Honda New CBR 150R – Performa, Teknologi, Konsumsi BBM, Handling, Ergonomi September 14, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.Tags: Ergonomi, Handling, Honda All New CBR 150R, Konsumsi bbm, Performa, Teknologi
54 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga selalu dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Masih seputar Honda All New CBR 150R, berdasarkan informasi dari blogger kondang, bang Kobay, kobayogas.com, bahwa pada tanggal 13 September 2014, akan dilaksanakan launching New CBR 150R di Bandung, yg bertempat di Bandung Indah Plaza. Acara akan dilangsungkan mulai pukul 18.00 sampai dengan selesai.
Selain acara launching new product CBR 150R produksi lokal tersebut, acara ini sekaligus sebagai ajang gathering blogger / kopdar bagi blogger-blogger di wilayah Jawa Barat.
Sebenarnya saya sangat ingin bisa hadir juga pada acara tersebut, karena bisa bertemu sekaligus bersilaturahmi dengan para rekan-rekan blogger di wilayah Jawa Barat, karena selama ini masih sekedar komunikasi lewat dunia maya. Tapi ternyata untuk kesempatan kali ini masih belum memungkinkan, semoga di next chance bisa ikutan.
Honda New CBR 150R – Desain, Fitur, Pilihan Warna September 12, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.Tags: Desain, Fitur, Honda All New CBR 150R, Pilihan warna
26 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Honda New CBR 150R, yup sebuah nama motor sport full fairing jagoan terbaru dari Honda (AHM) yg saat ini sedang booming di jagad blogspehere. Sudah banyak blogger kondang yg membahasnya, mulai dari segi desain, fitur, riding position, performa, spesifikasi mesin, dll. Tetapi tidak ada salahnya kalau kita bahas lagi di blog ini, semoga bisa membantu para pembaca yg saat ini sedang menimbang-nimbang dalam menentukan pilihan motor sport full fairing 150 cc yg akan dibeli.
Artikel ini melengkapi ulasan tentang Honda New CBR 150R yg telah saya posting sebelumnya. Silahkan klik link ini bagi yg belum membacanya :
Honda New CBR 150R vs Yamaha YZF R15 – Adu Genuine Aksesoris dan Spesifikasi Motor
Oke, lanjut lagi.. 🙂
Honda All New CBR 150R ini memiliki tag line Live to Race, masih melanjutkan klan CBR generasi sebelumnya.
Untuk semakin memperkuat image klan CBR sebagai jawara di balapan, maka Honda menggunakan jasa Marc Marquez sebagai bintang iklannya. Hal ini juga menerusakan generasi CBR 150R sebelumnya, yg juga menggunakan jasa pembalap MotoGP yaitu Casey Stoner untuk memperkuat image nya sebagai tunggangan yg cepat.
Honda New CBR 150R vs Yamaha YZF R15 – Adu Genuine Aksesoris dan Spesifikasi Motor September 11, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda, Yamaha.Tags: Adu genuine aksesoris dan spesifikasi motor, Honda New CBR 150R vs Yamaha YZF R15
25 comments
Prast 676– Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan diberikan kelancaran dalam menjalankan aktifitas.
Saat ini masih hangat diberitakan di berbagai media online mengenai peluncuran CBR 150R produksi lokal.
Tampilan Honda New CBR 150R produksi lokal ini terlihat lebih sporty dibandingkan versi sebelumnya.
Dual headlamp yg diterapkan menyerupai sang kakak yaitu New CBR 250R. Desain tersebut terinspirasi dari big bike mereka, yaitu sang legendaris CBR 1000RR Fireblade.
Meskipun penampilan New CBR 150R produksi lokal ini sudah terlihat cukup sporty, tetapi mungkin bagi sebagian konsumen masih perlu beberapa aksesoris tambahan untuk membuatnya semakin tampil keren. Pabrikan Honda (AHM) melihat potensi tersebut, sehingga di saat peluncuran motor sport full fairing mereka di kelas 150cc, mereka sudah menyiapkan beberapa part aksesoris genuine nya.
PT Astra Honda Motor (AHM) sudah mempersiapkan aksesoris genuine untuk CBR150R lokal ini pada awal peluncurannya.
