Honda CB400 Super Four Sangat Cocok Bila Dipasarkan di Indonesia April 18, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.82 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan aktifitasnya berjalan lancar.
Dikarenakan kesibukan penulis, artikel yg sedianya saya publish beberapa hari kemarin, jadi sempat tertunda. Meskipun saat ini sedang ramai pemberitaan tentang YZF R15 di dunia internet maupun per blogger-an, saya coba membahas motor lain saja, sebagai inter mezzo sekaligus menambah referensi bagi sebagian biker yg menginginkan motor berkapasitas mesin kelas menegah.
Oke, langsung saja, kali ini akan kita bahas salah satu moge entry level dari pabrikan motor terbesar di dunia, Honda.
Yup, yg akan kita bahas kali ini adalah Honda CB400 Super Four (CB400SF) yg sudah cukup dikenal oleh sebagian biker di sini.
Honda CB400SF adalah moge entry level yang diproduksi oleh Honda di plant Kumamoto, dari tahun 1992 sampai dengan saat ini.
Motor ini tersedia di Jepang, Asia Tenggara dan Australia.
Meskipun begitu, ternyata motor ini juga tersedia dalam kondisi second hand di beberapa negara lainnya.
Model History
Honda CB400SF diperkenalkan di Jepang pada tahun 1992, dengan basis mesin mirip dengan yg digunakan CBR400RR versi awal, dan CB-1. Motor ini aslinya hanya dijual di Jepang (JDM), tetapi kemudian juga tersedia untuk pasaran Singapura dan Australia pada tahun 2008.
CB400 dibuat dengan tipikal pasar domestik Jepang mulai tahun 1970an, dan dilakukan update dengan teknologi modern.
Honda CB400SF didesain dengan model naked retro, disandingkan dengan mesin 4 silinder inline, yg sangat halus.
Model yg diadopsi oleh CB400SF ini meskipun terkesan jadul, tapi justru di situ kelebihannya. Karena model dengan desain tersebut lebih everlasting, tidak mudah termakan jaman.
Modelnya agak mirip dengan Old Honda Megapro 160cc, tetapi tentu saja dimensi CB400SF jauh lebih besar, lebih kekar, lebih macho, dan pasti lebih menawan.
Mulai tahun 1999 juga tersedia CB400 Super Bold’or di Jepang, yang dilengkapi dengan fairing kecil di sekeliling headlamp nya. Model tersebut juga sering disebut Super Bol D’Or.
Mengenai perkembangan model CB400 Super Four adalah sebagai berikut :
Generasi tahun 1992 – 1999 :
CB400 Super Four (1992) diproduksi antara tahun 1992 sampai dengan 1999, yg tersedia dalam berbagai varian warna.
Pada tahun 1994 sempat dilakukan minor change pada bagian mesinnya, yg bertujuan untuk memperbaiki efisiensi.
Selain itu, dilakukan juga penambahan cluster instrumen baru, yg dilengkapi dengan indikator bahan bakar yg diletakkan pada area tachometer.
Generasi tahun 1999 – 2002 :
Honda CB400 VTEC (Spec I) pada tahun 1999 memperkenalkan perubahan yg cukup besar pada bagian mesin, dengan melakukan penambahan sistem VTEC. Dengan sistem VTEC ini, meskipun mesin yg digunakan adalah 4 silinder dengan mengaplikasikan 4 katup pada tiap silindernya, namun saat di bawah 6750 rpm, sistem ini akan me-non aktifkan 1 katup buang (exhaust) dan 1 katup isap (intake).
Dengan metode tersebut, maka akan memperbaiki power para range low dan mid. Sementara itu, performa akan meningkat saat rpm tinggi, karena 4 buah katup tiap silindernya beroperasi semua.
Honda CB400 VTEC (Spec I) juga menunjukkan perbaikan dari sisi konsumsi bahan bakar, perbaikan pada sisi handling dan suspensi, serta bobot yg lebih ringan dari CB400 Super Four (SF).
Generasi tahun 2002 – 2003 :
CB400 VTEC (Spec II) (2002) terdapat perubahan pada sistem operasi VTEC yang menerapkan operasional ke-empat buah katup pada tiap silindernya beroperasi mulai 6300 rpm pada seluruh gear.
Model ini juga mengenalkan beberapa perubahan minor pada bagian mesinnya, diantaranya adalah penambahan HISS ignition security system dan perubahan desain pada panel instrumen.
Generasi tahun 2003 – 2007 :
CB400 VTEC (Spec III) (2003) terdapat perubahan pada sistem operasi VTEC yang menerapkan operasional ke-empat buah katup pada tiap silindernya beroperasi mulai 6300 rpm pada gear 1 sampai 5, dan 6750 rpm pada gear ke 6. Perubahan minor yg lainnya adalah ketinggian tempat duduk yg dibuat lebih rendah, penambahan behel pegangan buat pembonceng, sorta perubahan lampu belakang menjadi tipe LED yg semakin terlihat keren.
CB400 VTEC tersedia baik versi naked maupun versi half fairing Super Bol D’Or.
Generasi tahun 2008 – Saat ini :
CB400 Super Four – Revolution (2008) memperkenalkan sistem PGM-
FI Fuel Injection pada keluarga Honda CB400, yg semakin memperbaiki tingkat efisiensi pada konsumsi bahan bakar.
Sistem operasi VTEC yang disempurnakan, seperti pada saat gear 1-5, maka 4 buah katup tiap silindernya akan bekerja pada 6300 rpm dengan bukaan throttle yang lebar, atau juga bila 6750 rpm.
Kemudian pada sistem baru ini, VTEC juga akan beroperasi saat 6750 rpm pada gear 6 setiap saat.
