitko (KTM), +26’30”

Rally Dakar 2015 ini masih akan berlanjut hingga tanggal 17 Januari 2015. So, nantikan update informasinya di prasetyo676.com.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Kisah Inspiratif : Jangan Pernah Berhenti Untuk Berbuat Kebaikan Kapanpun dan Dimanapun Januari 13, 2015

Posted by prasetyo676 in General, Story.
Tags: , , ,
19 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Sejenak lepas dari hingar-bingar berita dunia otomotif, kali ini kita akan menyimak kisah inspiratif yang mungkin dapat membuka pikiran kita untuk selalu berbuat kebaikan dimananpun berada. Selain itu, kisah ini sekaligus sebagai bahan introspeksi khususnya bagi diri pribadi saya. Yup, kisah ini dishare oleh salah satu sobat saya, Mas Agus di group WhatsApp KAGAMA Mesin 01 (Keluarga Alumni Gadjah Mada Teknik Mesin Angkatan 2001).

Langsung saja, berikut ini kisahnya :

Suatu malam di suatu kota di Philadelphia, USA, sepasang suami-istri sepuh masuk ke sebuah hotel kecil. Mereka bertanya kepada resepsionis di situ…

Lelaki tua : Apakah masih ada kamar untuk kami berdua …?

Resepsionis : Maaf sekali Pak, kamar kami penuh semua dan kebetulan di kota ini sedang ada 3 events besar, sehingga semua hotel penuh …

Lelaki tua : Oooh, baiklah kalau begitu …

Resepsionis : Tetapi saya tidak mungkin menolak Bapak & Ibu serta menyuruh pergi di tengah malam begini sementara di luar hujan badai… Kalau berkenan, bapak dan ibu boleh menginap di kamar saya. Segera saya akan membereskan kamar saya…

Lelaki tua & Istrinya : … (mengangguk tanda setuju) Terima kasih anak muda… Thank you, young man!Β 
🙏

(lebih…)

Data AISI Penjualan Sepeda Motor Tahun 2014 – Honda Semakin Dominan, Kawasaki dan TVS Naik Januari 12, 2015

Posted by prasetyo676 in General, Honda, Kawasaki, Suzuki, Yamaha.
Tags: , , , , , , , , , ,
22 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Tahun 2014 telah kita lalui, kini saatnya berkonsentrasi dalam menghadapi tantangan baru pada tahun 2015 ini. Namun, ada hal yang perlu diketahui, khususnya bagi para pecinta otomotif roda dua. Yup, mengenai rapport penjualan masing-masing pabrikan.
Seperti telah kita ketahui bersama, para pabrikan sepeda motor di Indonesia tergabung dalam Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Apabila kita lihat di website resminya (klik di sini), terdapat 6 pabrikan yang tergabung dalam AISI, yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, TVS dan Kanzen (Sudah vakum). Karena pabrikan Kanzen sudah vakum, maka tinggal menyisakan 5 pabrikan yang aktif.
Total penjualan dari 5 pabrikan tersebut pada tahun 2014 adalah 7,908,941 unit. Atau naik sebesar 1.77% dibandingkan tahun 2013.

Untuk detailnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini (dari motor.otomotifnet ) :

image

Berdasarkan tabel tersebut, dapat kita jabarkan satu persatu tiap pabrikan berdasarkan urutan jumlah total penjualan.

1. Honda
Pabrikan berlambang sayap mengepak ini menempati podium pertama dengan jumlah 5,055,510 unit, terdapat kenaikan sebesar 7.54% apabila dibandingkan dengan tahun 2013 yang berjumlah 4,700,871 unit. Honda semakin kokoh menegaskan dominasinya dengan penguasaan pasar sebesar 63.92%. Nampaknya amunisi Honda di tahun 2014 cukup berhasil dan efektif merebut hati konsumen. Selamat buat Honda (AHM) atas prestasinya.

(lebih…)