Aksesoris itu antara lain :
– Kit Tank Pad
– Radiator Cover
– Fuel Lip Pad
– Single Seat Cowl
– Smoke Visor
Aksesoris-aksesoris tersebut dijual dengan harga mulai Rp50 ribu hingga Rp700 ribu. Konsumen juga dapat membelinya melalui sistem paket, yg dilepas dengan harga Rp850 ribu untuk tipe standar dan Rp900 ribu buat tipe Repsol.
Apabila dibandingkan rivalnya, yaitu Yamaha YZF R15, maka jumlah aksesoris yg disiapkan untuk Honda CBR 150R lokal ini masih lebih sedikit jumlah pilihannya.
Yamaha YZF R15 setidaknya memiliki 7 pilihan aksesoris, diantaranya adalah :
-Cover Single Seater
-Tank Cap, Rear
-Paddock Stand
-Cover Tandem Bracket
-Fuel Cap
-LED Position Lamp Daytona
-Engine Guard
Banderol untuk aksesoris-aksesoris tersebut dijual dengan harga mulai dari Rp90 ribu sampai Rp420 ribu.
Selain aksesoris pendongkrak tampilan, tersedia juga part pendongkrak performa, yaitu knalpot Sakura dan ECU Daytona yang dijual dengan harga Rp1.999.000 dan Rp1.500.000.
Spesifikasi Honda New CBR 150R lokal vs Yamaha YZF R15 :
Honda New CBR150R
Panjang : 1995 mm
Lebar : 711 mm
Tinggi : 1117 mm
Wheelbase : 1296 mm.
Ground clearance : 160 mm
Tinggi tempat duduk : 786 mm
Kapasitas tangki : 13,2 liter
Bobot kosong : 143 kg
Mesin : silinder-tunggal, DOHC
Sistem Pengabut bahan bakar : injeksi
Tenaga : 17,1 hp pada 10500 rpm
Torsi : 13 Nm pada 7500 rpm
Transmisi : 6-speed.
Yamaha YZF R15
Panjang : 1975 mm
Lebar : 660 mm
Tinggi : 1070 mm
Ground clearance : 160 mm
Tinggi tempat duduk : 800 mm
Kapasitas tangki : 12 liter
Brobot kosong : 136 kg
Mesin : silinder-tunggal, SOHC
Sistem Pengabut bahan bakar : injeksi
Tenaga : 16,6 hp pada 8500 rpm
Torsi : 14,5 Nm pada 7500 rpm
Transmisi : 6-speed.
Melihat data di atas, dimensi Honda New CBR 150R lokal sedikit lebih besar dari Yamaha YZF R15, namun sang CBR 150R memiliki jarak sumbu roda / wheelbase yg lebih pendek dari YZF R15. Kemungkinan wheelbase yg agak pendek tersebut bertujuan untuk mengejar kelincahan saat bermanuver melahap tikungan.
Hal ini sesuai dengan testimoni para blogger yg sudah melakukan test ride New CBR 150R lokal tersebut, mereka rata-rata memuji kestabilan handling sang “baby Fireblade” ini.
Dari segi tinggi tempat duduk yg hanya 786 mm, sang CBR 150R lebih rendah dari YZF R15 yg mencapai 800 mm. Tentu hal tersebut akan berpengaruh kepada tingkat kenyamanan saat digunakan untuk berkendara dalam jarak jauh.
Selanjutnya, dari segi performa mesin, meskipun kedua motor tersebut memiliki perbedaan jumlah noken as (DOHC vs SOHC), namun tenaga serta torsi yg dihasilkan tidak terlalu jauh perbedaannya.
CBR 150R memiliki dapur pacu yg dapat menghasilkan tenaga 17,1 hp pada 10500 rpm serta torsi 13 Nm pada 7500 rpm.
Sedangkan YZF R15 memiliki tenaga 16,6 hp pada 8500 rpm serta torsi 14,5 Nm pada 7500 rpm.
Yup, sang CBR 150R memiliki tenaga yg lebih unggul dibanding YZF R15, namun tenaga maksimal tersebut didapat pada putaran mesin yg lebih tinggi, yaitu 10500 rpm.
Selanjutnya YZF R15 memiliki keunggulan di nilai torsi yg mencapai 14,5 Nm, tentu saja nilai tersebut lebih tinggi dari CBR 150R. Nilai torsi tersebut diraih pada putaran mesin yg sama, yaitu 7500 rpm.
So, kedua jagoan dari dua pabrikan Jepang ini memiliki keunggulannya masing-masing. Perbedaan antara keduanya masih dalam range yg tidak terlalu jauh, sehingga konsumen harus bijak dalam menentukan pilihan.
Pertimbangkan mana yg lebih menjadi prioritas antara desain, kenyamanan, kestabilan / handling, performa mesin, dan selera.
(Prast)
Yamaha R25 Libas Ninja 250R Hanya dalam 2 Bulan – Kompas.com September 7, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda, Kawasaki, Yamaha.Tags: Penjualan Motor Sport 250cc Agustus 2014
11 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Ditengah berita tentang launching Honda K45 alias CBR 150R lokal, ada lagi berita tentang hasil penjualan motor sport fairing 250cc.
Mengutip dari kompas.com, ternyata penjualan Yamaha YZF R25 saat ini sudah berhasil melibas penjualan Kawasaki Ninja 250R FI.
Hanya butuh dua bulan bagi Yamaha untuk merebut tahta sepeda motor sport 250 cc full fairing dari genggaman Kawasaki.
Pada segmen motor sport 250cc full fairing ini ada tiga model sepeda motor yang bersaing, yaitu Kawasaki Ninja250R FI, Honda CBR250R, dan Yamaha YZF R25.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI)
yang diterima oleh KompasOtomotif (5/9/2014), Yamaha baru mulai memasarkan YZF R25 ke pasar domestik mulai bulan Juli 2014. Sehingga hanya dalam waktu 2 bulan saja, Yamaha langsung berhasil melibas Kawasaki yang sudah bertahun-tahun berkuasa di segmen ini.
Data wholesale Agustus 2014, Yamaha berhasil menjual 2.202 unit YZF R25, meninggalkan Kawasaki yang cuma melego 2.159 unit. Yamaha hanya menawarkan YZF R25 dalam satu varian saja, sementara Kawasaki melego Ninja 250R FI dalam dua pilihan, versi ABS yang terjual 1.714 unit dan non ABS (445 unit).
Sedangkan, Honda yang mengandalkan CBR250R, hanya mampu menjual 152 unit. Terdiri dari versi ABS 116 unit dan non-ABS (36 unit). Kekalahan Honda cukup dimaklumi, karena punya spesifikasi mesin yang berbeda, yakni satu silinder. Sementara, R25 dan Ninja 250R FI menggunakan mesin dua silinder.
Penjualan motor sport Full fairing bulan Agustus 2014 :
1. Yamaha YZF R25 : 2.202 unit.
2. Kawasaki Ninja 250R FI : 2.159 unit (1.714 unit ABS, 445 unit non ABS).
3. Honda CBR 250R : 152 unit (116 unit ABS, 36 unit non ABS)
Kembali mengacu data AISI, periode delapan bulan pertama tahun ini tercatat, total penjualan sepeda motor sport mencapai 756.979 unit. Dari jumlah itu, hanya 27.706 unit disumbang oleh sepeda motor sport bermesin 250 cc (semua model dan merek) atau 3,6 persen dari total. Dominasi penjualan masih disumbang kelas 150cc, dengan 716.333 unit atau 94,6 persen terhadap total sport.
So, bagaimana kelanjutan persaingan motor sport kelas 250 cc full fairing ini kedepannya, kita simak saja dalam beberapa bulan kedepan.
Malah rumornya Kawasaki sedang menggodok jagoan barunya. Semoga rumor tersebut benar adanya, sehingga konsumen akan diuntungkan dengan makin banyaknya pilihan motor yg memiliki desain serta performa bagus.
(Past)
Source :
http://m.kompas.com/otomotif/read/2014/09/07/123000815/Yamaha.R25.Libas.Ninja
Data Uji Performa YZF R25 vs New CBR 250R vs Ninja 250RR Mono vs Ninja 250FI Part 2 – R25 Superior Juni 6, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda, Kawasaki, Yamaha.Tags: New CBR 250R, Ninja 250FI, Ninja 250RR Mono, Uji Performa, YZF R25
116 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitasnya.
Saat ini sedang hangat dibicarakan mengenai hasil test performa Yamaha YZF R25 dan dikomparasi dengan hasil test rival-rivalnya yg 250 cc, baik itu yg bermesin 1 cylinder maupun 2 cylinder.
Saya pun sudah membahasnya pada artikel sebelumnya, bahkan agak menimbulkan pertanyaan mengenai hasil yg tercantum.
Bagi yg belum membacanya, berikut ini judul serta link artikelnya :
Uji Performa YZF R25 vs New CBR 250R vs Ninja 250RR Mono Part 1 – Akselerasi Ninja 250RR Mono Tercepat Juni 4, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda, Kawasaki, Yamaha.Tags: CBR 250R, Komparasi, Ninja 250RR Mono, YZF R25
129 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Pada artikel kali ini, kita coba bahas mengenai hasil uji performa Yamaha YZF R25 versus para rival-rivalnya.
Yup, inilah yg selama ini banyak ditunggu oleh para pemerhati dan pecinta dunia otomotif, khususnya roda dua.
Bersumber dari data pengetesan yg dilakukan oleh tabloid MotorPlus edisi 797.XV.04-10 Juni 2014, dapat kita bandingkan performa jagoan terbaru dari Yamaha ini. Performa Yamaha YZF berdasarkan hasil test tersebut akan dibandingkan dengan performa Honda New CBR 250R dan Kawasaki Ninja 250RR Mono.
Sekali lagi, data yg ditampilkan di sini adalah hasil pengetesan team tabloid MotorPlus.
Langsung saja, simak tabel berikut ini :
Dari data yg tertera pada tabel di atas, dapat dilihat bahwa Yamaha YZF R25 memerlukan waktu 3.59 detik untuk berakselerasi dari 0-60 km/jam. Tentu saja catatan tersebut lebih lambat dari Honda New CBR 250R yg membukukan waktu 3.38 detik dan Kawasaki Ninja 250RR Mono yg mencatat 2.37 detik. Ninja 250RR Mono unggul telak.
Selanjutnya untuk akselerasi 0-100 km/jam, YZF R25 memerlukan waktu 7.10 detik, selanjutnya New CBR 250R memerlukan waktu 6.32 detik, dan Ninja 250RR Mono hanya butuh waktu 5.53 detik.
Yup, lagi-lagi sang YZF R25 harus mengakui rival-rivalnya yg single cylinder. Sang Ninja 250RR Mono masih jadi pemenang untuk point ini.
Dilanjutkan uji akselerasi 0-100 meter, YZF R25 membutuhkan waktu 6.48 detik, dan ini masih kalah cepat dari New CBR 250R yg hanya perlu 9.72 detik saja. Sedangkan Ninja 250RR Mono tidak ada data yg tertampil.
Nah, untuk sesi uji yg satu ini merupakan yg paling familiar, yaitu waktu tempuh untuk jarak 0-201 meter, yg merupakan jarak tempuh umumnya drag bike di Indonesia.
Yamaha YZF R25 memerlukan waktu 10.16 detik, lagi-lagi kalah dari sang rival yg single cylinder, karena New CBR 250R hanya perlu waktu 9.72 detik saja, dan Ninja 250RR Mono semakin ganas lagi, karena cuma perlu waktu 8.00 detik saja. Woow.. mantap.
Untuk urusan top speed dan konsumsi bensin, khusus untuk YZF R25 masih belum ada informasi resmi pada pengetesan ini sebagai referensi. Sedangkan New CBR 250R dan Ninja 250RR mono memiliki top speed 156 km/jam. Konsumsi bensin New CBR 250R adalah 31.3 km/liter, sedangkan Ninja 250RR Mono adalah 32 km/liter.
Dari data-data pengujian yg telah disampaikan di atas, kenapa motor sport yg dibekali mesin single cylinder seperti New CBR 250R dan Ninja 250RR Mono lebih unggul? Tenang, itu baru hasil test dari satu sumber saja, dan tester nya pun bisa jadi berbeda orang.
Akan kita bandingkan hasilnya dengan sumber yg berbeda, simak di artikel berikutnya.
(Prast)
Iklan Jadul Honda dan Yamaha Juni 2, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda, Yamaha.Tags: Honda dan Yamaha, Iklan Jadul
27 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat, dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Sekedar intermezzo lagi, di tengah persaingan dua raksasa pabrikan motor di dunia, yaitu Honda dan Yamaha, ada baiknya coba kita lihat kembali iklan sepeda motor mereka pada masa lampau, bahkan mungkin saat saya atau sobat masih belum lahir.. hehehe.. 🙂
Mungkin beberapa blogger pernah mempublishnya, tapi tidak ada salahnya kita tampilkan lagi, siapa tau ada sobat yg belum pernah melihatnya.
