jump to navigation

Isi Naskah Deklarasi Soichiro Honda pada Tahun 1954 Saat Menyatakan Siap Berpartisipasi dalam Balapan Tourist Trophy Mei 25, 2014

Posted by prasetyo676 in General, Honda.
Tags: , ,
14 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat. Kali ini akan kita bahas sepotong sejarah pabrikan motor terbesar di dunia. Yup, Honda, siapa sih yg gak kenal dengan brand sepeda motor ini.. bahkan di beberapa daerah sampai menyebut motor dengan kata “honda”, meskipun motor yg disebut adalah merk lainnya. Contoh, honda Vixion, honda Scorpio, honda Shogun, honda Mio, dll.. hehehe.. ๐Ÿ™‚

image

Pada artikel ini tidak saya bahas mengenai sejarah lengkap brand Honda, tetapi hanya akan saya share mengenai isi teks atau naskah deklarasi Honda pada saat menyatakan diri siap ikut serta dalam ajang balap legendaris, Tourist Trophy. Naskah deklarasi tersebut dibuat oleh Soichiro Honda, sang pendiri pabrikan Honda.
Deklarasi ini merupakan tonggak sejarah Honda dalam mengikuti ajang balap tingkat internasional, sehingga selanjutnya membuat namanya tenar dan disegani di seantero dunia.

image

Berikut ini teks lengkap naskah deklarasi yg dibuat oleh Soichiro Honda pada tanggal 20 Maret 1954 :

DEKLARASI

Saat ini, setelah lima tahun lebih sejak berdirinya Honda Ltd., dengan diperolehnya hasil baru yg menakjubkan sebagai wujud kristalisasi dari usaha semua karyawan, saya menyampaikan terima kasih.

Cita-cita saya sejak kecil adalah menjadi pemenang dalam balap motor dunia dengan menggunakan motor buatan sendiri. Akan tetapi, sebelum menjadi pemenang di arena dunia, pertama-tama kita harus berusaha dan berkonsentrasi terhadap stabilitas perusahaan, infrastruktur yg presisi, dan desain yg andal, untuk memberikan produk (motor) yg hebat kepada konsumen dalam negeri sehingga tidak sempat memperhatikan balap motor.

Namun berdasarkan laporan pagi ini tentang balap motor internasional yg sedang diselenggarakan di San Paolo, saya dapat mengetahui semua kondisi di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Meskipun sebetulnya saya tidak berniat untuk terpaku pada kondisi dunia, saya akhirnya menyadari bahwa saya terlalu memikirkan kondisi di Jepang. Saat ini, dunia sudah maju sedemikian pesatnya.

Dengan demikian, sebaliknya akan timbul keinginan di masa depan, yaitu keinginan untuk membangkitkan spirit rasa percaya diri untuk menang sehingga pemikiran yg ada pada masa sebelumnya sudah tidak layak lagi.

Persiapan produksi yg sudah lengkap dewasa ini membangkitkan rasa percaya diri sehingga sampailah kita pada momen yg baik. Jadi, saya memutuskan bahwa tahun depanlah saatnya untuk ikut dalam “TT Race”.

Sampai saat ini belum ada orang Jepang yg mengendarai motor buatan Jepang berlaga pada balapan ini. Dengan menyelesaikan semua putaran tanpa kecelakaan baik pengendara maupun motor (maksudnya rusak), seseorang akan mendapat sebutan motor yg hebat (excellent) dan akan mengejutkan dunia.
Sebutan itu tentunya akan mempengaruhi volume ekspor. Oleh karena itu, seluruh kekuatan produsen besar dari Jerman, Inggris, Italia, dan Perancis, berkonsentrasi mempersiapkan balap ini.

Saya akan membuat motor balap (racer) 250 cc (kelas menengah) yg akan mewakili Honda Ltd., untuk tampil di pentas dunia tersebut. Saya yakin, motor ini akan dapat melaju sampai dengan kecepatan 180 km/jam.

Meskipun satu unit mesin penggerak pesawat terbang yg hebat mampu menghasilkan tenaga 55 PS (tenaga kuda), mesin motor balap ini mampu menghasilkan sekitar dua kali lipatnya, yaitu sebesar 100 PS per unit. Jika mesin yg merupakan karya asli pabrik kami selesai dibuat, tidak berlebihan jika dikatakan sejajar dengan teknologi tingkat tinggi di dunia.

Motor yg merupakan bintang industri berat modern, seperti industri mesin, ban, rantai, karburator, dan yg lainnya, menuntut teknologi tingkat tinggi. Dan, di balik semua itu, perhatian yg seksama dan usaha yg keras tetap harus ada.

Wahai para karyawan semua!
Mari kita satukan seluruh kekuatan Honda Ltd., untuk menggapai mahkota kemenangan. Masa depan Honda Ltd., berada di pundak Anda. Saya mengharapkan kalian semua mencurahkan semangat yg keras, bertahanlah terhadap semua aral melintang, dan capailah jalan masing-masing untuk menuju pekerjaan pengembangan yg presisi.
Loncatan Honda Ltd., merupakan perkembangan manusia (human being) di diri Anda semua sehingga pertumbuhan Anda akan menjanjikan masa depan Honda Ltd.

Hanya dengan kecermatan dan ketelitian sajalah jalan Anda dan jalan Honda Ltd., akan terbuka.
Kita beruntung karena diberkahi kondisi yg sangat bagus untuk dapat berkonsentrasi pada hal ini, yaitu adanya kerja sama yg besar dari para vendor, agen, bank-bank terkait, dan semua pecinta motor.

Dengan memperhatikan hasil rekonstruksi hebat yg dilakukan Jerman yg juga merupakan negara kalah perang, Honda Ltd., harus berhasil pada proyek yg sulit ini.
Industri mesin Jepang sedang dipertanyakan. Oleh karena itu, kita harus menunjukkan kepada dunia. Misi Honda Ltd., adalah memberikan pembelajaran pada industri Jepang.

Pada kesempatan ini, saya menyampaikan ketetapan hati untuk ikut dalam Balapan TT. Dan, agar menang, saya berjanji bersama Anda semua untuk mencurahkan seluruh hati dan perasaan serta akan berusaha sekuat tenaga.

Demikian deklarasi saya.

20 Maret 1954
Presiden Direktur Honda Ltd.

SOICHIRO HONDA

image

Dari pernyataan Soichiro Honda dalam naskah deklarasi tersebut, ada beberapa hal yg patut kita contoh.
Soichiro Honda mempunyai cita-cita yg tinggi, serta diiringi dengan semangat, kemauan, tekad yg kuat, serta totalitas untuk meraih cita-cita tersebut. Hal tersebut memang sesuai dengan slogan Honda saat ini, The Power of Dream.
Semoga artikel ini dapat menjadi inspirasi dan bermanfaat bagi kita semua.
(Prast)

Sumber naskah deklarasi : Buku Honda Conquer the World’s Top Race

Honda Luncurkan New CBR250R Dual Headlamp Mei 14, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda.
Tags: , ,
26 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga lancar dalam beraktifitas. Pada hari ini, PT. Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan New CBR250R di Jakarta.
Mengutip dari detik oto, bahwa New CBR250R mengadopsi garis desain dari sang kakak, yaitu CBR1000RR Fireblade.
Headlamp yg pada model sebelumnya hanya menggunakan model single, untuk model terbaru ini sudah mengadopsi model dual headlamp atau biasa disebut dual keen eyes. Selain itu, model terbaru ini dikabarkan ada peningkatan pada segi performa mesin.

image

Model dual keen eyes ini memang menjadi ciri khas klan CBR series, sepertinya hal ini yg dilihat oleh Honda sebagai salah satu bagian untuk memperkuat garis desain menjadi lebih agresif dan sporty.
Mungkin yg masih menjadi perbincangan di kalangan biker adalah bentuk buntut dan keberadaan behel model tanduknya.

image

Mengutip dari detik oto :
President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan All New
Honda CBR250R merupakan produk global Honda yang memiliki brand yang sangat kuat di kalangan pecinta motor sport di Indonesia.

“Kami menghadirkan All New Honda CBR250R terbaru yang memadukan kecanggihan teknologi dan gaya sporty mewah kelas dunia. Sebagai motor sport premium, model ini kami yakini dapat semakin memberi kebanggaan dan kesenangan saat dikendarai,” katanya.

image

Sayangnya pada kesempatan ini belum diumumkan mengenai kepastian harganya. Sepertinya hal ini sangat dipertimbangkan matang oleh AHM, karena semakin ketatnya persaingan dari para kompetitor. Pada kelas 250cc bermesin 2 silinder sudah terdapat Kawasaki Ninja 250 FI dan sebentar lagi ditambah oleh Yamaha YZF R25 yg kabarnya akan diluncurkan pada 20 Mei 2014. Kemudian pada kelas 250 cc bermesin 1 silinder, terdapat Kawasaki Ninja 250RR Mono yg harganya cukup bersaing.

image

Sebagai gambaran, untuk Honda CBR250R old model tipe standar saat ini dipasarkan antara Rp 48,95 juta hingga Rp 49,95 juta, sementara untuk tipe ABS dipasarkan antara Rp 56,7 juta hingga Rp 57,95 juta.

So, permasalahan harga ini memang menentukan kans Honda New CBR250R dual headlamp ini di pasaran. Kita tunggu saja pengumuman resmi dari pihak Honda, semoga makin kompetitif.
Kalau menurut brother dan sister sekalian, kira-kira berapa harga yg pantas buat New CBR250R dual headlamp ini?
Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)

Road Test Honda CBR1000RR SP 2014 User-friendly dan Stabil Mei 10, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda.
Tags: ,
70 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga senantiasa dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Honda CBR1000RR, sebuah nama yg tentu sudah tidak asing bagi penggemar otomotif, khususnya motor tipe sport. Honda CBR1000RR juga sering dikenal dengan sebutan Fireblade.
Motor sport 1000 cc produksi Honda ini terkenal digdaya di ajang balap road racing seperti Isle of Man Tourist Trophy, dengan berhasil memenangkan balapan tersebut berkali-kali, bahkan memecahkan rekor lap speed di event tersebut.

image

Pada tahun 2014 ini, Honda merilis CBR1000RR SP yg merupakan versi upgrade dari CBR1000RR versi biasa. Beberapa blogger sudah pernah membahas motor ini beberapa bulan yg lalu saat perkenalan motor ini ke publik, namun untuk melengkapi data hasil road test dapat disimak pada artikel ini.
Honda CBR1000RR SP ini diproduksi dalam jumlah terbatas, tetapi tidak seperti Honda RC30 dan RC45 yg sangat eksotis. Honda CBR1000RR SP merupakan basis Honda superbike, sehingga untuk mengetahui kemampuannya, dilakukan oleh Duhamel, pembalap AMA Superbike asal Amerika.

image

Berikut ini hasil review Duhamel setelah melakukan road test Honda CBR1000RR SP :

1. Yang patut dicatat dari CBR1000RR SP adalah kemudahannya saat melintasi tikungan pada kecepatan tinggi, khususnya apabila dibandingkan dengan CBR1000RR versi standar.

image

2. Peredaman jalan bumpy lebih bagus, karena saat motor melintasi trek bumpy, kita akan tetap merasakannya, tetapi motor tetap stabil pada jalur lintasannya. Hal ini berbeda dengan CBR1000RR versi standar. Hal tersebut karena peran suspensi ร–hlins yg menunjukkan kinerja yg sangat bagus. Suspensi depan tipe upside down NIX30 sangat luar biasa, karena membuat rider dapat merasakan front-end dengan baik.

image

3. Penggunaan rem Brembo monoblock memberikan feeling yg lebih solid dan dapat menghentikan laju sepeda motor dengan tetap terkontrol, hal ini lebih baik dari CBR1000RR versi standar.

4. Perubahan mesin dilakukan pada CBR tahun 2014 ini, untuk versi SP maupun versi standar. Perubahan meliputi bagian kepala silinder (pembentukan ulang bagian intake/exhaust port dan dudukan katup).

image

5. Meskipun tidak dilengkapi dengan kontrol traksi, tetapi CBR1000RR SP dapat menyalurkan power ke permukaan trek dengan sangat bagus. Banyak waktu yg dihabiskan dalam pengembangan mesin, tidak hanya mapping, tetapi juga membuatnya sangat user-friendly saat melintas keluar dari tikungan.

image

6. Segala sesuatu yg terkait dengan mesin SP terasa lebih baik, dan lebih halus, sehingga getaran yg dirasakan pada setang dan footsteps lebih minim.

image

7. Power dan torsi pada versi SP ini mengalami peningkatan dari versi standar. CBR1000RR versi standar menghasilkan power 147.2 hp, serta torsi 75.8 pound-feet. Sedangkan CBR1000RR SP menghasilkan power 152.2 hp dan torsi 78.4 pound-feet.
Power dan torsi tersebut merupakan hasil pengukuran menggunakan dynotest Dynojet, sehingga jangan disamakan dengan spek pada brosur yg selalu mencantumkan nilai hasil pengukuran power dan torsi pada crankshaft.

image

8. CBR1000RR SP memiliki power delivery yg lebih smooth dibandingkan dengan versi standar. Sebagai gambaran, Duhamel mengatakan kalau dirinya dapat meraih lap time yg cepat, dengan menggunakan CBR1000RR versi standar, tetapi hanya untuk beberapa lap saja. Tetapi CBR1000RR SP menawarkan sesuatu yg lebih baik, sehingga membuat ridernya betah melintasi racetrack sampai tangki bahan bakar kehabisan bensin. Hal tersebut membuat rider merasa nyaman dan ingin mencoba sampai limit.

image

9. Saat dilakukan pengetesan di jalan raya (tanpa Duhamel), meyakinkan impresi seperti di track. Keuntungan dari upgrade suspensi sangat terasa, pengendalian yg lebih terkontrol.

10. Hal yg sangat mengejutkan adalah mengenai mesin CBR1000RR SP yg jauh lebih halus dibandingkan dengan versi standar.

11. CBR1000RR SP bukanlah sepeda motor yg hanya diberi nama SP dan diberi warna yg berbeda saja, tetapi ini merupakan sebuah sepeda motor yg sangat berbeda signifikan dibandingkan dengan CBR1000RR versi standar.

image

Spesifikasi Umum :

Harga : $16,699 (US)
Garansi : 1 tahun, jarak tempuh unlimited

Mesin dan Sistem Penggerak :
Mesin : liquid-cooled, 4-stroke
Konfigurasi : inline-4 silinder
Diameter x langkah : 76.0 x 55.1mm
Kapasitas Mesin : 999.8cc
Rasio Kompresi : 12.3:1
Sistem Katup : DOHC, 4 valves per cylinder, shim adjustment
Interval Pengecekan Katup : 16,000 mil
Sistem Pasokan Bahan bakar : Injeksi PGM-FI, 46mm throttle bodies
Kapasitas Oli : 3.2 qt.
Daya Elektrik : 372w
Battery : 12v, 6 Ah

Chasis :
Bobot Kosong : 422 lb.
Bobot Tangki Penuh : 450 lb.
Kapasitas Bahan bakar : 4.6 gal.
Jarak Sumbu Roda : 55.7 in.
Sudut Rake / Trail : 23.3ยฐ/3.7 in.
Tinggi Tempat Duduk : 32.4 in.
Jarak Terendah ke Tanah : 5.2 in.
GVWR : 771 lb.
Kapasitas Beban (Tangki Penuh) : 243 lb.

Suspensi dan Roda :

Suspensi Depan :
Merk : ร–hlins
Diameter Tube : 43mm
Jarak Main : 4.3 in.
Penyetelan : compression and rebound damping, spring preload

Suspensi Belakang :
Merk : ร–hlins
Tipe : single shock
Jarak Main : 5.3 in.
Penyetelan : compression and rebound damping, spring preload

Roda :
Ban Depan : Pirelli Diablo Supercorsa SP 120/70ZR-17
Ban Belakang : Diablo Supercorsa SP 190/50ZR-17

Hasil Uji Performa :

image

Hasil uji performa CBR1000RR SP menunjukkan performa yg dahsyat, seperti akselerasi dari 0-160 km/jam hanya membutuhkan waktu 4.8 sec. (detik) saja. Kemudian jarak 400 meter hanya butuh waktu 9.83 sec. (detik) saja. Bisa dibayangkan seperti apa tarikannya.
Untuk data lengkapnya, silahkan simak detailnya di bawah ini.

Uji Akselerasi :
1/4 Mil (400 m) : 9.83 sec. @ 143.75 mph (230 km/jam)
0-30 Mph (48 km/jam) : 1.2 sec.
0-60 Mph (96 km/jam) : 2.6 sec.
0-90 Mph (144 km/jam) : 4.2 sec.
0-100 Mph (160 km/jam) : 4.8 sec.

Akselerasi pada Posisi Top Gear :
40-60 Mph (48-96 km/jam) : 3.4 sec.
60-80 Mph (96-128 km/jam) : 3.0 sec.
Top Speed yg Terukur Saat Test : 175 mph (280 km/jam)
Putaran Mesinย  @ 60 Mph (96 km/jam) : 4272 rpm

Konsumsi BBM :
High / Low / Average : 42/38/40
Jarak Tempuh Rata-rata : 184 mil (294.4 km)

Jarak Pengereman :
Dari 30 Mph (48 km/jam) ke 0 : 29 ft.
Dari 60 Mph (96 km/jam) ke 0 : 121 ft.

Penyimpangan Speedometer :
30 Mph (48 km/jam) Aktual : 30 Mph (48 km/jam)
60 Mph (96 km/jam) Aktual : 60 Mph (96 km/jam)

image

Speedometer Honda CBR1000RR maupun CBR1000RR SP sudah mengaplikasi tipe full digital, sehingga lebih simple namun informatif.

Honda CBR1000RR SP tampil lebih sporty dengan mengadopsi single seater dan tanpa footsteps boncenger.

image

Honda tidak mengumumkan berapa banyak CBR1000RR SP yg akan tersedia untuk tahun 2014. Dengan harga jual $16, 699 (di US) maka diprediksi tidak akan mengalami kesulitan dari segi penjualan, karena harga tersebut masih di bawah harga motor top end buatan Eropa, serta motor ini menawarkan sesuatu yg istimewa dan patut untuk dimiliki. So, tertarik dengan Honda CBR1000RR SP ini?
Klo Prast676 sih tertarik bangeeet.. tapi lagi-lagi soal budget.. hehehe.
Ya sudahlah, sementara cukup menikmati foto-fotonya dulu.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)

image

Photos & data source :
http://www.cycleworld.com

Honda New CBR250R Double Headlamp Bagaimana Kabarmu? Mei 1, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda.
51 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister. Honda Japan telah memperkenalkan New CBR250R dengan dual headlamp nya.
Berita ini sudah pernah dibahas oleh beberapa media dan blogger, namun sepertinya gaungnya kurang begitu nyaring terdengar, padahal New CBR250R ini sudah mengalami beberapa revisi dibandingkan versi sebelumnya.

image

Revisi pada new CBR250R ini antara lain, pada segi desain dan performa mesin. Honda New CBR250R ini sudah menerapkan dual keen eyes headlamp, terinspirasi dari sang kakak, yaitu CBR1000RR Fireblade yg sudah sangat ternama. Desain knalpot juga sudah mengalami perubahan, menjadi mirip punya CBR500R.
Kemudian dari sisi performa mesin juga terdapat improvement pada kenaikan power, serta konsumsi bahan bakar yg lebih hemat dibanding versi sebelumnya. Klaimnya bisa 50km/liter pada kecepatan konstan 60km/jam. Berdasarkan rumor yg berkembang, power New CBR 250R adalah 29hp, terdapat peningkatan dari versi sebelumnya.

image

Improvement di atas tampaknya masih belum begitu menggema pemberitaannya di media, terutama di Indonesia.
Atau mungkin karena Honda New CBR250R tersebut belum dikenalkan dan dipasarkan resmi di Indonesia, sehingga pemberitaannya masih sangat minim.
Apalagi sang kompetitor sejati, “Yamaha” sedang menyiapkan motor sport full fairing terbarunya, ” R25″. Bahkan spyshoot motor tersebut juga sudah ramai diberitakan dan dibahas oleh para blogger dan media ternama di Indonesia.
Gambar dari lek Ipan pertamax7.com.

image

Gambar dari mas Ari, aripitstop.com.

image

Seperti yg saya kutip dari detik.com/oto, terkait dengan issue kemungkinan launching Yamaha R25 ini ;
Menurut Pak Eko Prabowo, GM Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Nusa Dua Bali, Selasa (29/4/2014).
“Rencananya akhir Mei 2014, tidak pertengahan Mei, doakan saja,” kata Eko.
Pak Eko pun tidak menampik fakta kalau Yamaha tengah menguji kehandalan R25 di jalanan Indonesia. “Kami masih melakukan pengujian pengujian dijalanan. Pokoknya tunggu saja lah,” tambah Eko.

Untuk Honda New CBR250R sendiri, desainnya sudah gamblang dipampang di website Honda Japan, tinggal mengenai harga kalau misalnya dipasarkan di Indonesia, sebaiknya dipasang di range harga yg kompetitif untuk melawan para rivalnya yg twin cylinder (Kawasaki Ninja 250FI dan Yamaha YZF R25) maupun single cylinder (Kawasaki Ninja 250RR/SL Mono).

image

So, sepertinya Honda benar-benar harus mempersiapkan strategi yg matang untuk dapat bersaing di kelas sport full fairing 250 cc ini, karena saat ini sudah mulai ramai dihuni beberapa tipe motor. Diantaranya adalah ; Kawasaki Ninja 250 FI twin cylinder, Ninja 250RR/SL Mono, dan yg sebentar lagi muncul Yamaha R25 twin cylinder. Jangan sampai mengulangi kasus CBR250R versi lama.

image

Last, kira-kira apa yg perlu dipersiapkan jagoan baru Honda di kelas sport 250 cc ini, agar dapat bersaing dengan para kompetitornya?
Menurut saya, harus all out, dan harga yg kompetitif sesuai dengan fitur yg disertakan.
Perlu dicatat bahwa ; “Motor Jawara race, belum tentu jawara di penjualan”. Secara umum, orang beli motor buat dipake di jalan raya, belum tentu suka balapan di sirkuit.

Mungkin sebagian orang sudah mengetaui, bahwa dulu pada era 90an, Honda pernah memproduksi CBR250RR bermesin 4 silinder, dengan putaran mesin sampai 20000 rpm.

image

Tetapi itu kan dahulu kala, sedangkan untuk era sekarang ini, khususnya di Indonesia, para biker pecinta motor tipe sport 250 cc butuh motor keren secara tampilan, performa lumayan mumpuni, soal harga sesuai dengan fitur yg ditawarkan. Jangan sampai tanggung secara tampilan, apalagi harga overpriced.
Apabila sobat mempunyai pendapat, silahkan share di kolom komentar.
(Prast)

Komparasi Honda New Vario 110 FI vs Yamaha Soul GT April 29, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda, Yamaha.
Tags: ,
46 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.

Kali ini akan kita bahas komparasi antara Honda New Vario 110 FI vs Yamaha Soul GT. Hal ini sangat dibutuhkan bagi para biker yg sedang tertarik untuk meminang motor matic berkapasitas mesin 110-115 cc dengan budget 15 jt an rupiah.

image

Komparasi dua motor matic ini dilakukan oleh team tabloid Otomotif (edisi 52:XXIII). Jadi, bagi para sobat yg belum membacanya dapat menyimak ulasan yg sudah saya rangkum berikut ini.

Desain :

Dari segi desain, Honda New Vario 110 FI terlihat lebih elegan dan kalem, apalagi dengan tampilan sorot headlamp LED nya yg terlihat mewah dan sorot lampu yg terang.

image

image

Sedangkan Yamaha Soul GT yg tampilan body dan lampu depannya terinspirasi muscle car Amerika, terlihat gagah dengan desainnya yg tegas.

image

Fitur dan teknologi :

Honda New Vario 110 FI dilengkapi beberapa fitur, antara lain ; bagasi berkapasitas 13 liter, konsol depan yg lebih besar, kunci kontak berpengaman magnet (SKS), tombol pembuka jok yg sudah terintegrasi, parking brake lock (PBL), side stand switch (SSS), rem yg sudah mengaplikasi combi brake system (CBS), headlamp LED (pertama di Indonesia) dan answer back system, serta hook barang yg dapat dilipat saat tidak digunakan.
Selanjutnya, Honda New Vario 110 FI juga dilengkapi dengan teknologi pengabut bahan bakar injeksi, PGM-FI.

image

image

Yamaha Soul GT terlihat agak minim dari segi fitur, karena hanya dilengkapi dengan ; bagasi berkapasitas 8 liter, konsol kecil di bawah setang, kunci kontak berpengaman magnet (SKS) berikut dengan pembuka jok-nya, smart lock pada handle rem, angle eye pada headlamp. Yamaha Soul GT juga dilengkapi dengan teknologi forged piston, Di ASil cylinder, dan sistem pengabut bahan bakar YMJet-FI.

image

Riding position :

Honda New Vario 110 FI memiliki jok yg cukup rendah, namun dek agak tinggi, sehingga posisi lutut hampir rata dengan paha, dek agak sempit dan busa jok agak kaku.

Yamaha Soul GT mempunyai posisi duduk yg lebih santai, dek rendah yg dikombinasikan setang yg agak tinggi, dek lebih luas dan busa jok empuk, sehingga menunjang kenyamanan.

Performa :

Performa kedua motor ini ditest oleh satu orang tester dengan postur tinggi badan 173 cm, bobot 65 kg, dan panjang lintasan 1 km. Alat ukur yg digunakan adalah Racelogic.

Honda New Vario 110 FI mempunyai performa yg terlihat lebih unggul, data yg didapat berdasarkan hasil test adalah sebagai berikut :
Akselerasi :
0-60 km/jam : 6.3 dtk
0-80 km/jam : 12.6 dtk
0-100 m : 8.3 dtk
0-201 m : 13.2 dtk
0-402 m : 21.5 dtk
Top speed (on speedometer) : 102 km/jam

image

Yamaha Soul GT berdasarkan hasil test yg telah dilakukan, performanya adalah sebagai berikut :
Akselerasi :
0-60 km/jam : 7.5 dtk
0-80 km/jam : 15.1 dtk
0-100 m : 8.9 dtk
0-201 m : 13.9 dtk
0-402 m : 22.5 dtk
Top speed (on speedometer) : 100 km/jam

image

Melihat data komparasi di atas, Honda New Vario 110 FI unggul secara performa di segala sisi, baik akselerasi maupun top speed.
Contoh, untuk akselerasi 0-80 km/jam, New Vario 110 FI hanya membutuhkan waktu 12.6 dtk saja, sedangkan Soul GT memerlukan waktu yg cukup lama, yaitu 15.1 dtk.
Faktor akselerasi ini akan terasa saat kita berkendara stop and go di kepadatan atau kemacetan lalu lintas.

Handling :

Honda New Vario 110 FI memiliki bobot 95 kg, ban lebih lebar, yaitu 80/90-14 untuk depan, dan 90/90-14 untuk bagian belakang. Handling terasa enak, tetapi sedikit di bawah Soul GT, namun redaman suspensi New Vario 110 FI terasa lebih nyaman, karena lebih empuk.

Yamaha Soul GT memiliki bobot 93 kg, ban agak imut dengan ukuran 70/90-14 untuk depan, dan 80/90-14 untuk bagian belakang.
Handling terasa ringan dan lincah, sasis sangat mendukung untuk melakukan manuver, namun redaman suspensi tergolong agak keras ketika melewati jalan rusak, bahkan guncangan cukup terasa di setang dan jok.

Konsumsi bensin :

Metode pengetesan yg dilakukan adalah dengan menggunakan kedua motor tersebut untuk riding harian di jalanan kota.
Hasilnya adalah sebagai berikut :
Honda New Vario 110 FI : 42.5 km/liter
Yamaha Soul GT : 41.3 km/liter

Harga :

Karena memiliki lebih banyak fitur, Honda New Vario 110 FI memiliki harga sedikit lebih tinggi dari Yamaha Soul GT.
Untuk acuan harga on the road (OTR) Jakarta adalah sebagai berikut :
Honda New Vario 110 FI : 15.2 jt rupiah
Yamaha Soul GT : 14.75 jt rupiah.
(Note : Harga per April 2014)

Kesimpulan :

Honda New Vario 110 FI memiliki fitur yg lebih lengkap, performa lebih superior, suspensi lebih nyaman dan empuk, serta konsumsi bensin lebih irit, tentu menjadi sang penantang serius bagi Yamaha Soul GT.

image

Yamaha Soul GT memang memiliki fitur yg lebih sedikit, performa sedikit inferior, dan konsumsi bensin sedikit lebih banyak dari Honda New Vario 110 FI, namun memiliki kelebihan di sektor dek yg luas, jok empuk yg nyaman, dan handling yang lincah.

image

Last, pilihan ada di tangan sobat, dari uraian komparasi di atas, tentu dapat dinilai motor yg pantas untuk dimiliki.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)

Saat Motor Legendaris dari Honda dan Yamaha Bersanding April 24, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda, Yamaha.
28 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister. Kali ini sekedar intermezzo saja, di tengah gempita pemberitaan Yamaha YZF R15.
Di dunia otomotif, khususnya sepeda motor, nama Honda dan Yamaha tentu sudah sangat terkenal di seluruh dunia.

image

Honda dan Yamaha juga terkenal merupakan rival abadi, mulai dari ajang balap dunia seperti MotoGP, maupun mengenai market share.
Di Indonesia, mereka senantiasa bersaing menampilkan produk-produk andalan mereka untuk merebut pasar (market share) dan juga brand image di masyarakat.
Yg terhangat, disaat Yamaha memasarkan YZF R15 di Indonesia, Honda AHM merespon dengan akan menelurkan project K45 atau lebih dikenal dengan CBR150R lokal.

image

Bahkan yg lebih unik dan menarik lagi, adalah lahirnya para fanboy yg saling perang komentar di blog-blog ternama. Mereka saling membela merk motor yg diidolakannya sampai titik penghabisan.. hehehe..
Yup, mereka adalah Fanboy Honda (FBH) dan Fanboy Yamaha (FBY).
Persaingan kedua nama fanboy tersebut sudah sangat legendaris. ๐Ÿ™‚

image

Oke, terus apaย  untungnya kita bahas mereka?
Yup, kita tidak perlu membahas mereka, tetapi kita cukup mengenang kembali motor hasil produksi kedua pabrikan tersebut yg sudah masuk kategori legendaris di Indonesia.
Memang motor legendaris yg saya maksud ini untuk masa sekarang ini sudah dianggap jadul, teknologi tertinggal, performa sudah gak superior lagi klo dibanding motor-motor baru yg meluncur saat ini.
Tapi tetap, nama mereka sudah tercatat sebagai motor yg punya sejarah panjang dan image yg kuat.
Ternyata motor legendaris dari kedua pabrikan motor tersebut justru dapat bersanding dengan mesra di parkiran.. hehehe..
Perhatikan penampakan dalam foto di bawah ini :

image

Yup, mereka adalah pendekar dari dua pabrikan yg selama ini menjadi rival, beserta fanboy mereka yg die-hard.
Tiger 2000 dari pabrikan Honda, dan RX King dari pabrikan Yamaha.
Mendengar kedua nama motor tersebut tentunya sudah tidak asing lagi kan..? Yah, nama motor yg telah saya sebutkan itu sudah tenar dari kota sampai pelosok daerah sekalipun.
Honda Tiger sudah terkenal reputasinya sebagai motor yg nyaman untuk menempuh perjalanan jauh atau turing, rantainya yg super, dan klub atau komunitasnya yg sudah sangat besar.
Honda Tiger lahir di jaman tahun 90an, dan bertahan mengaspal selama 20 tahun an.
Khusus untuk sejarah Honda Tiger pernah saya bahas di sini :
https://prasetyo676.wordpress.com/2014/03/31/honda-tiger-sang-legendaris/

Yamaha RX King sudah sangat terkenal reputasinya sebagai motor yg akselerasinya dahsyat, mesin bandel, sasis kuat, lincah buat menembus kemacetan, dan suaranya yg khas.. nnguoookkk…
Yamaha RX King lebih senior kalau dibandingkan dengan Honda Tiger.

So, motor merupakan alat transportasi yg sangat fungsional dan juga bisa sebagai sarana penyaluran hobby, tetapi jangan sampai membuat pengguna motor yg berbeda merk motornya menjadi bermusuhan, saling ejek, bahkan sampai membuat black campaign (BC) yg tidak bertanggung jawab.
Saya yakin, sebenarnya di jalanan tetap keep brotherhood, saling menghormati, tolong menolong tanpa melihat brand motor yg dikendarai. Satu aspal satu rasa…
Contohlah dua motor legendaris dari pabrikan Honda dan Yamaha yg dapat bersanding mesra tersebut.. hehehe..
Salam brotherhood buat semua rider di Indonesia..
(Prast)

Bonus, Honda Tiger dan Yamaha Vixion juga akur :

image

Bonus lagi, Yamaha RX King dan Honda Supra X 125 FBY :

image

Salam persaudaraan…

Note : Logo H vs Y, http://prideinride.blogspot.com

Honda K45 CBR150R Versi Lokal Akan Lebih Keren Kalau Pakai LED Headlamp April 23, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda.
38 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Saat ini sudah hangat dibicarakan mengenai estimasi desain Honda K45 atau yg sering disebut CBR150R versi lokal yg akan menjadi rival Yamaha YZF R15 di Indonesia pada kelas sport 150 cc 4 tak, full fairing.

image

Renderan dari motoblast.org berikut ini menunjukkan kemiripan bentuk Honda K45 dengan tampilan CBR300R dengan dual keen eyes atau dual headlamp nya.

image

Sedangkan bocoran part reflektor headlamp Honda K45 atau CBR150R versi lokal juga sudah dibahas di blog kondang tmcblog.com.
Mengenai tampilan reflektor headlamp Honda K45 adalah seperti berikut ini :

image

Pada reflektor headlamp Honda K45 tersebut, kalau kita perhatikan masih terdapat lubang besar pada bagian tengah reflektor.
Yup, melihat tampilan tersebut, maka disinyalir headlamp Honda K45 masih mengadopsi lampu model bohlam konvensional, belum mengaplikasi LED lamp seperti yg sudah digunakan pada headlamp New Vario 110 FI yg belum lama dilaunching.
Yah, hal ini masih wajar sih klo Honda K45 belum mengaplikasi LED lamp pada headlamp nya, soalnya motor sport kelas premiumnya seperti Honda CBR1000RR pun baru akan mengadopsi LED Headlamp pada next project, seperti yg sudah diberitakan beberapa media terkenal.

image

Padahal menurut opini saya, Honda K45 atau CBR150R versi lokal akan lebih keren kalau menerapkan LED Headlamp seperti pada New Vario 110 FI, sehingga terlihat lebih mewah dan menjadi salah satu selling point karena belum ada motor sport lokal yg mengaplikasi.

Contoh tampilan LED headlamp pada New Vario 110 FI :

image

Dual keen eyes atau dual headlamp pada motor sport full fairing memang sudah terlihat keren dan aggressive, tetapi akan semakin sempurna kalau menerapakan LED headlight (headlamp) sekaligus.

Contoh LED headlamp pada Ducati Panigale yg membuat tampilannya terkesan high-tech tapi tetap garang dan aggressive :

image

Mengenai penerapan headlamp sistem bohlam konvensional atau tipe LED mungkin sudah dipertimbangkan dengan matang oleh AHM (Astra Honda Motor) dengan memikirkan segala aspeknya.
Tapi, headlamp tipe LED semoga dipertimbangkan untuk project-project selanjutnya, khususnya untuk tipe motor sport agar terlihat lebih modern, elegan dan menjadi trendsetters di Indonesia.
(Prast)

Photos : iwanbanaran.com, motoblast.org, tmcblog.com

Honda Beat Masih Menjadi Motor Terlaris di Indonesia April 22, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda.
18 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga lancar dalam menjalankan aktifitas. Kali ini kita akan membahas motor matic jagoan dari Honda, yaitu BeAT.
Tentu saja nama sepeda motor BeAT ini sudah sangat akrab bagi sobat sekalian, karena setiap kita berkendara di jalan raya, hampir pasti selalu bertemu dengan Honda BeAT ini. Bahkan boleh dibilang, inilah motor yg paling susah untuk disalip meskipun kita menaiki motor sport super kencang sekalipun.
Loh kok bisa begitu? Jawabannya ya memang bisa aja, karena sekencang apapun motor yg kita naiki, saat kita menyalip satu motor BeAT, maka di depan sudah ada lagi motor BeAT lainnya yg perlu kita salip lagi, begitu seterusnya.. hehehe…

image

Wah kok malah ngelantur nih ceritanya.. Oke deh, kita balik Kenya bahasan awal, mengenai Honda BeAT. Kita tidak perlu lagi membahas tentang spesifikasi, performa, keiritan, dll., karena hal tersebut sudah banyak dikupas tuntas oleh berbagai media.
Hal yg akan kita bahas adalah mengenai penjualan Honda BeAT ini yg begitu laris manis dan menjadikannya motor terlaris di Indonesia khususnya kelas skutik untuk saat ini.

image

“Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), di sepanjang kuartal pertama tahun 2014 ini, Honda BeAt menjadi skutik paling laris dengan total penjualan mencapai 497.209 unit atau 39 persen dari total penjualan skutik nasional.
Bahkan, di segmen skutik low end (di bawah 125cc), Honda BeAT menguasai 52 persen pangsa pasar. Artinya, produk ini menjadi pilihan utama dan dipercaya oleh konsumen Indonesia terutama di kalangan anak muda dan para wanita.”
(okezone.com)

image

So, tidak diragukan lagi kan kredibilitas Honda BeAT ini sehingga masih memuncaki klasemen penjualan motor, khususnya kelas skutik pada pasar roda dua di Indonesia.
Semoga artikel ini bermanfaat, sampai jumpa di artikel lainnya.
(Prast)

Yamaha YZF R15 vs Honda CBR150R Lokal (K45) Dalam Persamaan Ada Perbedaan, Dalam Perbedaan Ada Persamaan April 21, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda, Yamaha.
17 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister. Setelah membaca judul di atas, mungkin banyak yg bingung dan dirasa aneh.
Hehehe.. Tenang sobat, judul di atas muncul setelah saya membaca blog kondang kobayogas.com, bagi yg belum membacanya bisa berkunjung ke : http://kobayogas.com/2014/04/20/pojok-opini-persamaan-antara-honda-k45-dengan-yamaha-r15/
Setelah saya membaca artikel tersebut, saya jadi terinspirasi untuk membahas Yamaha YZF R15 dan Honda K45 yg disinyalir merupakan CBR150R versi lokal.

image

Oke lanjut… gas lagi. Yup langsung kita bahas saja.

Dalam Persamaan ada Perbedaan.
Hal yg saya maksud di sini adalah Honda K45 berdasarkan informasi yg sudah berkembang dan spyshoot part yg telah bertebaran, menunjukkan bahwa desainnya akan mirip dengan Honda CBR300R yg sudah mengaplikasi dual keen eyes atau dual headlamp layaknya CBR1000RR yg sudah sangat populer.
Kemudian dari sisi Yamaha YZF R15 yg beredar di Indonesia mengambil basis desain R15 V2.0 yg sudah lama beredar di India, dengan beberapa minor change saja.
Tentu saja hal tersebut merupakan persamaan dari Honda K45 dan Yamaha YZF R15 yg intinya mengaplikasi desain motor yg sudah lebih dulu dikenal.
Selanjutnya perbedaan nya adalah, Honda K45 hanya mengambil basis desain CBR300R. Jadi bukanlah CBR300R yg dibuat di Indonesia. So, hal ini berbeda dengan Yamaha YZF R15 yg memang sebelumnya sudah terlebih dahulu dibuat dan dipasarkan di India yg dikenal dengan nama YZF R15 V2.0.

image

Dalam Perbedaan ada Persamaan
Perbedaan antara Honda K45 dan Yamaha YZF R15 adalah penggunaan tipe mesin dan sasis.
Honda K45 disinyalir menggunakan basis mesin DOHC dari CBSF dan menggunakan sasis pipa tubular yg juga berbasis dari CBSF. Namun footsteps boncenger model gantung dan dikabarkan menggunakan tipe casting yg dibautkan ke sasis.
Selanjutnya Yamaha YZF R15 menggunakan basis mesin SOHC dan rangka yg sering disebut deltabox. Selain itu, footsteps boncenger model pipa yg dilas langsung ke sasis, mirip model yg diaplikasi oleh Vixion atau CBSF.
Setelah kita bahas sisi perbedaannya, terus apa dong persamaannya?
Oke deh, persamaan antara Honda K45 dan Yamaha YZF R15 adalah sama-sama merupakan produk motor sport full fairing 150 cc injeksi yg pertama kali diproduksi oleh AHM dan YIMM di Indonesia.

image

Sekarang sudah jelas kan mengenai maksud dari judul di atas.
“Dalam Persamaan ada Perbedaan, Dalam Perbedaan ada Persamaan”
Last, semoga dengan munculnya dua jagoan dari dua pabrikan motor raksasa tersebut semakin memicu pabrikan untuk saling menelurkan produk yg bagus dari segi desain, performa, kualitas, dan tentu saja harga yg bersahabat. Kita simak saja kelanjutannya nanti.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)

Photos : motoblast.org

Test Ride dan Review Honda CB400 Super Four, Smooth dan Easy Riding April 19, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda.
73 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister. Semoga dalam keadaan sehat dan tetap semangat dalam menjalankan aktifitas.
Masih seputar CB400 Super Four, semoga bro dan sist tidak bosan menyimaknya. Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya yang sudah saya publish beberapa hari yg lalu.
Bagi yg belum baca dapat diakses : https://prasetyo676.wordpress.com/2014/04/12/persiapan-test-ride-honda-cb400/

image

Sekedar review singkat saja, Honda CB400 Super Four adalah moge kelas entry level yang diproduksi oleh Honda di plant Kumamoto, dari tahun 1992 sampai dengan saat ini.
Motor ini tersedia di Jepang, Asia Tenggara dan Australia.
Meskipun begitu, ternyata motor ini juga tersedia dalam kondisi second hand di beberapa negara lainnya.
Di Indonesia lumayan mudah ditemui keberadaan CB400 SF ini, meskipun rata-rata sudah keluaran tahun lama.

Untuk informasi sejarah tiap generasi, spesifikasi, gallery foto, serta harga pasaran CB400 Super Four, dapat dilihat di sini :
https://prasetyo676.wordpress.com/2014/04/18/honda-cb400-super-four/

Honda CB400 Super Four yg saya test ride adalah generasi awal, yaitu model yg diproduksi dalam rentang tahun 1992 sampai dengan1999.
Untuk generasi ini, pada tahun 1994 sempat dilakukan minor change
pada bagian mesinnya, yg bertujuan untuk memperbaiki efisiensi.
Selain itu, dilakukan juga penambahan cluster instrumen baru, yg dilengkapi dengan indikator bahan bakar yg diletakkan pada area tachometer.

Oke, lanjut lagi kita bahas mengenai review dan impresi saya pribadi terhadap CB400 Super Four, setelah melakukan test ride.
Maaf untuk beberapa foto mungkin terlihat kurang tajam, karena merupakan screenshot dari video saat saya melakukan test ride.

Desain
Honda CB400 Super Four yg saya test ride masih kental nuansa motor naked sport tahun 1990an, neo classic. Lampu depan bulat besar, garis body cenderung datar, lampu belakang model kotak dengan dua buah bohlam. Model footsteps pembonceng menyatu dengan footsteps rider, yah sekilas mirip bentuk footsteps Honda Tiger 2000.
Sedangkan untuk bentuk body, sekilas garis desainnya mirip dengan Honda old Megapro 160cc generasi pertama, tetapi dengan dimensi yg jauh lebih besar. Yah, mungkin saja Honda Megapro terinspirasi bentuk CB400 Super Four ini sewaktu proses desain.

image

Model ini mungkin buat sebagian orang dianggap jadul dan kurang menarik, tapi justru disitu lah kelebihannya. Dengan desain konvensional dan sangat sederhana tersebut, justru motor tipe seperti ini everlasting, berkarakter. Bisa masuk ke kalangan umur muda, dewasa, sampai kakek nenek.. hehehe..

image

Motor yg saya test ride ini, meskipun sudah berumur belasan tahun, tetapi cat masih original dan mulus, hanya terdapat sedikit karat pada bagian header dan silencer knalpot saja, yah masih wajar kan motor dah berumur, padahal oleh pemiliknya sering diparkir di halaman bengkel, terkena debu dan dijemur di teriknya matahari.
Kondisi motor ini masih original, hanya bagian spion, setang, klakson, silencer knalpot dan shockbreaker belakang saja yg sudah diganti.

image

Oiya, jangan lupa meskipun motor ini didesain pada era tahun 1990an, motor ini sudah mengadopsi tutup tangki rata, khas tutup tangki motor sport masa kini. Jadi motor Honda jadul ini dah gak pake tutup tangki jendul lagi. Sekedar inter-mezzo, mengenai tutup tangki jendul, sempat membuat perang komentar di blog-blog ternama saat dilaunching Honda CB150SF dan Yamaha New Vixion Lightning.

image

Desain tangki bensin membulat dan terdapat lekukan pada sisi kiri dan kanannya, sehingga nyaman saat dibekap paha.
Kapasitas tangki bensin sebesar 18 liter, terlihat proporsional secara desain, dan kapasitasnya juga cukup ideal buat turing.

image

Ergonomi
Honda CB400 Super Four berdimensi sedang, tidak terlalu besar, tetapi tidak bisa dibilang kecil. Dimensinya adalah sebagai berikut :
Jarak sumbu roda : 1,410 mm (56 in)
Panjang 2,040 mm (80 in)
Lebar 725 mm (28.5 in),
Tinggi 1,070 mm (42 in)
Tinggi tempat duduk : 755 mm (29.7 in)
So, dengan dimensi seperti di atas, moge entry level ini cukup ideal buat rata-rata biker di Indonesia.

image

image

Tinggi tempat duduk yg hanya 755 mm membuat kedua telapak kaki (pakai sepatu) saya dapat menapak sempurna ke aspal, bahkan kaki saya masih sedikit tertekuk. Oiya, saya memiliki tinggi badan 171 cm.
Untuk riding position, dengan kondisi tinggi tempat duduk yg agak rendah, serta posisi setang yg cukup tinggi, membuat posisi badan kita cukup tegak saat mengendarainya. Oiya, Honda CB400 Super Four yg saya test ini kondisi setang sudah diganti versi aftermarket dan ditambah raiser. Setang mudah dijangkau tangan, tanpa harus memajukan posisi badan.

image

Untuk posisi footsteps berada di bawah jok pengendara, sehingga posisi ini membuat sang rider tetap rileks, tetapi sigap saat bermanuver rebah di tikungan. Riding position seperti ini cukup mirip dengan Honda Tiger Revolution Cruiser. Jadi bagi para pengguna Honda Tiger Revolution akan merasa familiar dan cepat beradaptasi saat menunggangi CB400 Super Four.
Tentu saja posisi ini sangat nyaman dan membuat kita tahan berlama-lama riding dengan motor ini saat turing maupun sekedar keliling kota.

image

Finishing
Honda CB400 Super Four memiliki built quality serta finishing yg cukup baik. Sambungan tiap body terlihat rapi serta material yg solid.
Untuk motor yg saya test ride ini, bahkan belum ada bagian body yg kendor. Semua part masih menempel kokoh di posisinya, padahal usia motor dah belasan tahun. Buit quality motor CBU dari Jepang memang harus saya akui mantap.

Performa Mesin
Honda CB400 Super Four yg saya test ride kondisi odometer menunjukkan jarak tempuh 14258 km. Masih tergolong cukup rendah untuk ukuran motor berumur belasan tahun. Yup, memang moge pemakainanya rata-rata tidak setiap hari, karena untuk daily riding lebih pas memakai motor sport berkapasitas kecil atau motor bebek dan matic saja.

image

Kondisi mesin masih kering, belum ada rembesan oli di blok mesinnya, menandakan motor ini cukup terawat.
Sebagai gambaran, spesifikasi mesin Honda CB400 Super Four adalah sebagai berikut :

Mesin : DOHC inline 4-cylinder, 4-stroke, 4Valve/cylinder
Sistem pendingin : Water-cooled
Bore x stroke : 55 mm ร— 42 mm (2.17 in ร— 1.65 in)
Rasio kompresi : 11.3:1
Power : 39 kW (52 hp) @ 10,500 rpm
Torque : 38 Nยทm (28 ftยทlb) @ 9,500 rpm

image

image

Langsung saja, ambil kunci kontak, putar kunci kontak ke posisi on, dan tekan tombol electric starter.
Seketika muncul suara halus bergemuruh di moncong knalpotnya, diiringi suara desingan zwiiiiiinggg… dari bagian mesinnya, khas suara mesin 4 silinder inline yg merdu dan padat berisi.
Tunggu beberapa saat agar mesin mencapai suhu idealnya sampai sekitar 2 menit, sambil mendengarkan suara knalpotnya yg merdu.. hehehe. Kompresi mesin yg mencapai 11.3 :1 nampak padat, dan akan optimal kalau dikasih bahan bakar setingkat Pertamax plus, yah minimal Pertamax lah.

image

Yup, setelah dirasa cukup, langsung tarik tuas kopling, kemudian injak presneling, lepas kopling perlahan dan tarik gas sedikit.
Tuas kopling termasuk ringan untuk ukuran motor 400 cc, tidak perlu tenaga ekstra saat kita menariknya.
Motor mulai jalan dengan smooth, tanpa gejala ndut-ndutan.
Motor ini memang cukup smooth di tarikan awal, sehingga cukup nyaman buat berkendara di kondisi lalu lintas yg padat.
Mengenai hal ini, sudah tidak asing lagi, klo Honda memang terkenal jago meracik moge yg easy riding, power delivery yg smooth, sehingga cocok buat sebagain besar rider, bahkan buat pemula yg sedang naik kelas dari motor berkapasitas 250 cc atau di bawahnya.
Penasaran dengan performa aslinya, saya coba betot gas saja, dan saat putaran mesin mencapai sekitar 10000 rpm, badan terasa ditarik dari belakang, serta diiringi suara knalpot dari mesin 4 silindernya yg halus namun melengking merdu.
Saya lakukan shifting di kisaran 12000 rpm, padahal mesin ini masih sangup digeber sampai menembus red line 13000 rpm.
(Note : angka indikator red line maksimum yg tertera di tachometer adalah 15000 rpm).

image

Untuk topspeed belum sempat saya coba, dikarenakan kondisi jalan yg dilalui tidak memungkinkan, banyak lalu lalang kendaraan.
Yah, keep safety aja di jalan, hormati dan hargai pengendara jalan yg lainnya. Sekedar informasi, berdasarkan review beberapa media, topspeed Honda CB400 Super Four dapat mencapai 185 km/jam.
Tentu saja untuk urusan topspeed itu banyak faktor, seperti kondisi jalan, arah angin, kondisi lingkungan, bobot ridernya, dll.

image

Handling
Selanjutnya bagaimana soal handlingnya? Yup, langsung kita bahas saja brother dan sister. Pertama, untuk kondisi melaju di straight di kecepatan rendah sampai cukup tinggi (di atas 100 km/jam), motor ini cukup stabil, tidak ada gejala goyang atau melayang.
Bisa jadi hal ini ditunjang bobot motor yg berkisar 190an kg dan center of gravity yang ideal.

Selanjutnya untuk handling saat melakukan manuver saat menyalip kendaraan lainnya dan pada saat menikung juga tergolong lincah dan stabil. Hal ini terkait dengan jarak sumbu roda (wheelbase) yg 1410 mm. Bandingkan dengan spesifikasi wheelbase Kawasaki Ninja 250 FI yg 1400 mm, cuma beda 10 mm saja, sangat tipis kan. So, kurang lebih bisa jadi gambaran kelincahannya, apalagi CB400 SF model naked bike, tidak terganggu fairing saat ber-manuver.
Handling motor ini juga didukung shockbreaker depan model teleskopik berdimensi cukup besar dan dilengkapi double disc brake di roda depan, sehingga tidak terasa geal geol saat kita melakukan hard braking.

image

Roda belakang berukuran 160 mm, dengan velg 17 inch, dikawal swing arm berbentuk kotak berdimensi besar, dan dilengkapi double shockbreaker, cukup nyaman saat melahap tikungan putar arah.
Sekedar informasi, untuk Honda CB400 Super Four yg saya test ride sudah menggunakan shockbreaker aftermarket merk YSS yg dilengkapi dengan tabung.

image

Konsumsi Bahan Bakar
Untuk konsumsi bahan bakar, saya tidak sempat mengukurnya langsung, tetapi sekedar referensi dari web http://www.bikez.com, untuk CB400 Super Four buatan tahun 2011 yg sudah mengadopsi sistem PGM-FI, dapat mencatatkan 3.23 litres/100 km (31.0 km/liter).
Wah termasuk sangat irit untuk ukuran motor dengan mesin berkapasitas 400 cc, 4 silinder inline, DOHC. Motor saya yg berkapasitas kecil saja, mungkin lebih boros dari catatan di atas.
Tentu saja untuk motor CB400 Super Four yg saya test ride ini lebih boros dari itu, karena masih generasi karburator dan umur motor yg sudah belasan tahun.

Kesimpulan
Setelah mengendarai Honda CB400 Super Four, dapat saya sampaikan impresi saya pribadi terhadap motor ini :
1. Dimensi motor ini cukup ideal untuk biker yg memiliki tinggi badan minimal 168 cm.
2. Bobot motor ini cukup lumayan untuk ukuran motor 400 cc, namun hal tersebut tidak terasa saat sudah kondisi berjalan.
3. Performa motor ini cukup ideal untuk kondisi lalu lintas di Indonesia. Dengan power 52 hp, tidak terlalu besar, tetapi tidak bisa dibilang kecil.
4. Akselerasi awal motor ini cukup smooth di rpm bawah sampai menengah. Tarikan mulai terasa kuat saat mesin mencapai kisaran 10000 rpm.
5. Handling motor cukup baik, tergolong lincah untuk menembus padatnya lalu lintas, dan saat melakukan manuver putar balik atau saat di tikungan.
6. Pengereman motor tergolong cukup pakem, tetapi tidak bisa dibilang pakem banget. Yah, sebut saja kategori sedang lah.
7. Mesin 4 silinder inline menghasilkan suara yg khas, halus dan merdu, sekaligus minim getaran.
8. Riding position cukup nyaman, cocok buat riding di perkotaan atau melintasi jalan luar kota, saat touring.
9. Ideal buat rider yg naik kelas dari motor 200-250 cc ke kelas moge entry level.
10. Desain neo classic yg buat sebagian orang dianggap kuno atau jadul, tapi justru desain seperti itu everlasting, berkarakter, dan cocok untuk rider muda maupun dewasa / berumur.

image

Loh, kok review nya terkesan positif semua ya? Hehehe.. tenang, itu hasil impresi saya pribadi terhadap Honda CB400 Super Four yg saya test ride. Saya hanya menyampaikan apa yg saya ketahui dan rasakan. Mungkin impresi bisa berbeda untuk tester yg lainnya.
So, Honda CB400 Super Four pantas dikasih nilai berapa?
Oke deh, saya kasih nilai 9 dari skala 10, cukup worthy untuk dimiliki. Hanya saja, harga unit baru memang mungkin yg membuat nilai worthy nya berkurang, karena setara harga moge 800 cc merk pabrikan lainnya. Berdasarkan informasi yg pernah saya baca, kalau kita membeli unit baru melalui Importir Umum dapat mencapai 200jt rupiah, tergantung nilai fluktuasi mata uang Yen terhadap Rupiah.

image

Last, saya ucapkan terima kasih kepada Siantar Motor Sport Bekasi, yg telah berkenan meminjamkan motornya untuk saya test ride.
Semoga nantinya berkenan meminjamkan koleksi moge-moge yg lainnya lagi, untuk saya test ride. ๐Ÿ™‚
Mohon maaf apabila di beberapa foto, saya tidak memakai helm, itu hanya untuk sesi foto, jangan ditiru. Tetap keep safety riding di jalan raya, gunakan riding gear dan helm saat berkendara.
Semoga artikel ini bermanfaat, sampai jumpa di artikel selanjutnya.
(Prast)

Photos : prasetyo676.wordpress.com