Dimulai dengan tipe Revo, perangkat rem ABS menjadi salah satu opsi pada Honda CB400, dan terdiri dari sebuah versi, yaitu Combined-ABS.
Sistem ABS pada Honda CB400 mempunyai 3 buah piston caliper pada rem depan, bukan tipe 4 piston sistem oposit standar.
CB400 Revo tersedia dalam versi naked CB400 dan half fairing Super Bol D’Or.
Berikut ini spesifikasi Honda CB400 Super Four secara umum (spesifikasi dapat berbeda untuk tiap generasi pada beberapa item) :
Pabrikan : Honda
Kelas : Naked bike
Mesin : DOHC inline 4-cylinder, NC42E, 4-stroke, 4 Valve
Sistem pendingin : Water-cooled
Bore x stroke : 55 mm × 42 mm (2.17 in × 1.65 in)
Rasio kompresi : 11.3:1
Power : 39 kW (52 hp) @ 10,500 rpm
Torque : 38 N·m (28 ft·lb) @ 9,500 rpm
Transmisi : 6-speed, wet multi-plate clutch, chain drive
Jarak sumbu roda : 1,410 mm (56 in)
Dimensi : P 2,040 mm (80 in), L 725 mm (28.5 in), T 1,070 mm (42 in)
Tinggi tempat duduk : 755 mm (29.7 in)
Kapasitas tangki bahan bakar : 18 L (4.0 imp gal; 4.8 US gal)
Dengan power berkisar antara 52-53 hp, tentu saja itu sudah lebih dari cukup untuk digunakan pada kondisi lalu lintas atau jalanan di Indonesia. Torsi yg dihasilkan pun tergolong mumpuni, 38 Nm.
Dimensi secara keseluruhan dan tinggi tempat duduk juga masih sesuai dengan postur rata-rata orang Indonesia yg memiliki tinggi badan berkisar antara 165-170 cm.
Honda CB400SF juga lumayan mudah ditemui keberadaannya di Indonesia. Kondisinya juga banyak yg mesinnya masih terawat dan body masih mulus.
Harga Pasaran
Untuk range harga second, di pasaran berkisar mulai dari 30an juta rupiah, sampai dengan 85an juta rupiah untuk tahun 1992 sampai 1998. Harga tersebut tergantung tahun pembuatan, kondisi motor, dan juga kelengkapan surat-surat nya.
Berikut ini salah satu contoh iklan Honda CB400 Super Four second yg ditawarkan di internet :
Untuk CB400 Baru, buatan tahun 2013 ke atas, harga pasaran dapat mencapai 200jt, apabila kita membelinya lewat Importir Umum (IU), tergantung nilai fluktuasi yen terhadap rupiah. Lumayan wow juga harga tersebut, untuk ukuran motor 400cc. Tetapi harga tersebut terbayarkan dengan kualitas finishing yg bagus, teknologi mesin modern, serta pride yg nilainya susah diukur.
Bisa dilihat harga Kawasaki Estrella yg masih mengadopsi mesin air cooled, 250 cc, 1 silinder saja hampir menyentuh level 70 juta rupiah, karena motor-motor tersebut didatangkan dari negara Jepang.
Honda CB400 Super Four dapat menjadi salah satu pilihan tepat bagi para biker yg ingin naik kelas dari motor sport 200-250 cc ke kelas moge entry level.
Akan sangat menarik apabila Astra Honda Motor (AHM) selaku APM Honda, sudi untuk memasarkannya secara resmi di Indonesia. Karena power serta dimensi moge ini masih layak untuk kondisi jalan di Indonesia secara umum. Selain itu, model CB400 akan memberi opsi lain buat para biker yg selama ini banyak disuguhi moge sport berdesain modern dari pabrikan Jepang yg sudah lebih dulu terjun memasarkan moge di tanah air (Kawasaki, Yamaha, Suzuki).
Semoga AHM melihat potensi tersebut, meskipun model naked retro memang menyasar segmen yg tidak terlalu luas.
Saya pribadi, justru berharap penerus Honda Tiger berdesain seperti CB400 Super Four ini, dilengkapi kaki-kaki kekar yang terlihat gagah.
Aura sport cruiser serta neo classic, serta terlihat elegan, layaknya Honda Tiger 2000 pada awal kemunculannya di tahun 1993.
Untuk review test ride Honda CB400 Super Four, akan saya bahas pada artikel terpisah, jadi ikuti terus ulasan di blog ini.
(Prast)
Update :
Test Ride dan review Honda CB400 Super Four, Smooth dan Easy Riding. Klik link di bawah ini :
https://prasetyo676.wordpress.com/2014/04/19/test-ride-dan-review-honda-cb400-super-four-smooth-dan-easy-riding/
Photos source : Google
Honda FTR 223 cc 2014 Stylish dan Eye-catching April 16, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.21 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan diberikan kelancaran dalam menjalankan aktifitas.
Di tengah gempita berita tentang Yamaha YZF R15, saya justru coba membahas motor berpenampilan jadul dari pabrikan Honda.
Sekedar bahasan ringan dan singkat saja, karena motor ini memang belum dipasarkan di Indonesia, dan saya pun belum pernah menjumpainya secara langsung.
Yup, motor tersebut adalah Honda FTR 2014.
Motor ini berpenampilan flat track bike, berdesain retro classic.
Honda FTR dikenal sebagai motor yg ringan, mudah dikendarai, dan sekaligus stylish.
Spesifikasi Honda FTR 223 secara umum adalah :
Engine : Air cooled, four stroke, single cylinder, SOHC,
Capacity : 223 cc
Bore x Stroke : 65.5 × 66.2 mm
Compression Ratio : 9.0:1
Front Tyre : 120/90-18
Rear Tyre : 120/90-18
Dry-Weight : 119 kg
Fuel Capacity : 7.2 Litres
Model ini akan cukup menarik apabila dipasarkan di Indonesia, karena masih belum mainstream. Tentu akan membikin mata orang melirik ketika melihatnya di jalan, karena modelnya memang eye-catching.
Motor ini dilengkapi dengan mesin berkapasitas 223cc, SOHC, air cooled, tampilan mesin agak mirip dengan mesin kaizen 200cc yg selama ini digunakan oleh Honda Tiger.
Wah, apakah nantinya mesin next Tiger FI menyerupai ini ya?
Kita pantau saja perkembangannya.
(Prast)
Photo : rideapart.com
Persiapan Test Ride Honda CB400 April 12, 2014
Posted by prasetyo676 in Test Ride.20 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister. Pada weekend ini saya pergi ke bengkel untuk membetulkan roda belakang motor saya yg bannya sering kempes, karena bocor halus dari celah bibir velg. Bengkel langganan saya bernama Siantar Motor Sport, yg berada di Jl. M. Hasibuan, Bekasi Timur. Bengkel tersebut ahli dalam bidang modifikasi maupun sekedar servis ringan dan berat.
Kebetulan disana terparkir moge keluaran tahun lama, berwarna hitam. Meskipun moge tersebut sudah berumur, dan dijemur di teriknya matahari, tetapi cat masih terlihat mengkilap. Bukti kualitas motor pada saat itu memang cukup bagus.
Dah, segini dulu ceritanya. Untuk kelanjutannya, nanti akan dibuatkan artikel secara terpisah, biar gak terlalu panjang yg bikin ngantuk bacanya.. hehehe…
(Prast)
Update : Test Ride Honda CB400 Super Four klik link ini ;
https://prasetyo676.wordpress.com/2014/04/19/test-ride-dan-review-honda-cb400-super-four-smooth-dan-easy-riding/
Kenapa Tutup Tangki Next Sport Fairing Honda Harus Rata (CB150 Versi Fairing) April 10, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.25 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat agar lancar dalam beraktifitas. Membaca artikel dari blogger ternama, wak haji Taufik TMC blog, bahwa Project Honda K45 nya AHM yang disinyalir merupakan Versi Full Fairing dari Honda CB 150R SF sepertinya menggunakan Tangki BBM berbeda dimana Tutup tangki bensinnya sudah di desain rata . Bagi yg belum baca artikelnya, bisa baca di sini http://tmcblog.com/2014/04/09/spied-tangki-bensin-hond-cbr-150r-lokal-tutup-tangki-sudah-beneran-rata-nih/
Mengenai bocoran gambar tangki bensin Honda K45, seperti yg di artikel wak haji Taufik TMC blog adalah seperti ini.
Terkait dengan desain tutup tangki model jendul sempat menjadi perbincangan hangat diantara para biker pemerhati motor tipe sport. Bahkan, dulu saat lagi hot artikel komparasi antara NVL vs CBSF di blog-blog ternama, tutup tangki jendul sempat menjadi bahan adu komentar antara FBY dan FBH, yg bikin saya sampai ketawa klo baca komentar – komentar mereka tersebut. Hehehe..
Sekarang kita bahas seberapa penting tampilan tutup tangki motor sport yg akan dikeluarkan oleh AHM (Astra Honda Motor) ini, apakah memang wajib rata atau jendul kayak produk motor-motor sport buatan AHM sebelumnya, seperti Honda Tiger, Megapro, New Megapro, CB150 Street Fire (CBSF), Verza 150. Apakah ada yg salah dengan tutup tangki jendol tersebut?
Menurut opini saya, sebenarnya tidak ada yg salah dengan keberadaan tutup tangki jendul tersebut. Tetapi yg menjadi konsen adalah mengenai kesesuaian desain motor secara keseluruhan.
Sebagai contoh, Honda Tiger masih mengaplikasi tutup tangki jendul. Menurut opini saya, hal tersebut masih dapat diterima, karena desain Honda Tiger adalah Neo Classic, perpaduan desain modern tetapi masih membawa garis desain retro classic, seperti konsep lampu utama besar membulat, bentuk setang yg tinggi, suspensi belakang model double shockbreaker, mesin yg masih menganut SOHC air cooled, dan desain sasis diamond konvensional.
Contoh tampilan tutup tangki jendul pada Honda Tiger Revolution :
Contoh lainnya, dapat kita temukan aplikasi tutup tangki jendul pada motor gede yg masuk kategori high end. Kalau brother dan sister perhatikan moge Harley Davidson, rata-rata mengaplikasi model tutup tangki jendul. Apakah ada yg mengkomplain hal tersebut? Saya rasa hampir semua orang menerimanya, karena klo kita lihat desainnya secara keseluruhan, pengaplikasian tutup tangki jendul tersebut sangat serasi dengan bentuk tangki dan motornya yg mempunyai style classic cruiser. So, penggunaan tutup tangki jendul tidak mengurangi kemewahan serta keindahan desain motor Harley Davidson secara keseluruhan. Bahkan bisa dibilang sangat elegan dan mewah.
Contoh tampilan tutup tangki jendul pada Harley Davidson :
Selanjutnya kenapa motor sport berdesain modern atau full fairing sebaiknya mengaplikasi tutup tangki model rata?
Yup, balik lagi ke point kesesuaian desain tutup tangki tersebut dengan konsep desain secara keseluruhan.
Tutup tangki model rata memberikan kesan modern, simple, tapi keren.
Contoh tampilan tutup tangki model rata, pada motor-motor sport berpenampilan modern atau sport full fairing :
1. Tutup tangki Ducati Monster :
2. Tutup tangki MvAgusta F4 :
3. Tutup tangki Yamaha New Vixion Lightning :
4. Tutup tangki Aprilia RSV4 :
Keren dan serasi dengan desain motornya, sehingga nyaman untuk kita pandang. Jadi, untuk motor sport dengan desain modern maupun motor sport full fairing, penggunaan tutup tangki model rata ini merupakan sebuah tuntutan yg harus dipenuhi. Yup, karena apabila masih mengadopsi tutup tangki model jendul akan merusak keserasian desain secara keseluruhan.
Balik lagi ke Honda K45 yg disinyalir merupakan versi fairing dari CB150R Street Fire, menurut bocoran dari TMCblog katanya sudah mengaplikasi tutup tangki model rata, seperti halnya CBR150R Thailand. Untuk tutup tangki CBR150R Thailand ini pernah diulas oleh blogger-blogger ternama, diantaranya pertamax7.com, iwanbanaran.com, tmcblog.com. Model tutup tangki memang sudah rata, tetapi bukan model engsel seperti yg diaplikasi pada umumnya motor sport full fairing ataupun moge. Tutup tangki Honda CBR150R Thailand bisa dibuka sampai terlepas seperti halnya tutup tangki jendul punya Tiger, Verza, CBSF, New Megapro, Old Vixion.
Seperti inilah penampakan tutup tangki model rata yg diaplikasi di Honda CBR150R Thailand (foto dari blog pertamax7.com & iwanbanaran.com, izin share foto nih mas Ipan dan mas Iwan..) :
Sebenarnya Honda di Indonesia sudah pernah mengaplikasikan tutup tangki model rata di motor sport full fairing Honda NSR 150R yg dipasarkan pada tahun 90an. Bagi yg belum tau mengenai Honda NSR 150R, dapat menuju link berikut ini : http://www.oto-id.com/honda-nsr-150-r-motor-sport-legendaris_1216.aspx
Semoga nantinya Honda K45 atau CBSF versi fairing tampilannya keren dan tutup tangki sesuai dengan garis desain secara keseluruhan.
So, kesimpulan dari ulasan di atas, menurut opini saya adalah :
Tutup tangki jendul cocok diaplikasi di motor berdesain retro classic atau neo classic, serta cruiser bike.
Tutup tangki model rata, cocok diaplikasi di motor baik naked maupun full fairing dengan desain modern.
Jadi, tutup tangki model jendul maupun model rata tetap keren semuanya, asal diaplikasi di motor yg desainnya sesuai.
Bagaimana menurut pendapat brother dan sister? Silahkan dishare di kolom komentar.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)
Honda LS 125, Slim dan Keren April 9, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.44 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat, semoga brother dan sister sudah selesai mencoblos di TPS, guna menyukseskan Pemilu legislatif 2014.
Oke,sekedar inter mezzo aja, kemarin sore di daerah Bekasi Timur, saya disalip sebuah motor sport berpenampilan ramping dan simple, tetapi lumayan keren juga. Sayangnya saya tidak dapat memfotonya karena kondisi sedang naik motor berkopling, serta kondisi jalan juga lumayan rame.
Penampilan motor tersebut cukup slim dan agak kecil, sedikit lebih besar sih klo dibandingkan dengan Yamaha Touch 125.
Saat melihat sasisnya, sekilas terlihat konstruksinya twin spar atau biasa disebut deltabox.
Bentuk buntut kecil, agak lancip di bagian ujungnya, sekilas agak mirip buntut Honda Sonic.
Setelah coba cari gambar di Google, ketemulah si Honda LS 125 yg diproduksi di Thailand. Tampilannya mirip banget dengan motor yg saya lihat kemarin sore, dengan buntut warna kuning.
Berikut ini foto-foto Honda LS 125 yg saya dapat di Google.
Honda LS125.
Ternyata ada juga Honda LS125 yg dimodif pake ban kecil, style drag race, seperti foto di bawah ini.
Spesifikasi Honda LS 125 /R.
Class : Sport
Engine : 123.5 cc (7.54 cu in) single-cylinder
Bore / stroke : 53.3 mm × 50.8 mm (2.10 in × 2.00 in)
Rasio kompresi : 7.0:1
Power : 24 horsepower / 9000rpm
Torsi : 1.97 kgm / 8000rpm.
Transmisi : 6-speed
Suspensi depan : Telescopic fork
Suspensi belakang : monoshock
Ukuran ban depan : 70/90 R17
Ukuran ban belakang : 80/90 R17
Dengan spesifikasi seperti di atas, ternyata Honda LS 125 juga mudah dioprek untuk balapan drag bike. Seperti yg pernah diulas oleh motor.otomotifnet.com. Sang joki, Bowo dan pacuannya Honda LS 125 spek drag race, berhasil meraih podium utama dengan waktu tercepat di 7,366 detik, untuk jarak tempuh 201 meter di ajang Pertamina Enduro KYT Day Battle Dragbike 201M 2012. Seperti inlay tampilan Honda LS 125 yg menjadi Juara Drag bike saat itu :
Untuk top speed, Honda LS 125 ada yg bisa mencapai kecepatan hampir 150 km/ jam. Seperti pada video di YouTube dengan link berikut ini : honda ls 125 clocking top speed standerd: http://youtu.be/Yy6-09lZuFs
Meskipun kurang tau apakah kondisi mesinnya masih full original atau tidak.
Setahu penulis, Honda LS 125 tidak secara resmi dipasarkan oleh AHM di Indonesia. Jadi, apabila ada biker di Indonesia yg memilikinya, apakah melalui jalur Importir Umum ya…
Di pasaran motor second, Honda LS 125 ini ditawarkan kisaran 23 juta rupiah, untuk buatan tahun 2001. Seperti yg ditawarkan di situs jualanmotor.com berikut ini ( http://www.jualanmotor.com/Iklan/Detail/241/motor-dijual-honda-ls-125r-2001-surabaya.html ) :
Bagi brother yg mempunyai informasi lebih detail, maupun pendapat tentang Honda LS 125 ini, bisa dishare di kolom komentar.
Sekian semoga bermanfaat.
(Prast)
Photos : Google
Modifikasi Headlamp Honda Tiger Asymmetric April 7, 2014
Posted by prasetyo676 in Modifikasi.Tags: Honda Tiger Revolution
20 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister.
Sekedar artikel ringan, kali ini akan membahas tentang perubahan headlamp Honda Tiger Asymmetric menjadi headlamp tipe bulat classic. Pada malam Minggu, penulis sempat berkeliling seputar kota Bekasi, sampai waktu menunjukkan pukul 21.30.
Kebetulan penulis lewat jalan depan rumahnya sobat karib, Bro Wahyudi.
Ya dah, mampir aja sekalian silaturahmi, sudah lama gak ketemuan.
Kebetulan hobi Bro Wahyudi ini juga tidak jauh dari dunia otomotif. Tiap kami ketemu, pembicaraan selalu membahas informasi seputar otomotif, baik motor maupun mobil.
Kebetulan motor yg dipake Bro Wahyudi ini adalah Honda Tiger Revolution Asymmetric headlamp, keluaran tahun 2009.
Seperti gambar di bawah inilah tampilan Tiger kepunyaan Bro Wahyudi, sebelum menjalani ubahan lampu.
Namun saat ini, motor kesayangannya tersebut telah menjalani ubahan pada area headlamp nya. Headlamp yg awalnya berbentuk asymmetric, pernah diubah menjadi berlampu bulat, tetapi Bro Wahyudi masih belum merasa puas, karena kualitas batok headlamp yg saat itu dipakai terbuat dari plastik yg mudah oblak di bagian sambungannya. Sehingga saat ini dia memutuskan untuk mengganti batok lampu tersebut dengan model batok lampu bulat yg covernya terbuat dari pelat / logam.
Seperti inilah tampilan headlamp yg batoknya terbuat dari logam tersebut. Maaf klo hasil fotonya kurang begitu jelas, soalnya hanya menggunakan HP Android jadul.. hehehe..
Headlamp tersebut dibelinya seharga 550rb, di bengkel SMS (Siantar Motor Sport) di jalan M. Hasibuan, daerah Bekasi Timur, yg jago modifikasi dan juga spesialis dalam menangani Honda Tiger.
Pada headlamp tersebut tidak tertulis merknya, hanya ada tulisan Motorcycle. Selain batoknya yg terbuat dari pelat logam, headlamp ini juga menggunakan material kaca, serta sudah mengaplikasi lampu H4 seperti yg biasa diaplikasi pada mobil. Mengenai daya lampu, kurang begitu jelas, karena saat itu penulis tidak sempat melihat detail bohlam nya.
Mengenai penampilan headlamp ini saat dinyalakan, dapat dilihat pada foto-foto di bawah ini.
Saat hanya lampu senja yg dinyalakan.
Saat lampu utama dinyalakan.
Mengenai seberapa terang pancaran sinar lampu utama saat dinyalakan, dapat dilihat pada foto-foto di bawah ini.
Lampu dekat yg dinyalakan.
Lampu jauh juga dinyalakan.
So, bagi yg tertarik dengan ubahan headlamp yg dilakukan oleh Bro Wahyudi pada Honda Tiger Revolution Asymmetric kesayangannya, mungkin bisa mendapat inspirasi atau bahkan mencobanya juga.
Oiya, headlamp tersebut dapat diaplikasi pada beberapa jenis motor sport dengan sistem kelistrikan lampu DC.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)
Zoomer X sang Skutik yang Menggoda April 3, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.24 comments
Prast676 – Seperti biasanya, tetap salam penuh semangat brother dan sister semuanya.
Semoga brother dan sister dalam keadaan sehat agar lancar dalam menjalankan aktifitas. Saat ini masih hangat berita tentang peluncuran New Vario 110 FI, New Blade 125 FI, Kawasaki Ninja 250RR mono, Estrella 250, serta berita makin dekatnya launching Yamaha YZF-R15.
Namun, kali ini kita akan mencoba membahas Honda Zoomer X.
Yup, mungkin sebagian dari brother dan sister sekalian, sudah tahu mengenai motor matic buatan Honda ini. Bisa dari baca di internet, tabloid, majalah, atau melihat langsung di pameran maupun dealer motor Importir Umum (IU).
Bahkan mungkin malah sudah ada brother atau sister yang memilikinya.
Oke, lanjuut.. Kali ini kita tidak membahas secara detail teknisnya, tetapi akan coba kita bahas dari segi tampilan dan prospek motor tersebut apabila dipasarkan di Indonesia, negara tercinta ini.
Honda Zoomed X ini saat ini masih diproduksi oleh Honda Thailand.
Tetapi kita juga dapat memilikinya dengan membeli lewat Importir Umum (IU) dengan harga yang lumayan wow..
Sip, kita gas lagi.. langsung kita bahas saja soal desainnya.
Dari tampilannya, motor matic buatan Honda ini cukup unik dan menarik, begitu menggoda bagi orang yang ingin tampil beda, non mainstream.
Tampilan lampu depan Zoomer X terlihat seperti layaknya kepala robot yang terlihat kokoh. Lampu sein model terpisah dari lampu utama, ya mirip lampu sein yang sering diaplikasi di motor batangan, alias motor sport.
Setang Zoomer X menggunakan model pipa yang sengaja didesain uncovered seperti layaknya setang motor-motor cruiser dan diberi warna hitam sehingga terlihat kokoh.
Kita beralih ke bagian speedometer. Pada bagian ini, Zoomer X menggunakan konsol speedometer berbentuk mengkotak model analog. Meskipun masih model analog tetapi terlihat menarik karena bentuk cover mika terdapat lekukan, sehingga kalau dilihat secara keseluruhan menyerupai huruf X.
Disana terdapat fitur kecepatan, total jarak tempuh, indikator isi tangki bahan bakar, serta beberapa lampu indikator. Kemudian, di bawah indikator kecepatan terdapat logo sayap Honda motor.
Zoomer X juga sudah dilengkapi penutup kunci kontak bermagnet (SKS) untuk meningkatkan keamanan motor saat diparkir, seperti layaknya motor-motor baru yang beredar saat ini.
Lanjut lagi brother dan sister…
Kita sekarang mulai membahas sektor kaki-kaki motor matic ini.
Yup, untuk suspensi depan sudah menggunakan tipe upside down yang terlihat kokoh dan mewah. Part inilah point of interest dari Zoomer X ini, boleh dibilang out of the box dibanding motor-motor matic mainstream lainnya yang sudah beredar.
Untuk ukuran roda, Zoomer X mengaplikasikan ukuran diameter velg 12 inch, hal ini juga berbeda dibanding kebanyakan motor matic yang telah beredar di Indonesia, karena pada umumnya menggunakan velg diameter 14 inch.
Lanjut lagi ke sektor bodi. Untuk sektor bodi ini, Zoomer X terlihat simple tetapi sangat menarik. Bisa kita lihat tamplilan bodinya yang minimalis dan unik.
Bagasi Zoomer X dapat dipasang ataupun dilepas. Saat kondisi default tanpa memasang bagasi, maka akan terlihat rongga di bawah jok yang memungkinkan kita untuk membawa barang yang dimensinya panjang, seperti skateboard.
Untuk spatbor belakang juga terdapat mud guard yang posisinya dekat dengan roda belakang, sehingga terlihat unik dan menarik.
Mud guard ini berfungsi menahan cipratan tanah, lumpur, kotoran, air, saat melintasi jalanan becek atau basah.
Tampilan mud guard seperti ini biasa kita lihat di motor kategori sport seperti Bajaj Pulsar 135, Ducati Diavel, dll.
Last…, bagaimana peluang Zoomer X ini kalau dipasarkan di Indonesia?
Menurut opini saya, sangat punya prospek yang bagus, karena dapat menjadi pilihan bagi para rider yang menginginkan motor matic tetapi tampilannya out of the box serta trendy.
Bisa juga menjadi opsi para rider yang biasanya menggunakan motor sport tetapi pengen juga memiliki motor matic yang terlihat kokoh dan keren.
Yup, semoga saja Astra Honda Motor (AHM) selaku APM Honda di Indonesia mau memasarkan Zoomer X ini di negara kita tercinta ini.
Kita lihat saja nantinya brother dan sister.
Bagaimana pendapat brother dan sister?
Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)
Photos : Prast676
Honda Tiger Sang Legendaris Maret 31, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.60 comments
Salam penuh semangat brother dan sister semuanya.
Kali ini kita akan membahas Honda Tiger sang legendaris yang kabarnya mulai stop produksi dari akhir tahun 2013.
Untuk motor yang masih tersedia di dealer pada tahun 2014 ini, informasinya hanyalah sisa stock.
Sebenarnya artikel ini sudah siap dipublish dua hari yang lalu, tetapi nunggu moment yang pas. Eh kebetulan hari ini, tanggal 31 Maret 2014, blogger kondang, mas IWB (iwanbanaran.com) memposting tentang kabar penerus Honda Tiger yang masih belum gamblang informasinya, http://iwanbanaran.com/2014/03/31/disindir-tentang-new-tiger-fi-ahm-hanya-tertawa/#comment-576134.
Nah, kayaknya pas klo hari ini saya release saja artikel tentang Honda Tiger, sekedar mengingat kembali kisah perjalanan motor yang sudah masuk kategori legendaris ini.
Oke, lanjut.. Siapa sih yang tidak kenal Honda Tiger, saya yakin rata-rata orang dari kota sampai dusun sudah mengenalnya, karena motor ini sudah mengaspal selama 20 tahun.
Honda Tiger sudah terkenal reputasi akan ketangguhan mesinnya yang cocok buat berkendara jarak jauh. Spare part juga mudah ditemui di bengkel secara umum.
Honda Tiger merupakan sepeda motor dengan kapasitas mesin tertinggi yang diproduksi oleh PT Astra Honda Motor (AHM) untuk saat ini. Karena untuk motor dengan kapasitas mesin lebih besar, seperti Honda CBR250R masih berstatus import dari Thailand.
Kita lanjut lagi pembahasannya, brother dan sister…
Diperkenalkan pertama kali pada bulan Agustus 1993, Honda Tiger telah terjual lebih dari 440,000 unit (per April 2012).
Dahulu, motor ini menjadi simbol kemapanan dari rider yang memilikinya. Di saat kompetitor masih pada fokus di sport 2 tak, justru Honda melihat peluang dengan memasarkan Tiger 2000 yang terlihat mewah, elegan, macho, dan tampilan neo classic moge look pada saat itu.
Mengenai detail perubahan tiap generasi adalah akan dijelaskan pada uraian di bawah ini :
Honda Tiger 2000
Generasi ini terbagi menjadi dua periode, yaitu :
1. Super Cruiser
Kode produksi: GL-200
Tahun produksi: 1993 – 2002
Variasi warna:
1993 – 1996: Hijau gelap, merah marun, biru keunguan,
dan kuning yang merupakan edisi terbatas.
1996 – 2002: Perak, hitam.
1998 – 2002: Merah, perak.
Ciri khas:
Lampu belakang dan lampu rem belakang menggunakan
satu bohlam .
Lampu depan menggunakan reflektor multilensa.
Handlebar belakang terpisah kiri dan kanan.
Indikator speedometer dan tachometer berwarna hijau dengan dasar putih.
Logo Tiger 2000 pada tangki masih berjenis stiker (1993
– 1996), lalu berganti menjadi emblem logam (1997 – 2002).
Rumah lampu depan & lampu sein warna hitam (1993 –
1996), lalu berlapis chrome perak (1997 – 2002).
Velg jari-jari (1993 – 1998), lalu ada pilihan velg palang
dengan palang 6 bermerek Enkei (1998 – 2002).
Desain persis seperti Honda CBX200 dari Brasil.
2. New Super Cruiser
Honda pada periode produksi ini memiliki sedikit perubahan
pada desain dan warna dari generasi sebelumnya.
Kode produksi: GL-200S
Tahun produksi: 2002 – Oktober 2006
Variasi warna:
2004: permulaan varian dual tone color, perak dan hitam.
2005: muncul varian warna biru (velg jari-jari).
Perubahan desain bodi:
Lampu belakang dan lampu rem belakang menggunakan
2 bohlam berjajar horizontal.
Lampu depan menggunakan reflektor diamond-cut .
Handlebar belakang menyatu.
Indikator speedometer dan tachometer berwarna jingga
dengan dasar kelabu.
Logo Tiger 2000 pada tangki berjenis emblem logam.
Rumah lampu depan dan lampu sein berlapis chrome perak.
Honda Tiger Revolution Cruiser
Pada Honda Tiger generasi ini dilakukan perubahan total
pada desain tangki, bodi, stoplamp, peredam kejut, dan
sistem knalpot.
Kode produksi:
GL-200D (velg jari-jari)
GL-200R (velg palang)
Tahun produksi: Oktober 2006 – November 2008
Pilihan warna: Hitam, Merah marun, Biru, Perak
Perubahan desain:
Tangki baru dengan shroud besar.
Desain bodi belakang berbentuk meruncing.
Lampu rem belakang menggunakan dua bohlam berjajar vertikal.
Lampu depan menggunakan reflektor diamond-cut dengan
tambahan mini visor di atasnya.
Handlebar belakang terpisah kiri dan kanan.
Logo baru berjenis stiker pada tangki bertuliskan TIGER.
Desain velg baru bermerek Enkei.
Shockbreaker belakang dengan tambahan reservoir oli
(untuk versi velg palang).
Blok crankcase mesin kiri dan kanan dicat hitam doff.
Desain knalpot baru dengan pelindung panas.
Diperkenalkannya SASS (secondary air supply sistem)
untuk mengurangi tingkat emisi gas buang knalpot.
Honda Tiger New Revolution Cruiser
Generasi ini terbagi atas 3 periode, yaitu :
1. Honda Tiger 2008
Honda Tiger produk tahun ini dirilis dengan moto
“Legendary Ride, New Spirit!” yang menggambarkan
semangat baru dari sang legenda produksi Astra Honda
Motor. Pada periode ini terdapat perubahan utama pada
headlight, panel meter, shroud, tail light, dan muffler heat
protector.
Kode produksi: GL-200R1
Tahun produksi: November 2008 – 2010
Variasi warna:
Hitam
Abu-abu
Ciri lain:
Desain shroud model baru.
Lampu belakang menggunakan dua jenis berbeda: LED
(lampu rem) dan lampu pijar (lampu senja).
Lampu depan desain baru: asymmetric headlamp dengan
lampu utama berbentuk bulat dan lampu jauh berbentuk
persegi.
2. Honda Tiger 2010
Pada periode ini terdapat lebih banyak pilihan, single dan
asymmetric lamp. Honda Tiger pada generasi ini memiliki 2
varian yang diproduksi secara paralel, yaitu versi
asymmetric headlamp (yang sudah lebih dahulu muncul)
dan varian terbaru single headlamp.
Kode produksi: GL-200RA1 (single headlamp)
Tahun produksi: 2010 – 2012
Variasi warna menggunakan tema nama-nama pegunungan
di Indonesia dan dunia:
Single headlamp:
Black Bromo
Red Krakatau
Grey Leuser
Dual headlamp:
Black Makalu
Red Shavano
Grey Elbrus
White Cartenz
3. Honda Tiger 2012
Pada tahun 2012, Astra Honda Motor merilis Honda Tiger
dengan empat variasi warna dan striping baru yang
menggambarkan penghormatan, kepercayaan, kesetiaan,
dan persatuan komunitas pemilik Honda Tiger yang
berjumlah 200 komunitas dengan 20.000 anggota. Empat
warna Honda Tiger tersebut adalah:
Respect Red
Trust Violet
Loyal White
Unity Black
Periode ini merupakan produk terakhir dari Honda Tiger
New Revolution Cruiser, dan pertanda akan terlahirnya
produk dari Astra Honda Motor yang lebih inovatif dengan
merek dagang berlabel Tiger dengan sistem injeksi bahan
bakar dan tampilan yang lebih futuristik.
Edisi spesial
Honda Tiger pernah beberapa kali dijadikan sebagai hadiah
dari undian yang diselenggarakan oleh beberapa produsen,
yaitu:
1. Sprite memberikan Honda Tiger 1996 dengan cat khusus
bermotif khas minuman ringan tersebut, dengan warna biru
dan hijau.
2. Castrol memberikan Honda Tiger 2005 dengan modifikasi
full fairing dengan cat bermotif khas produsen oli tersebut.
Berikut ini adalah spesifikasi Honda Tiger (spesifikasi ini ada yg berbeda untuk beberapa generasi) :
Produsen : Astra Honda Motor
Nama lain : GL-200
Tahun Produksi : 1993-2013
Mesin 200 cc (pembulatan), 4 langkah SOHC, berpendingin udara
Bore x Stroke : 63,5 x 62,2 mm
Perbandingan Kompresi 9,0 : 1
Daya on crankshaft : 17,4 PS / 8.500 RPM
(16, 7 PS Tiger Revolution series)
Torsi on crankshaft : 1,62 kgf.m / 6.500 RPM
Pengapian : CDI-AC, Magneto
Sistem transmisi : 6 percepatan berpola 1-N-2-3-4-5-6
Rangka : Pola berlian
Suspensi Depan : teleskopik
Suspensi Belakang : peredam kejut ganda dengan pengaturan
Rem Depan : cakram
Rem Belakang : tromol/cakram
Ban Depan : 2,75 – 18 – 42L
Ban Belakangn : 100/90 – 18 – 47P
Jarak sumbu roda : 1330 mm
Dimensi keseluruhan : P 1990 mm, L 742 mm, T 1035 mm
Tinggi jok dari lantai : 740 mm
Berat : 123 – 139 kg (dry)
Kapasitas Tangki : 13 liter (13, 2 liter Tiger Revolution series)
Kapasitas Pelumas : 1 liter
Konsumsi bahan bakar 40 km/liter
Demikian sekilas perjalanan Honda Tiger yang telah melewati dua dasawarsa dan tercatat sebagai salah satu legenda motor di Indonesia, menemani motor legendaris lainnya, seperti Yamaha RX King.
Kita berharap, penerus sang Legendaris Honda Tiger nantinya lebih bertaring lagi, dan dapat meneruskan ketenarannya.
Demikian, semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)
Note : data spesifikasi dari Wikipedia.
New Vario 110 FI vs Old Vario 110 Karburator Maret 31, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.19 comments
Salam penuh semangat. Semoga brother dan sister tetap semangat dalam menjalankan aktifitas.
Sekedar artikel ringan, perbandingan desain New Vario 110 FI kalau dibandingkan dengan old Vario 110 karburator.
Bentuk lampu New Vario 110 FI terlihat lebih tajam dan ramping sehingga terkesan lebih sporty dan modern karena penggunaan teknologi LED dibanding punya old Vario 110 karburator yang bentuknya lebih besar dan lebar.
Selanjutnya kalau dilihat dari bagian samping, New Vario 110 FI juga lebih slim dibanding pendahulunya itu.
New Vario 110 FI
Old Vario 110 karburator
Kemudian, di bagian buntut, New Vario 110 FI terlihat lebih lancip, tetapi Old Vario 110 terlihat lebih pipih bagian lampu belakangnya.
New Vario 110 FI
Old Vario 110 karburator
Desain keseluruhan New Vario 110 FI masih membawa aura desain Old Vario 110 karburator, hanya saja dilakukan revisi pada beberapa bagian, mengikuti perkmbangan jaman.
New Vario 110 FI
Old Vario 110 karburator
Desain Vario mana yang bagus? Semua tergantung selera anda.
So…
I’m Vario… what about you..?
(Prast)
Photos : iwanbanaran.com, tmcblog.com, google.com
Honda New Vario 110 FI 2014 Desain dan Fitur Maret 30, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.10 comments
Salam penuh semangat brother & sister semuanya.
Pada tanggal 29 Maret 2014, para blogger kondang berkesempatan menjajal motor terbaru dari Astra Honda Motor (AHM) yaitu New Vario 110 injeksi dan New Blade 125 injeksi.
Ada kang Taufik TMCblog, mas Iwan IWB, bang Kobayogas, MM, dan para blogger kondang lainnya.
Okee, kali ini kita akan membahas New Vario 110 FI dari sisi tampilan dan fitur saja.
Vario 110 FI sudah menerapkan headlight LED yang diklaim lebih terang, hemat energi dan awet. Dari segi desain, merupakan perpaduan bentuk headlight old Vario 110 karbu dan Vario Techno 110.
Kemudian, untuk bentuk buritan Vario 110 FI ini terlihat perubahan di bentuk lampu belakang yang terlihat lancip di bagian ujungnya.
Beralih ke bagian fitur, New Vario 110 FI ini telah dilengkapi dengan folded hook, yang bermanfaat saat membawa barang misalnya belanjaan dari supermarket.
Desainnya yang inovatif, membuatnya dapat dilipat saat tidak digunakan.
New Vario 110 FI ini juga sudah dilengkapi integrated key shutter with seat opener atau tombol pembuka jok yang terintegrasi kunci kontak, seperti halnya diterpakan pada PCX 150 dan Vario 125 FI.
New Vario 110 FI ini juga dilengkapi dengan answer back system yang berfungsi untuk memudahkan kita saat mencari posisi motor saat di tempat parkir. Jangkauan answer back system ini sejauh 30 meter.
Pengoperasiannya adalah dengan menggunakan remote yang telah disediakan. Tingkat kerasnya suara dapat diatur dalam 4 level.
Baterei remote menggunakan tipe CR2025 yang banyak dijumpai dipasaran.
Selain fitur-fitur yang telah disebutkan di atas, masih ada fitur double inner rack, combi brake system (CBS), serta beberapa penyempurnaan lainnya, yaitu kapasitas bagasi yang lebih luas dari Vario 110 karbu, serta perubahan posisi tuas parking brake lock.
Demikian artikel ini semoga bermanfaat bagi para pembaca.
(Prast)
Photo : iwanbanaran.com
















































