So, cekidot foto-foto iklan jadulnya :
Gimana mas bro & mbak sist, keren-keren kan iklannya.. Motor-motor tersebut saat itu mungkin sudah sangat keren, ibarat Supra X dan Jupiter MX, atau CBR 150R dan YZF R15 pada masa sekarang ini.
Diantara iklan-iklan tersebut ada Yamaha RD125K dan Honda CB200, liat aja mesinnya masbro, mbaksist, mantap kan.. Jadi dua pabrikan raksasa ini pernah mengedarkan motor yg sangat keren pada masanya. Saling mengadirkan sosok motor keren pada waktu itu.
Atau mungkin diantara sobat ada yg pernah memiliki salah satu dari motor-motor diatas? Atau mungkin juga kepunyaan orang tua atau kakek nenek dari sobat sekalian? Silahkan share di kolom komentar.
Semoga berguna.
(Prast)
Image source : from search engine
Komparasi Data Uji Performa Honda Old CBR 250R VS New CBR 250R – Power dan Top Speed Meningkat, 26.17 hp on Wheel Versi DynoMite Juni 1, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.Tags: Komparasi Data Performa, Old CBR 250R vs New CBR 250R
43 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga diberi kelancaran dalam menjalankan aktifitas. Bahasan kali ini masih terkait dengan hasil uji performa Honda New CBR 250R Dual Headlamp. Bagi yg belum membacanya, dapat mengakses artikel berikut ini :
Hasil Uji Performa Honda New CBR 250R Dual Headlamp – Top Speed 165 km/jam on Speedometer.
https://prasetyo676.wordpress.com/2014/05/30/hasil-uji-performa-honda-new-cbr-250r-dual-headlamp-top-speed-165-kmjam-on-speedometer/
Sekarang kita lanjutkan pembahasannya dengan melakukan komparasi data dengan versi sebelumnya, yaitu Old CBR 250R Single Headlamp. Untuk data yg saya ambil bersumber dari tabloid MotorPlus edisi 796.XV.28 Mei – 03 Juni 2014 serta tabloid Otomotif edisi 04:XXIV 29 Mei – 04 Mei 2014.
Seperti pada artikel sebelumnya, bahwa New CBR 250R ini beserta dengan old CBR 250R sudah dilakukan uji performa oleh team dari tabloid Otomotif. Hasilnya sang New CBR 250R memiliki power dan top speed lebih tinggi dari versi lamanya.
Pengukuran dengan dynamometer Dynojet 250i milik Sportisi Motorsport di Rawamangun, Jakarta Timur menunjukkan New CBR 250R dapat menghasilkan power 23.33dk/10050rpm. Power tersebut lebih besar daripada old CBR 250R yg juga diuji dengan alat yg sama, yaitu hanya 22.09dk/8600rpm. Selanjutnya untuk torsi yg dihasilkan oleh New CBR 250R adalah 19.80Nm/7500rpm, hasil tersebut agak lebih kecil dari versi old yg mampu menghasilkan 19.93Nm/6700rpm.
Oiya, hasil uji power dan torsi yg terukur di atas adalah on wheel, alias di roda belakang.
Data hasil uji performa New CBR 250R :
0-60 km/jam : 3.4 detik
0-80 km/jam : 5.3 detik
0-100 km/jam : 8.2 detik
0-100 m : 6.6 detik
0-201 m : 10.2 detik
0-402 m : 16.2 detik
Top speed on Speedometer : 165 km/jam
Top speed on Racelogic : 150.7 km/jam
Honda Mobilio Best Fuel Consumption Tembus 22.8 km/liter Mei 30, 2014
Posted by prasetyo676 in Car, Honda.Tags: Fuel Consumption, Honda Mobilio
40 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat wal afiat dan diberikan kelancaran dalam menjalankan aktifitas. Oke, kali ini beralih pembahasan ke dunia roda empat, yaitu Honda Mobilio. Yup, sang LMPV atau Low Multi Purpose Vehicle ini memang cukup fenomenal di kancah otomotif roda empat. Dari sejak kemunculannya di IIMS 2013 pun sudah mengundang antusias baik penggemar mobil maupun para biker yg mengidamkan tunggangan roda empat buat keluarga. Desain bagian depannya yg hampir mirip dengan Honda Brio, ditambah desain bagian buntut yg terlihat seksi dan elegan memang menampilkan kesan fresh dibanding kompetitor yg lebih dahulu beredar.
Pada tahun ini, bahkan Honda Mobilio berhasil meraih predikat Car of the Year 2014, versi Otomotif Award. LMPV buatan Honda ini memang sangat diterima oleh masyarakat, terlihat dari jumlah penginden yg membludak serta posisi penjualannya yg saat ini berhasil bertengger pada peringkat ke 2, di bawah Toyota Avanza.
Oiya sekedar informasi, mulai pertengahan Mei 2014, harga Honda Mobilio mengalami revisi kenaikan. Untuk besaran kenaikan harganya, dapat dilihat pada data berikut ini :
Tipe S (M/T) : Rp. 159.5 jt menjadi Rp. 162.5 jt
Tipe E (M/T) : Rp. 179 jt menjadi Rp. 182 jt
Tipe E CVT : Rp. 189.5 jt menjadi Rp. 192.5 jt
Tipe Prestige : Rp. 198 jt menjadi Rp. 201 jt
Harga tersebut di atas adalah OTR Jabodetabek
So, kenaikan harganya berkisar 3 jt rupiah.
Lanjut ke bahasan utama, yaitu mengenai upaya PT. Honda Prospect Motor (HPM) untuk membuktikan keiritan konsumsi bahan bakar Mobilio, maka diselenggarakan sesi test drive yg pesertanya terdiri dari konsumen pengguna Mobilio (menggunakan mobil sendiri), para calon konsumen yg menggunakan mobil dari dealer Honda, serta para rekan media. Target yg ingin dipecahkan adalah 20.5 km/liter yg merupakan rekor dari team tabloid OTOMOTIF.
Rute yg ditempuh sejauh 56 km, yg dimulai dari dealer Honda Autoland, Kelapa Gading, Jakarta, menuju ke Taman Budaya Sentul, Bogor, Jawa Barat. Pada kesempatan kali ini, rekor yg tercipta berhasil diraih lagi oleh rekan media, yaitu team tabloid OTOMOTIF, yaitu 22.8 km/liter.. woow… iritnya.. 🙂
Selanjutnya untuk hasil secara umum, diluar rekor tersebut diperoleh konsumsi 22.5 km/liter yg diraih oleh Wahyu Triono, seorang pengguna Mobilio asal Bekasi. Di tempat berikutnya diisi oleh Ari Syahrial yg merupakan calon konsumen Honda Mobilio, dia berhasil mencatatkan 21.3 km/liter.
Untuk data lengkapnya, dapat disimak di bawah ini :
Rekor Umum : 22.8 km/liter
Kelas Super Hemat :
1. 22.5 km/liter
2. 21.3 km/liter
3. 20.5 km/liter
Kelas A :
1. 19.9 km/liter
2. 19.1 km/liter
3. 18.9 km/liter
4. 18.9 km/liter
5. 18.5 km/liter
Kelas B :
1. 19.8 km/liter
2. 19.3 km/liter
3. 18.9 km/liter
4. 18.6 km/liter
5. 18.6 km/liter
So, bagaimana menurut brother dan sister mengenai konsumsi bahan bakar dari Honda Mobilio pada event test drive di atas, apakah sudah super irit? Yup, rahasia pencapaian rekor tersebut diungkapkan oleh Wahyu Triono, yg menggunakan Honda Mobilio tipe E CVT, dia mematok kecepatan tidak melebihi 60 km/jam dengan rata-rata putaran mesin 1000 rpm, serta kondisi AC hidup. Cara berkendara memang cukup berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar, selain karena spesifikasi mobil itu sendiri.
Last, apabila sobat sekalian mempunyai pendapat mengenai hasil konsumsi bbm Honda Mobilio ini, ataupun ingin sharing mengenai pengalaman mengendarai Honda Mobilio maupun merk kompetitornya, silahkan ketik di kolom komentar, agar dapat menjadi tambahan referensi bagi para brother dan sister lainnya yg saat ini sedang bimbang menentukan pilihan saat akan membeli mobil kategori LMPV (Low Multi Purpose Vehicle).
(Prast)
Hasil Uji Performa Honda New CBR 250R Dual Headlamp – Top Speed 165 km/jam on Speedometer Mei 30, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.Tags: Honda New CBR 250R, Test Ride
67 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan diberi kelancaran dalam menjalankan aktifitas.
Pada kesempatan ini kita bahas mengenai hasil test ride dan uji performa Honda New CBR 250R dual headlamp. Yup, jagoan Honda di kelas sport fairing 250cc ini sudah diperkenalkan ke publik pada beberapa waktu lalu. Diberitakan bahwa performa New CBR 250R ini mengalami peningkatan dari versi sebelumnya. Namun saat itu baru sekedar informasi dan spesifikasi di atas kertas, untuk pembuktiannya perlu dilakukan test ride aktual di jalanan.
Nah, media Otomotif berkesempatan untuk mengeksplore motor flagship Honda di Indonesia ini, dan hasilnya dipaparkan secara lengkap pada tabloid Otomotif edisi 04:XXIV 29 Mei – 04 Juni 2014.
Untuk hasilnya, akan kita bahas pada ulasan di bawah ini.
Desain :
Untuk hal yg satu ini, sudah dibahas pada waktu motor ini dilaunching. Tampilan New CBR 250R semakin sporty dengan pengaplikasian dual headlamp, layaknya sang kakak, CBR 1000RR Fireblade. Tampang depan sudah oke punya, sayangnya untuk bagian buntut masih dianggap kurang sporty, karena masih mengaplikasi behel model tanduk, seperti yg sudah di terapkan pada Honda Tiger Revolution, maupun CBR 250R versi sebelumnya. Meskipun begitu, keberadaan behel model tanduk tersebut sebenarnya cukup membantu saat menggeser motor waktu di parkiran, maupun sebagai pegangan boncenger yg bukan muhrimnya.. 🙂
Tampak depan yg lebih sporty dengan dual headlamp :
Lekukan Fairing bagian samping yg juga menyerupai CBR 1000RR :
Tampilan secara keseluruhan, tampak samping :
Bentuk bagian buntut lengkap dengan behel model tanduk yg fenomenal :
Ergonomi :
Dengan posisi setang di atas yoke, membuat posisi rider tidak terlalu menunduk, sehingga menunjang kenyamanan, lengan tidak cepat pegal. Kemudian bagi sang boncenger pun juga cukup nyaman, karena jok belakang tidak terlalu tinggi, serta posisi duduk lebih menyatu dengan sang rider. Model jok baru, pada bagian sisi depan lebih sempit, sehingga lebih enak saat dijepit.
Handling :
Untuk pemakaian harian cukup nyaman, mudah diajak belok-belok, serta nurut walaupun saat kecepatan tinggi. Redaman suspensi cukup bagus, penuh kompromi, sehingga saat ketemu jalan tidak rata masih terasa nyaman, serta pada saat kecepatan tinggi tetap stabil.
Riding Impresion dan Hasil Uji Performa :
Karakter mesin lebih smooth pada rpm rendah, sehingga memberikan kenyamanan saat dipakai harian, karena motor tidak liar. Kemudian tidak perlu sering tahan setengah kopling, serta tuas kopling cukup enteng saat ditarik, sehingga tidak membuat jari kiri pegal saat melewati jalanan macet. Perpindahan gigi presneling cukup gampang dan ringan. Penggunaan judder spring ternyata punya andil di sini. Selanjutnya hal yg terasa kurang enak adalah hembusan hawa panas mesin dari kipas radiator yg berhembus ke kaki. Sepertinya hal ini agak umum di motor sport full fairing.
Sebagai informasi dari pabrikan, bahwa New CBR 250R diklaim memiliki power 28.16dk/9000rpm on crankshaft. Lebih besar dari versi old yg hanya 26.82dk/8500rpm.
Selanjutnya untuk memastikan performa mesin secara actual, maka dilakukan pengukuran dengan dynamometer Dynojet 250i milik Sportisi Motorsport di Rawamangun, Jakarta Timur. Hasilnya New CBR 250R dapat menghasilkan power 23.33dk/10050rpm. Power tersebut lebih besar daripada old CBR 250R yg juga diuji dengan alat yg sama, yaitu hanya 22.09dk/8600rpm. Selanjutnya untuk torsi yg dihasilkan oleh New CBR 250R adalah 19.80Nm/7500rpm, hasil tersebut agak lebih kecil dari versi old yg mampu menghasilkan 19.93Nm/6700rpm.
Oiya, hasil uji power dan torsi yg terukur di atas adalah on wheel, alias di roda belakang.
Lanjut ke hasil uji akselerasi dan top speed New CBR 250R ini.
Honda New CBR 250R ini dapat berakselerasi dari 0-60 km/jam dalam waktu 3.4 detik, agak lebih lambat dari versi old yg mampu mencatatkan 3.1 detik.
Selanjutnya untuk akselerasi 0-100 km/jam, si New CBR 250R berhasil mencatatkan waktu 8.2 detik, hasil tersebut lebih cepat apabila dibandingkan versi old yg 8.4 detik.
Kemudian untuk pencapaian jarak 0-100 meter, New CBR 250R membutuhkan waktu 6.6 detik, hasil ini agak lebih lambat dari versi old yg hanya butuh waktu 6.5 detik saja.
Namun untuk jarak 0-402 meter, sang New CBR 250R berhasil membukukan waktu 16.2 detik, sedikit lebih cepat dari versi old yg 16.2 detik.
Lanjut ke urusan topspeed, Honda New CBR 250R yg memiliki final ratio 36/14 ini berhasil mencatatkan angka 165 km/jam pada speedometer. Hasil tersebut lebih cepat dari versi pendahulunya yg hanya 160 km/jam.
Oiya, topspeed 165 km/jam yg tertera di speedometer tersebut, apabila dilihat pada data Racelogic adalah 150.7 km/jam. So, silahkan dihitung penyimpangan nilai speedometer nya berapa persen.. 🙂
New CBR 250R ini memiliki rasio gear lebih rapat pada gigi 5 dan 6, sehingga fungsi gigi 6 tidak hanya sekedar untuk menghaluskan putaran mesin, tetapi juga menambah kecepatan.
Hal ini dapat dilihat saat gigi 5 sudah digas mentok sampai limiter pada 10800rpm, kecepatan yg dihasilkan adalah 155 km/jam. Kemudian saat naik ke gigi 6, maka kecepatan puncak naik menjadi 165 km/jam, itu pun sebenarnya masih mau naik lagi meskipun pelan.
Data hasil uji performa New CBR 250R :
0-60 km/jam : 3.4 detik
0-80 km/jam : 5.3 detik
0-100 km/jam : 8.2 detik
0-100 m : 6.6 detik
0-201 m : 10.2 detik
0-402 m : 16.2 detik
Top speed on Speedometer : 165 km/jam
Top speed on Racelogic : 150.7 km/jam
Konsumsi Bahan Bakar :
Pengukuran konsumsi bahan bakar dilakukan dengan cara menggunakan New CBR 250R ini menyusuri jalanan di seputar Jakarta, dengan jarak tempuh 476.8 km menghabiskan bahan bakar Pertamax sebanyak 17.86 liter, sehingga konsumsi rata-rata nya adalah 26.7 km/liter.
Kesimpulan hasil test ride team Otomotif :
Dari hasil review team tabloid Otomotif, maka dapat disimpulkan kelebihan dan kekurangan New CBR 250R.
Kelebihan :
1. Tampang Sporty ala CBR 1000RR.
2. Posisi duduk nyaman baik pengendara maupun pembonceng.
3. Karakter tenaga pas untuk harian.
Kekurangan :
1. Terasa sedikit getar di 7000rpm ke atas.
2. Klakson susah diaktifkan, karena jauh dari jangkauan.
3. Panas mesin terasa di kaki saat macet.
So, sudah gamblang kan hasil review test ride yg telah dilakukan oleh team tabloid Otomotif tersebut. Semoga nantinya Prast 676 juga berkesempatan untuk mencobanya langsung, sehingga bisa mengungkapkan review secara pribadi, karena masih terasa belum puas apabila kita belum mencobanya sendiri.
Oiya, brother dan sister, hasil pengujian team Otomotif ini agak berbeda dengan hasil pengujian team MotorPlus, terutama pada hasil uji akselerasi dan top speed. Semoga nanti bisa Prast 676 bahas di next artikel.
Last, bagaimana pendapat sobat mengenai performa New CBR 250R ini? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)
Photos : dapurpacu.com











































