Iklan
jump to navigation

Tips Burn Out Maret 28, 2014

Posted by prasetyo676 in Tips & Tricks.
trackback

Salam penuh semangat brother dan sister semuanya.
Semoga senantiasa dalam keadaan sehat dan diberi kelancaran dalam beraktifitas.

image

Sekedar berbagi tips ringan seputar burn out.
Brother dan sister sekalian pasti dah familiar atau minimal pernah melihat aksi burn out menggunakan sepeda motor.
Aksi burn out dapat berfungsi untuk memanaskan ban atau sekedar untuk aksi show off saja.
Aksi burn out untuk tujuan memanaskan ban agar mencapai suhu tertentu, biasa dilakukan sebelum drag race.
Sedangkan untuk aksi show off sering kita lihat saat pembalap motor berhasil memenangkan suatu race, atau yang paling sering adalah pada saat acara Freestyle menggunakan sepeda motor.

Seperti contoh di atas, sobat saya, bro Dani, mencoba juga trik burn out ringan, buat pemula, menggunakan sepeda motor Tiger Revolution kesayangannya. Meskipun biasanya kita merasa sayang terhadap ban motor yang akan kita gunakan untuk berlatih burn out, karena dipastikan akan berkurang ketebalan compound nya setelah selesai
kita pakai burn out, hehehe…

Bagi brother dan sister sekalian, jika ingin belajar trik sederhana cara burn out menggunakan sepeda motor adalah sebagai berikut :
1. Pastikan kondisi sepeda motor dalam keadaan prima.
2. Pakailah riding gear yang berfungsi sebagai pelindung diri kita.
3. Carilah tempat yang kosong yang permukaannya beraspal dan aman dari lalu lintas masyarakat umum.
4. Biarkan motor stasioner untuk beberapa saat, agar suhu mesin dalam kondisi ideal sehingga power mesin sudah mencapai keadaan optimal.
5. Posisikan badan anda agak maju ke depan, atau kalau buat motor sport, kondisi badan kita lebih dekat ke tangki bbm. Posisi kaki berada di depan footsteps utama dan sempurna menapak ke aspal. Fungsinya adalah sebagai salah satu penyokong posisi motor agar tidak liat, bergerak ke kiri atau kanan.
6. Tarik tuas rem depan, dan terus tahan rem tersebut selama aksi burn out masih berlangsung.
7. Kalau untuk motor berkopling manual, tarik tuas kopling, lalu masukkan gigi presneling.
8. Naikkan putaran mesin dengan menambah putaran gas, sambil diimbangi melepaskan tuas kopling bagi motor yg menganut kopling manual.
9. Terus naikkan putaran mesin sampai ban belakang mulai selip.
10. Saat ban belakang sudah selip, disaat itulah anda sudah mulai aman untuk menaikkan lagi putaran mesin, sampai ban belakang mengeluarkan asap akibat bergesekan dengan aspal.
11. Selama melakukan burn out, tetap jaga keseimbangan motor, serta waspada akan gerakan motor yg sewaktu-waktu terasa liar.
12. Setelah anda merasa cukup melakukan burn out, kurangi putaran gas, sampai mesin kembali ke putaran stasioner, diiringi juga dengan menarik tuas kopling. Selanjutnya pindahkan presneling ke posisi netral.
13. Apabila presneling sudah dalam posisi netral, maka tuas rem depan sudah aman untuk dilepaskan.
14. Anda dapat mencoba latihan burn out sampai mahir, sehingga dapat mengembangkan lagi teknik dasar tersebut sampai ke level expert.

PERHATIAN :
Pastikan kondisi rem depan dalam kondisi prima.
Pastikan kondisi fisik anda sedang prima.
Pastikan aksi anda tidak membahayakan keselamatan orang lain maupun diri sendiri.
Pastikan anda didampingi seseorang yang sudah ahli saat anda masih belajar / berlatih burn out.
Pastikan tuas rem depan anda selalu aktif sampai aksi burn out selesai dilakukan.
Ingat, latihan burn out membuat compound ban belakang motor anda cepat aus.

image

image

Semoga tips ini bermanfaat.
(Prast)

Iklan

Komentar»

1. yudha depp - Maret 29, 2014

enggak pernah lakuin hal gituan, sayang sama ban http://yudha79.wordpress.com/2014/03/28/ninja250mono-menjebak-
konsumen-fanatik/

Suka

prasetyo676 - Maret 29, 2014

Iya betul Pak Guru, sayang ban nanti cepet habis. Hehe..
Makasih sudah bersedia mampir ke warung sederhana ini.

Disukai oleh 1 orang

2. cicak kreatip.com - Maret 30, 2014
prasetyo676 - Maret 30, 2014

Silahkan mas bro..
Makasih sudah mampir..

Suka

cicak kreatip.com - Maret 30, 2014

sama sama bro…. 😀 hayo tetanggahan seng rukun lan ayem hehehe : keep writing bri ya

Suka

prasetyo676 - Maret 30, 2014

Iya sip.. makasih kang.

Suka

3. Mas Odi - Maret 30, 2014

sayang ban sayang ban 😀

Suka

prasetyo676 - Maret 30, 2014

Iya buat yg dah mau ganti ban aja.. hehehe…
Makasih dah mampir.. salam kenal.

Suka

Mas Odi - Maret 30, 2014

hehe. salam kenal juga mas bro 🙂

Suka

prasetyo676 - Maret 30, 2014

Sama2 mas bro..

Suka

4. chakim92 - Maret 30, 2014
prasetyo676 - Maret 30, 2014

Makasih dah mampir mas bro..

Suka

5. masshar2000 - Maret 30, 2014

khusus pas mau selebrasi aja…bsk bannya kan gak dipake lg ya

Suka

prasetyo676 - Maret 30, 2014

Iya mas, sblm ganti ban lama yg dah mulai gundul, dipake burn out dulu sampai ban habis, trus ganti baru.

Suka

6. ABS ½ KOPLINK - Maret 31, 2014
prasetyo676 - Maret 31, 2014

Sip bro… tapi tetap safety.
Makasih dah mampir.

Suka

7. salapan tilu - April 1, 2014

keren mas bro mantabss.. br bisa mampir niy hihihihiii….

Suka

prasetyo676 - April 1, 2014

Silahkan mas bro..

Suka

prasetyo676 - April 1, 2014

Pilih menu yg disediakan..

Suka

8. one08 - April 1, 2014

Serem dah…. kalau juragan ban ecess aja 😆

Suka

prasetyo676 - April 1, 2014

Hehehe.. klo mau belajar burn out, pakai ban bekas aja. Nyari di tukang ban kan banyak stock ban bekas.
Makasih dah mampir.

Suka

one08 - April 1, 2014

:mrgreen: gak mas… udah gak berani

Suka

prasetyo676 - April 1, 2014

iya keep safety aja mas..

Suka

one08 - April 1, 2014

Yup.. betul mas.

Suka

prasetyo676 - April 1, 2014

Siip..

Suka

prasetyo676 - April 1, 2014

Buat panduan motogp 1 musim, masih termasuk wajar harganya, lumayan bisa disimpan buat koleksi. Hehehe..

Suka

9. Fitriyadi - April 7, 2014

Bisa juga utk burn out dgn memulai dari gigi paling rendah s.d gigi tertinggi secara bertahap kan gan…..hihihihi

Suka

prasetyo676 - April 7, 2014

Bisa aja gan, itu trik dasar yg masih bisa dikembangkan sampai lebih ekspert. Makasih dah mampir gan..

Suka

10. GandemLover - Desember 16, 2014

jangan lupa lihat keadaan aspal, cari aspal yang rata… pengalaman burn out malah bannya bergaris gitu untung nggak dalam
https://gandem21.wordpress.com/2014/12/16/ternyata-seperti-ini-caranya-o-o/

Suka

prasetyo676 - Desember 16, 2014

Iya mas. Usahakan cari aspal yg mulus. Klo pas yg kasar, justru asapnya dikit dan malah bannya kemakan, bergaris. Dan yg paling utama, cari tempat yg aman. 🙂
Makasih mas, dah mampir.

Disukai oleh 1 orang

11. Review Ban Comet T001 dan T008 – Saat Digunakan Melewati Jalanan Aspal, Beton, Kering, Basah, Berpasir, dan Tanah | prasetyo676.com - Januari 29, 2015

[…] pun menipis compound nya (bagi sobat yang ingin belajar cara burn out, bisa baca artikel ini Tips Burn out). Akhirnya kesempatan untuk ganti ban pada roda belakang dengan ukuran ban yang recommended dengan […]

Suka

12. Idalia - Mei 9, 2017

: si tu as du bide, c’est vraiment la meilleure forme à mon sens…@ Jade : moi c’est lui qui me charrie avec ma brioche… :’(@ Pioute : J’y pense ! Ca va venir mais sinon y’a le maillot burka aussi @ Cloé : Non non, tu as entièrement raison darlin’@ DardeankellCra : j’ai eu pleins de maillots à liens et je n’ai jamais eu ce problème mais comme je le disais, on est à l’abri de rien qd des crétins sont dans la piscine ! ^^

Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: