jump to navigation

Honda CB190R Tampil Macho dan Kekar Bermesin SOHC Over stroke Agustus 30, 2015

Posted by prasetyo676 in General, Honda, Informasi Umum.
Tags: , , , , , , , , , , , ,
4 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Spyshot Honda CB190R pernah muncul beberapa waktu lalu. Nah, kali ini penampilannya pun sudah gamblang karena sudah diperkenalkan di China.
Begitu kita melihat sosok sang CB190R, mata pun tertuju pada shockbreaker upside -down berdiamer besar yang membuatnya tampak gagah dan berotot. Selain itu, shroud yang menempel di tangki juga mengisyaratkan hal yang sama. Lekukannya tergolong tegas untuk produk sport buatan Honda.

image

Pada artikel ini terdapat beberapa foto Honda CB190R yang bersumber dari portal otomotifnet.com. Bentuk utuh maupun beberapa bagian sudah ditampilkan gamblang. Di sini tidak saya tampilkan semuanya, hanya sebagian saja ya sob. Untuk lebih detailnya silahkan kunjungi otomotifnet.com.

image

Hal lain yang patut menjadi perhatian adalah spesifikasi mesinnya. Yup, meskipun tampil gagah berotot, namun tidak demikian dengan mesinnya.
Honda CB190R ini dibekali mesin satu silinder SOHC dengan kapasitas 184 cc yang didapat dari Bore x Stroke = 61 x 63 mm. Mmm… SOHC over stroke ternyata. 🙂

image

Tenaga maksimal yang mampu dikeluarkan sang CB190R adalah 15.7 hp pada 8000 rpm. Selanjutnya torsi maksimal adalah 15.0 Nm pada 7000 rpm. Cukup kecil untuk mesin dengan kapasitas segitu.

image

Selain itu, CB190R ini juga hanya dilengkapi transmisi 5 speed.
Tampaknya sang kuda besi ini lebih menitik beratkan pada penampilan kekarnya ya. Hal yang juga sangat menarik adalah knalpot model underbelly. Yup, layaknya moge Honda CB650F ya..

image

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak spesifikasi Honda CB190R berikut ini :

Tipe mesin : SOHC, silinder tunggal
Sistem pengabut bbm : Fuel Injection
Kapasitas silinder : 184 cc
Bore × Stroke : 61 x 63 mm
Rasio kompresi : 9,5 : 1
Power maksimum : 15,7 HP @ 8000 rpm
Torsi maksimum : 15,0 Nm @ 7000 rpm
Dimensi P x L x T : 1982 × 744 × 1041 mm
Jarak sumbu roda : 1356 mm
Ground clearance : 138 mm
Tinggi jok : 771 mm
Bobot : 140 kg
Kapasitas tangki bbm : 12 liter
Transmisi : 5 speed
Rem (depan/belakang) : cakram
Suspensi Depan : model Up Side Down (USD)
Suspensi Belakang : monoshock
Ukuran Ban Depan : 110 / 70 R17 , Ukuran Ban Belakang : 140 / 70 R17 Tipe Ban : Tubeless
Jenis Rangka : Diamond

image

Last, melihat spesifikasi seperti di atas, Honda CB190R ini cukup menarik. Tampilan kekar dan macho bisa membius para biker pecinta motor sport non fairing. Namun, hal yang disayangkan adalah performa mesinnya yang terlihat inferior, bahkan jika dibandingkan mesin kaizen generasi GL200 alias Honda Tiger lawas sekalipun.

Rencananya, Honda CB190R ini akan diekspor dari China ke beberapa negara di Asia, diantaranya adalah Vietnam dan Thailand. Apakah Honda CB190R ini juga layak apabila dipasarkan di Indonesia? Silahkan share pendapat sobat di kolom komentar.
(Prast)

Pilih Motor Sport Full Fairing atau Street Bike? Gak Perlu Bingung. Februari 5, 2015

Posted by prasetyo676 in General, Tips & Tricks.
Tags: , , ,
22 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar beraktifitas.

image

Bagi sebagian biker mungkin masih ada yang galau alias bimbang saat menentukan pilihan antara motor sport tipe full fairing atau street bike. Yup, memang sebuah pilihan yang cukup sulit, karena keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Sebagai contoh, antara Yamaha YZF R15 atau New Vixion Lightning, Honda CBR150R atau CB150R Street Fire, Kawasaki Ninja 250FI atau Z250, Kawasaki Ninja 250RR Mono atau Z250SL? Untuk kelas moge, antara Kawasaki Ninja ZX10R atau Z1000, Honda CBR650 atau CB650F, CBR1000RR atau CB1000R?

Wajar sih kalau bingung, karena semuanya memang keren dan memiliki point penting sesuai kategorinya masing-masing.
Cara paling gampang sih beli aja keduanya. Hehehe…. 🙂
Namun, apabila dana yang tersedia hanya cukup untuk membeli satu motor saja, maka berikut ini pertimbangan yang perlu diketahui saat menentukan pilihan.

Motor Sport Full Fairing :
1. Cocok bagi biker yang ingin tampil sporty dan berjiwa muda.
2. Cocok bagi biker yang ingin memasang livery racing, misalnya seperti layaknya motor  MotoGP atau Superbike.
3. Cocok bagi biker yang menyukai fun race di sirkuit.
4. Cocok bagi biker yang menyukai motor dengan cornering ability yang mumpuni.
5. Cocok bagi biker yang tidak mempermasalahkan posisi duduk yang lumayan merunduk.

Street Bike :
1. Cocok bagi biker yang lebih memprioritaskan kelincahan saat melintasi jalanan padat.
2. Cocok bagi biker yang memprioritaskan kepraktisan.
3. Cocok bagi biker pecinta riding dalam durasi yang cukup lama. Misalnya untuk keperluan touring.
4. Cocok bagi biker yang suka membawa boncengan.
5. Cocok bagi biker yang tidak ingin tampil terlalu mencolok tapi masih tetap terlihat keren.

Hal-hal tersebut di atas hanyalah beberapa contoh dasar mengenai point utama antara motor jenis full fairing dan street bike. Apabila sobat ingin menambahkan, silahkan share di kolom komentar.
Semoga berguna sebagai bahan pertimbangan bagi sobat biker yang saat ini masih bingung menentukan pilihan jenis motor yang akan dipinang.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

HOT : Hyosung GD250R – Sang Penantang Ninja 250, Ninja 250RR Mono, CBR 250R dan YZF R25 Desember 20, 2014

Posted by prasetyo676 in General.
Tags: , , , , , , ,
24 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar beraktifitas.

image

Ditengah ramainya pemberitaan tentang Yamaha Exiter 150 di Vietnam yang diyakini sebagai Jupiter MX King (baca di sini), pabrikan Hyosung juga merilis pernyataan bakal melaunching sepeda motor tipe sport terbarunya dalam waktu dekat. Pabrikan sepeda motor asal Korea tersebut akan mengenalkan tipe sport full fairing GD250R.

image

Hyosung GD250R ditenagai mesin berkapasitas 249cc berpendingin cairan, fuel injection, 4 valve, single silinder yang mampu menghasilkan daya sebesar 27.6 hp @9500 rpm, dan torsi sebesar 17.8 lb-ft @7000 rpm.
Sistem transmisi mempunyai 6 tingkat percepatan. Salah satu bagian paling menyita perhatian pada GD250R ini adalah pada suspensi depannya, karena sudah mengadopsi tipe upside-down dengan as berdiameter 37 mm. Untuk  bagian suspensi belakang juga sudah dilengkapi dengan adjustable preload.
Untuk sistem pengereman sudah mengadopsi kaliper 4 piston dengan cakram bediameter 300mm untuk bagian depan dan kaliper 2 piston dengan cakram berdiameter 230mm untuk bagian belakang.
Saat ini belum disebutkan untuk versi ABS.

image

Hyosung GD250R ini memiliki tinggi tempat duduk 810mm, atau lebih tinggi apabila dibandingkan dengan Kawasaki Ninja 300 yang memiliki tinggi tempat duduk 785mm, serta Honda CBR250R yang hanya 780mm. Dengan jok yang lebih tinggi, maka kesan sporty semakin didapat. Selanjutnya, dari segi bobot sang GD250R ini juga yang paling ringan dibanding para rivalnya, karena hanya 155kg saja.

image

Dari segi desain, Hyosung GD250R ini tampil cukup sporty dan aggressive. Bentuk areal moncongnya terlihat mirip dengan Ducati Panigale, begitu juga dengan silencer knalpotnya yang posisinya underbelly. Bagian buntut tinggi dengan bentuk ujungnya yang meruncing, semakin memperkuat kesan sporty look.

image

Dikabarkan dari laman visordown yang bersumber dari salah satu dealer di Afrika Selatan, bahwa Hyosung GD250R ini akan dipasarkan dengan harga kisaran £2470 mulai tahun 2015.

Last, bagaimana menurut sobat, apakah Hyosung GD250R ini bakal bejaban dengan Kawasaki Ninja 250 dan Yamaha YZF R25 yang bermesin 2 silinder, ataukah lawan sepadan Honda CBR 250R dan Kawasaki Ninja 250RR Mono yang sama-sama menggunakan mesin 1 silinder? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

<span>%d</span> blogger menyukai ini: