Honda New CBR250R Double Headlamp Bagaimana Kabarmu? Mei 1, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda.51 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister. Honda Japan telah memperkenalkan New CBR250R dengan dual headlamp nya.
Berita ini sudah pernah dibahas oleh beberapa media dan blogger, namun sepertinya gaungnya kurang begitu nyaring terdengar, padahal New CBR250R ini sudah mengalami beberapa revisi dibandingkan versi sebelumnya.
Revisi pada new CBR250R ini antara lain, pada segi desain dan performa mesin. Honda New CBR250R ini sudah menerapkan dual keen eyes headlamp, terinspirasi dari sang kakak, yaitu CBR1000RR Fireblade yg sudah sangat ternama. Desain knalpot juga sudah mengalami perubahan, menjadi mirip punya CBR500R.
Kemudian dari sisi performa mesin juga terdapat improvement pada kenaikan power, serta konsumsi bahan bakar yg lebih hemat dibanding versi sebelumnya. Klaimnya bisa 50km/liter pada kecepatan konstan 60km/jam. Berdasarkan rumor yg berkembang, power New CBR 250R adalah 29hp, terdapat peningkatan dari versi sebelumnya.
Improvement di atas tampaknya masih belum begitu menggema pemberitaannya di media, terutama di Indonesia.
Atau mungkin karena Honda New CBR250R tersebut belum dikenalkan dan dipasarkan resmi di Indonesia, sehingga pemberitaannya masih sangat minim.
Apalagi sang kompetitor sejati, “Yamaha” sedang menyiapkan motor sport full fairing terbarunya, ” R25″. Bahkan spyshoot motor tersebut juga sudah ramai diberitakan dan dibahas oleh para blogger dan media ternama di Indonesia.
Gambar dari lek Ipan pertamax7.com.
Gambar dari mas Ari, aripitstop.com.
Seperti yg saya kutip dari detik.com/oto, terkait dengan issue kemungkinan launching Yamaha R25 ini ;
Menurut Pak Eko Prabowo, GM Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Nusa Dua Bali, Selasa (29/4/2014).
“Rencananya akhir Mei 2014, tidak pertengahan Mei, doakan saja,” kata Eko.
Pak Eko pun tidak menampik fakta kalau Yamaha tengah menguji kehandalan R25 di jalanan Indonesia. “Kami masih melakukan pengujian pengujian dijalanan. Pokoknya tunggu saja lah,” tambah Eko.
Untuk Honda New CBR250R sendiri, desainnya sudah gamblang dipampang di website Honda Japan, tinggal mengenai harga kalau misalnya dipasarkan di Indonesia, sebaiknya dipasang di range harga yg kompetitif untuk melawan para rivalnya yg twin cylinder (Kawasaki Ninja 250FI dan Yamaha YZF R25) maupun single cylinder (Kawasaki Ninja 250RR/SL Mono).
So, sepertinya Honda benar-benar harus mempersiapkan strategi yg matang untuk dapat bersaing di kelas sport full fairing 250 cc ini, karena saat ini sudah mulai ramai dihuni beberapa tipe motor. Diantaranya adalah ; Kawasaki Ninja 250 FI twin cylinder, Ninja 250RR/SL Mono, dan yg sebentar lagi muncul Yamaha R25 twin cylinder. Jangan sampai mengulangi kasus CBR250R versi lama.
Last, kira-kira apa yg perlu dipersiapkan jagoan baru Honda di kelas sport 250 cc ini, agar dapat bersaing dengan para kompetitornya?
Menurut saya, harus all out, dan harga yg kompetitif sesuai dengan fitur yg disertakan.
Perlu dicatat bahwa ; “Motor Jawara race, belum tentu jawara di penjualan”. Secara umum, orang beli motor buat dipake di jalan raya, belum tentu suka balapan di sirkuit.
Mungkin sebagian orang sudah mengetaui, bahwa dulu pada era 90an, Honda pernah memproduksi CBR250RR bermesin 4 silinder, dengan putaran mesin sampai 20000 rpm.
Tetapi itu kan dahulu kala, sedangkan untuk era sekarang ini, khususnya di Indonesia, para biker pecinta motor tipe sport 250 cc butuh motor keren secara tampilan, performa lumayan mumpuni, soal harga sesuai dengan fitur yg ditawarkan. Jangan sampai tanggung secara tampilan, apalagi harga overpriced.
Apabila sobat mempunyai pendapat, silahkan share di kolom komentar.
(Prast)
Kawasaki W650 Classic, Keren dan Menarik April 30, 2014
Posted by prasetyo676 in Kawasaki.24 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Kawasaki kabarnya akan melaunching versi naked bike dari Ninja 250RR/SL Mono, atau sering disebut Z250SL. Untuk nama pastinya, kita ikuti saja perkembangannya.
Kali ini akan kita bahas motor Kawasaki yg modelnya classic.
Coba sobat perhatikan gambar di bawah ini, motor apakah itu?
Apakah ada yg menebak Kawasaki Estrella 250?
Yup, menurut saya wajar klo demikian, karena secara desain memang memiliki kemiripan, hanya saja dimensi mesin yg terlihat lebih besar.
Untuk memperjelas perbedaannya, coba sobat perhatikan gambar Kawasaki Estrella 250 berikut ini :
Mirip kan, tampilannya.. hehehe.. π
Beralih lagi ke bahasan awal, gambar motor berpenampilan classic tersebut adalah motor buatan Kawasaki yg diberi nama W650.
Kawasaki W650 diproduksi sejak tahun 1999. Nama W digunakan oleh Kawasaki karena me-refer ke penggunaan nama W1, W2, W3 yg yg diproduksi dari tahun 1967 sampai dengan 1975.
Kawasaki W650 dihentikan produksinya pada tahun 2008, karena tidak dapat memenuhi standard emisi gas buang.
Model ini selanjutnya diteruskan oleh W800, yg memiliki kapasitas mesin 773 cc dan pengabut bahan bakar injeksi.
Kawasaki W650 memiliki kapasitas mesin 676 cc yg dapat menghasilkan power maksimum 50 hp. W650 standard dapat dipacu sampai top speed 180 km/jam, cukup kencang juga untuk motor bergaya classic.
Kawasaki W650 memiliki bobot 195 kg, kapasitas tangki bahan bakar 15 liter dan penggerak roda sistem rantai.
Spesifikasi Kawasaki W650 adalah sebagai berikut :
Produsen : Kawasaki
Tahun pembuatan : 1999β2007
Kapasitas mesin : 676 cc
Top speed : 180 km/jam (110 mpj)
Power : 50 hp (37 kW)@7,000 rpm
Penggerak roda : rantai
Berat kosong : 195 kg
Kapasitas tangki bensin : 15 liter
Bagi para pemilik Kawasaki Estrella 250 merupakan biker yg cukup beruntung, karena memiliki motor yg non mainstream, cukup menarik perhatian saat dipakai di jalan, serta yg utama adalah modelnya mirip dengan sang kakak, yaitu W650 yg sudah tenar.
Sebagai tambahan referensi, motor jenis ini juga mudah untuk dimodifikasi dengan beberapa konsep.
Salah satunya adalah konsep street tracker, seperti modifikasi Kawasaki W650 berikut ini.
Motor tersebut dibangun selama 15 bulan, dengan detail modifikasi yg ciamik, pengerjaannya yg rapi, membuat motor ini tampil cukup simple tapi menarik untuk dipandang.
Berikut ini foto-foto lainnya, mungkin dapat menjadi inspirasi modifikasi bagi sobat sekalian :
Credit Image :
http://www.bikeexif.com
Courtesy of Classic Bike magazine. Images by Chippy Wood.
Bagi para pecinta motor sport classic seperti Honda CB100 atau Kawasaki Binter KZ200, mungkin dapat terinspirasi dengan tampilan hasil modifikasi W650 di atas. Generasi Honda GL series atau Yamaha Scorpio juga pantas untuk dimodif seperti itu. Mudah-mudahan bisa menjadi trend alternative modifikasi.
Semoga artikel ini bermanfaat, dan jangan lupa untuk mampir pada artikel-artikel berikutnya. π
(Prast)
Komparasi Honda New Vario 110 FI vs Yamaha Soul GT April 29, 2014
Posted by prasetyo676 in Honda, Yamaha.Tags: new vario 110 FI, Soul GT
46 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Kali ini akan kita bahas komparasi antara Honda New Vario 110 FI vs Yamaha Soul GT. Hal ini sangat dibutuhkan bagi para biker yg sedang tertarik untuk meminang motor matic berkapasitas mesin 110-115 cc dengan budget 15 jt an rupiah.
Komparasi dua motor matic ini dilakukan oleh team tabloid Otomotif (edisi 52:XXIII). Jadi, bagi para sobat yg belum membacanya dapat menyimak ulasan yg sudah saya rangkum berikut ini.
Desain :
Dari segi desain, Honda New Vario 110 FI terlihat lebih elegan dan kalem, apalagi dengan tampilan sorot headlamp LED nya yg terlihat mewah dan sorot lampu yg terang.
Sedangkan Yamaha Soul GT yg tampilan body dan lampu depannya terinspirasi muscle car Amerika, terlihat gagah dengan desainnya yg tegas.
Fitur dan teknologi :
Honda New Vario 110 FI dilengkapi beberapa fitur, antara lain ; bagasi berkapasitas 13 liter, konsol depan yg lebih besar, kunci kontak berpengaman magnet (SKS), tombol pembuka jok yg sudah terintegrasi, parking brake lock (PBL), side stand switch (SSS), rem yg sudah mengaplikasi combi brake system (CBS), headlamp LED (pertama di Indonesia) dan answer back system, serta hook barang yg dapat dilipat saat tidak digunakan.
Selanjutnya, Honda New Vario 110 FI juga dilengkapi dengan teknologi pengabut bahan bakar injeksi, PGM-FI.
Yamaha Soul GT terlihat agak minim dari segi fitur, karena hanya dilengkapi dengan ; bagasi berkapasitas 8 liter, konsol kecil di bawah setang, kunci kontak berpengaman magnet (SKS) berikut dengan pembuka jok-nya, smart lock pada handle rem, angle eye pada headlamp. Yamaha Soul GT juga dilengkapi dengan teknologi forged piston, Di ASil cylinder, dan sistem pengabut bahan bakar YMJet-FI.
Riding position :
Honda New Vario 110 FI memiliki jok yg cukup rendah, namun dek agak tinggi, sehingga posisi lutut hampir rata dengan paha, dek agak sempit dan busa jok agak kaku.
Yamaha Soul GT mempunyai posisi duduk yg lebih santai, dek rendah yg dikombinasikan setang yg agak tinggi, dek lebih luas dan busa jok empuk, sehingga menunjang kenyamanan.
Performa :
Performa kedua motor ini ditest oleh satu orang tester dengan postur tinggi badan 173 cm, bobot 65 kg, dan panjang lintasan 1 km. Alat ukur yg digunakan adalah Racelogic.
Honda New Vario 110 FI mempunyai performa yg terlihat lebih unggul, data yg didapat berdasarkan hasil test adalah sebagai berikut :
Akselerasi :
0-60 km/jam : 6.3 dtk
0-80 km/jam : 12.6 dtk
0-100 m : 8.3 dtk
0-201 m : 13.2 dtk
0-402 m : 21.5 dtk
Top speed (on speedometer) : 102 km/jam
Yamaha Soul GT berdasarkan hasil test yg telah dilakukan, performanya adalah sebagai berikut :
Akselerasi :
0-60 km/jam : 7.5 dtk
0-80 km/jam : 15.1 dtk
0-100 m : 8.9 dtk
0-201 m : 13.9 dtk
0-402 m : 22.5 dtk
Top speed (on speedometer) : 100 km/jam
Melihat data komparasi di atas, Honda New Vario 110 FI unggul secara performa di segala sisi, baik akselerasi maupun top speed.
Contoh, untuk akselerasi 0-80 km/jam, New Vario 110 FI hanya membutuhkan waktu 12.6 dtk saja, sedangkan Soul GT memerlukan waktu yg cukup lama, yaitu 15.1 dtk.
Faktor akselerasi ini akan terasa saat kita berkendara stop and go di kepadatan atau kemacetan lalu lintas.
Handling :
Honda New Vario 110 FI memiliki bobot 95 kg, ban lebih lebar, yaitu 80/90-14 untuk depan, dan 90/90-14 untuk bagian belakang. Handling terasa enak, tetapi sedikit di bawah Soul GT, namun redaman suspensi New Vario 110 FI terasa lebih nyaman, karena lebih empuk.
Yamaha Soul GT memiliki bobot 93 kg, ban agak imut dengan ukuran 70/90-14 untuk depan, dan 80/90-14 untuk bagian belakang.
Handling terasa ringan dan lincah, sasis sangat mendukung untuk melakukan manuver, namun redaman suspensi tergolong agak keras ketika melewati jalan rusak, bahkan guncangan cukup terasa di setang dan jok.
Konsumsi bensin :
Metode pengetesan yg dilakukan adalah dengan menggunakan kedua motor tersebut untuk riding harian di jalanan kota.
Hasilnya adalah sebagai berikut :
Honda New Vario 110 FI : 42.5 km/liter
Yamaha Soul GT : 41.3 km/liter
Harga :
Karena memiliki lebih banyak fitur, Honda New Vario 110 FI memiliki harga sedikit lebih tinggi dari Yamaha Soul GT.
Untuk acuan harga on the road (OTR) Jakarta adalah sebagai berikut :
Honda New Vario 110 FI : 15.2 jt rupiah
Yamaha Soul GT : 14.75 jt rupiah.
(Note : Harga per April 2014)
Kesimpulan :
Honda New Vario 110 FI memiliki fitur yg lebih lengkap, performa lebih superior, suspensi lebih nyaman dan empuk, serta konsumsi bensin lebih irit, tentu menjadi sang penantang serius bagi Yamaha Soul GT.
Yamaha Soul GT memang memiliki fitur yg lebih sedikit, performa sedikit inferior, dan konsumsi bensin sedikit lebih banyak dari Honda New Vario 110 FI, namun memiliki kelebihan di sektor dek yg luas, jok empuk yg nyaman, dan handling yang lincah.
Last, pilihan ada di tangan sobat, dari uraian komparasi di atas, tentu dapat dinilai motor yg pantas untuk dimiliki.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)
Yamaha YZF R15 Spesifikasi, Desain dan Performa April 28, 2014
Posted by prasetyo676 in Yamaha.39 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga lancar
dalam menjalankan aktifitas.
Seperti yg sudah kita ketahui, bahwa Yamaha (YIMM) belum lama ini melaunching YZF R15 yg merupakan motor sport full fairing 150 cc 4tak, injeksi pertama buatannya.
Berita mengenai Yamaha YZF R15 ini sudah banyak diulas mendetail oleh para blogger senior, tetapi tidak ada salahnya klo saya buatkan artikelnya. Siapa tau ada pengunjung yg mampir ke blog ini dan sedang mencari informasi seputar Yamaha YZF R15.
Yamaha YZF R15 dipasarkan seharga 28 jt rupiah on the road untuk wilayah Jakarta. Harga bias berbeda untuk wilayah lainnya, karena ada faktor delivery dan pajak antar daerah yg berbeda besaran nilainya.
Spesifikasi Yamaha YZF R15 adalah sebagai berikutΒ :
Tipe mesin : 150 cc, Liquid Cooled, 4-Langkah, SOHC,
Konfigurasi mesin : Single Cylinder, 4 valve, Fuel Injection
Dimensi :
Panjang x Lebar x Tinggi : 1975 mm x 660 mm x 1070 mm
Daya maksimum : 16,59 PS (12,2 kW) / 8.500 rpm
Torsi maksimum : 14,5 Nm / 7.500 rpm
Berat Kosong : 136 kg
Kapasitas Tangki : 12 Liter
Tipe Sasis : Deltabox
Tipe Transmisi : Manual, 6-percepatan
Ban Depan & Belakang : 90/80-17M/C 46P & 130/70-17M/C 62S
Rem Depan & Belakang : Cakram 267mm & Cakram 220mm
Suspensi Depan : Telescopic Fork
Suspensi Belakang : Link Suspension, Monocross
Basis mesin yg digunakan masih mirip dengan New Vixion Lightning (NVL), tetapi terdapat beberapa upgrade, untuk mengimbangi dimensi yg lebih besar dan model yg sporty.
Yamaha YZF R15 sudah dibekali transmisi 6 percepatan, dengan begitu akan lebih optimal saat digunakan untuk ngebut di sirkuit.
Berat kosong YZF R15 adalah 136kg, tentu saja lebih berat kalau dibandingkan New Vixion Lightning, tetapi juga mempunyai sisi positif, yaitu lebih stabil untuk kecepatan tinggi, apalagi ditambah fairing yg membantu membelah angin.
ECU juga memiliki perbedaan pada konfigurasi pin dan mapping nya.
Weight distribution YZF R15 dibuat lebih merata, yaitu 49.3% pada bagian depan, dan 50.7% pada bagian belakang. Ini tentu saja berdampak pada maneuver ability yg lebih bagus dibanding NVL.
Desain :
Selanjutnya untuk segi desain, tentu saja sobat sudah tidak asing lagi dengan tampilannya, karena terlihat mirip dengan YZF R15 V2.0 India yg telah beredar sejak beberapa tahun lalu.
Model sport full fairing, dengan dual headlamp, bentuk buntut yg meruncing dengan jok boncenger model split, tanpa behel pegangan.
Model jok split seperti ini akan membuat motor lebih terlihat sporty, meskipun saat berboncengan.
Selanjutnya untuk swing arm sudah mengadopsi model banana dan terbuat dari bahan aluminium yg membuatnya terlihat kekar dan juga menambah kestabilan saat cornering.
Speedometer Yamaha YZF R15 sudah mengadopsi model digital dan tachometer model analog, seperti umumnya motor-motor sport full fairing.
Selanjutnya, untuk bagian stoplights sudah mengadopsi model LED yg terlihat terang tentu saja menarik.
Stoplights model LED jug sebelumnya sudah diterapkan pada motor Bajaj Pulsar, Honda Tiger New Revolution.
Untuk detail desain yg lainnya, silahkan lihat foto-foto berikut ini :
Bonus, versi livery MotoGP, special edition :
Performa dan handling :
Untuk sisi performa dan handling, saya belum mencobanya, tetapi berdasarkan tabloid Otomotif edisi 52:XXIII adalah sebagai berikut :
Data performa :
0-60 km/jam : 4.5 detik
0-80 km/jam : 7.6 detik
0-100 km/jam : 12.8 detik
0-100 m : 7.4 detik
0-201 m : 11.5 detik
0-402 m : 18.5 detik
Top speed pada trek 1 km : 133 km/jam (on speedometer), 126.6 km/jam (on racelogic)
Top speed pada trek sepanjang 1 km tersebut didapat pada gigi 6 di 9300 rpm.
Berdasarkan tabel komparasi Yamaha YZF R15 vs NVL vs CBR150R dan CB150R SF dari mas Ipan, pertamax7.com, terlihat akselerasi awal dari YZF R15 kalah gesit dari Yamaha NVL ataupun Honda CB150R SF.
Contohnya, akselerasi 0-402 m ; YZF R15 hanya berhasil mencatatkan waktu 18.5 dtk, New Vixion Lightning 18.4 dtk, CBR150R 18.4 dtk, CB150R SF 18.2 dtk.
Berikut ini tabelnya (dari pertamax7.com) :
Tambahan data lagi, sebagai perbandingan, berikut ini tabel hasil rangkuman performa beberapa motor sport dan hyperbone yg pernah diuji oleh tabloid OtomotifΒ (150-225 cc):
Dari data tersebut, terlihat motor dengan mesin generasi lawas seperti Yamaha Scorpio dan Honda Tiger yg tentu saja memiliki kapasitas mesin lebih besar, masih bisa mengalahkan catatan waktu hasil test Yamaha YZF R15 tersebut, terutama dalam hal akselerasi.
Contohnya Akselerasi 0-402 m ; Yamaha YZF R15 : 18.5 dtk, Yamaha Scorpio : 17.3 dtk, Honda Tiger : 18.2 dtk.
Sebagai catatan, data performa motor yg ditampilkan di atas adalah merupakan hasil rangkuman dari catatan waktu dan top speed berdasarkan hasil test media ternama.
Untuk aktual di lapangan, banyak faktor yg mempengaruhi, misalnya ; kondisi jalan, skill rider, arah angin, bobot rider, kondisi motor, dll.
Karena dengan rider yg sama pun, hasilnya bisa berbeda dalam beberapa kali run.
So, untuk ukuran motor sport full fairing 150 cc yg dijual dengan harga 28jt rupiah (on the road, Jakarta), sepertinya Yamaha YZF R15 merupakan salah satu pilihan menarik.
Sekedar tambahan informasi saja, kabarnya Honda juga sedang menyiapkan motor sport full fairing 150 cc bermesin DOHC yg ditujukan untuk menjadi rival Yamaha YZF R15 ini.
Sementara ini, motor sport full fairing dari Honda tersebut dikenal dengan nama K45 atau CBR150R versi lokal, yg kabarnya memiliki desain mirip CBR300R dengan dual headlamp nya.
Kita tunggu saja kehadirannya sobat, agar dapat kita komparasi dengan YZF R15 yg saat ini sudah resmi dilaunching.
(Prast)
Credit photos : iwanbanaran.com
Hasil Race MotoGP Argentina 2014, Marquez Juara, Lorenzo Semakin Mantap Pindah ke Honda? April 28, 2014
Posted by prasetyo676 in MotoGP.22 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga lancar dalam menjalankan aktifitas.
Race MotoGP kali ini berlangsung di Argentina, setelah absen sekitar 14 tahun, pada tahun 2014 ini, MotoGP kembali di gelar di negara tersebut. Pergelaran MotoGP di Argentina ini diselenggarakan di sirkuit Termas de Rio Hondo.
Jalannya race :
Marc Marquez yg menempati pole position 1, kurang begitu bagus saat melakukan start sehingga tercecer ke urutan ke 7.
Hal serupa juga dialami oleh Dani Pedrosa, rekan setim Marquez di Repsol Honda Team.
Sementara itu, Jorge Lorenzo menjalani start yg cukup apik, sehingga berhasil memimpin lomba.
Valentino Rossi sempat berada pada urutan ke 2 pada lap-lap awal, tetapi kemudian beberapa kali melebar di tikungan. Rossi harus berjuang cukup keras melawan para pembalap muda, seperti Stefan Bradl dan Andrea Iannone, untuk memperebutkan posisi ke 4.
Menjelang 9 lap tersisa, Marc Marquez berhasil menyalip Jorge Lorenzo sebelum masuk tikungan ke kanan.
Marc Marquez terlihat semakin kencang dan mencatatkan beberapa kali fastest lap, sehingga jarak dengan Lorenzo yg berada di belakangnya semakin menjauh.
Selanjutnya pada 6 lap tersisa, Dani Pedrosa semakin menempel Jorge Lorenzo. Jarak diantara mereka semakin mengecil, bahkan Dani Pedrosa sempat mencatatkan fastest lap.
Pada 2 lap sebelum finish, akhirnya Dani Pedrosa berhasil meng- overtake Lorenzo.
Selanjutnya pada lap terakhir sampai dengan garis finish, posisi tidak berubah, dengan urutan Marquez, Pedrosa, Lorenzo, dan Rossi.
Berikut ini hasil lengkap MotoGP Argentina 2014 :
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 41m
39.821s
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 41m
41.658s
3. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)
41m 43.022s
4. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)
41m 44.719s
5. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 41m
54.850s
6. Andrea Iannone ITA Pramac Racing (Desmosedici) 41m
59.268s
7. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)
42m 4.013s
8. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)*
42m 8.939s
9. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici) 42m
13.494s
10. Hiroshi Aoyama JPN Drive M7 Aspar (RCV1000R) 42m
23.100s
11. Nicky Hayden USA Drive M7 Aspar (RCV1000R) 42m
23.173s
12. Yonny Hernandez COL Pramac Racing (Desmosedici)
42m 24.640s
13. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RCV1000R)
42m 24.999s
14. Scott Redding GBR Go&Fun Honda Gresini (RCV1000R)*
42m 28.477s
15. Aleix Espargaro ESP NGM Forward Racing (Forward
Yamaha) 42m 32.071s
16. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Avintia) 42m
33.326s
17. Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici) 42m
33.490s
18. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART)
42m 36.391s
19. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Avintia)* 42m
42.961s
20. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Forward
Yamaha) 42m 45.581s
21. Broc Parkes AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART)* 42m
56.543s
Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) DNF
Danilo Petrucci ITA IodaRacing Project (ART) DNF
Source data : crash.net
Sebagai tambahan informasi, Marc Marquez menggunakan komposisi ban depan-belakang Hard-hard. Pedrosa menggunakan Medium-hard. Lorenzo menggunakan Medium-hard. Rossi menggunakan Hard-hard.
Last, spertinya duo HRC dengan Honda RC213V-nya, terlihat masih sulit untuk ditandingi oleh Lorenzo dan Rossi yg mengandalkan Yamaha YZR M1.
Apakah hal ini akan memantapkan Jorge Lorenzo untuk berlabuh ke Team Honda pada musim depan seperti halnya rumor yg sudah berkembang?
Silahkan share pendapat brother dan sister di kolom komentar.
Sampai jumpa di ulasan berikutnya, GP Jerez pada tgl 4 Mei 2014.
(Prast)
Suzuki Hayabusa 2014 April 27, 2014
Posted by prasetyo676 in Suzuki.61 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Pada artikel kali ini, kita akan sedikit membahas moge hyperbike dari pabrikan Suzuki yg sudah tenar di seluruh dunia.
Yup, moge tersebut adalah Suzuki Hayabusa atau dikenal dengan nama lain GSX 1300R.
Suzuki Hayabusa (atau GSX1300R) adalah sebuah motor sport yang diproduksi oleh Suzuki sejak tahun 1999. Sempat memperoleh
predikat sebagai sepeda motor produksi massal tercepat di dunia, dengan kecepatan tertinggi 188-194 mil per jam (303-312 km/jam).
Hayabusa adalah bahasa Jepang untuk “elang pemburu”, burung
yang dapat terbang menukik sampai kecepatan 180-202 mil per jam
(290-325 km / jam), merupakan yg tercepat diantara semua burung.
Suzuki Hayabusa buatan tahun 1999β2000 memiliki top speed 188β194 mph (303β312 km/jam).
Sedangkan untuk generasi tahun 2001ke atas, memiliki top speed 186 mph (299 km/jam) dikarenakan adanya regulasi pembatasan kecepatan secara elektronik yg diberlakukan di wilayah Eropa.
Sekedar update, untuk Suzuki Hayabusa model tahun 2014 memiliki spesifikasi sebagai berikut :
Nama : 2014 Suzuki Hayabusa
Mesin : DOHC, four-valve inline-4 cylinder
Kapasitas mesin : 1340cc
Diameter x langkah : 81.0 x 65.0mm
Rasio kompresi : 12.5:1
Sistem pendingin : Liquid
Pengabut bahan bakar : EFI
Pengapian : Electronic
Transmisi : Six-speed
Final Drive : Chain
Roda depan : 120/70ZR-17
Roda belakang : 190/50ZR-17
Rem depan : Dual Brembo discs
Rem belakang : Single disc
Panjang total : 86.2 in.
Lebar total : 28.9 in.
Tinggi tempat duduk : 31.7 in.
Kapasitas tangki bbm : 5.5 gal.
Harga : $14,599 (US)
Reference : cycle world
Suzuki Hayabusa 2014 tetap terlihat begitu menggoda, dengan tampilan yg besar, powerful, dan pasti kencang, membuat banyak orang ingin memilikinya.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)
Hasil Kualifikasi MotoGP Argentina 2014, Marquez Pole Position, Lorenzo ke Dua April 27, 2014
Posted by prasetyo676 in MotoGP.2 comments
Prast 676 β Salam penuh semangat brother dan sister.
Update informasi hasil kualifikasi MotoGP Argentina 2014.
Marc Marquez dari team Repsol Honda berhasil menempati urutan pertama, dengan catatan waktu 1m37.683s, selisih 0.742s dari Jorge Lorenzo yg berhasil menempati posisi ke 2.
Jorge Lorenzo tampak menunjukkan progress positif, karena pada sesi FP4 hanya berhasil meraih urutan ke 8.
Dani Pedrosa berhak menempati posisi start ke 3, terpaut 0.968s dari Marquez.
Aleix Espargaro masih menjadi rider Open Class tercepat diantara rider Open Class yg lainnya, karena berhasil meraih posisi ke 4.
Andrea Dovizioso dari team Ducati menempati posisi ke 5, dengan catatan waktu 1m38.856s.
Valentino Rossi yg pada saat sesi FP4 berhasil meraih urutan ke 4, tetapi pada sesi kualifikasi ini justru melorot ke posisi 6, dengan selisih waktu 1.266s dari Marquez.
Berikut ini hasil Qualification / Q2 MotoGP Argentina 2014 :
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m37.683s [Lap 5/6] 327km/h (Top Speed)
2. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)1m 38.425s +0.742s [6/7] 322km/h
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m38.651s +0.968s [7/8] 325km/h
4. Aleix Espargaro ESP NGM Forward Racing (ForwardYamaha) 1m38.794s +1.111s [6/7] 320km/h
5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m38.856s +1.173s [5/6] 324km/h
6. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m38.949s +1.266s [6/8] 321km/h
7. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)
1m38.958s +1.275s [8/8] 322km/h
8. Andrea Iannone ITA Pramac Racing (Desmosedici) 1m39.237s +1.554s [5/7] 325km/h
9. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m39.297s +1.614s [2/2] 323km/h
10. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V)
1m39.429s +1.746s [7/8] 325km/h
11. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)*
1m39.822s +2.139s [2/8] 321km/h
12. Nicky Hayden USA Drive M7 Aspar (RCV1000R) 1m40.541s +2.858s [7/7] 310km/h
Berikut ini hasil Qualification / Q1 MotoGP Argentina 2014 :
13. Scott Redding GBR Go&Fun Honda Gresini (RCV1000R)*
1m 40.238s
14. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Forward
Yamaha) 1m 40.476s
15. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RCV1000R)
1m40.615s
16. Hiroshi Aoyama JPN Drive M7 Aspar (RCV1000R) 1m40.616s
17. Yonny Hernandez COL Pramac Racing (Desmosedici) 1m40.691s
18. Broc Parkes AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART)* 1m40.981s
19. Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m41.018s
20. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART)1m41.103s
21. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Avintia) 1m 41.129s
22. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Avintia)* 1m41.267s
23. Danilo Petrucci ITA IodaRacing Project (ART) 1m41.686s
Source : crash.net
Last, kita pantau saja jalannya race nanti malam,.
(Prast)
Free Practice Sesi 4 MotoGP Argentina 2014, Marquez Tercepat April 27, 2014
Posted by prasetyo676 in MotoGP.4 comments
Prast 676 β Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam beraktifitas.
Update informasi seputar Free Practice 4 MotoGP Argentina 2014, Marc Marquez masih menunjukkan kemampuannya dengan menjadi yg tercepat, diikuti Pedrosa pada urutan ke 2.
Aleix Espargaro berhasil meraih posisi tercepat ke 3, di depan Valentino Rossi.
Jorge Lorenzo tampaknya masih kesulitan memperbaiki posisinya, karena hanya berhasil meraih tempat ke 8 tercepat.
Berikut ini hasil lengkap FP4 MotoGP Argentina 2014 :
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m
39.103s [Lap 10/15] 324km/h (Top Speed)
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m
39.485s +0.382s [12/15] 325km/h
3. Aleix Espargaro ESP NGM Forward Racing (Forward
Yamaha) 1m 39.841s +0.738s [7/13] 318km/h
4. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)
1m 39.944s +0.841s [12/14] 322km/h
5. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 1m
40.008s +0.905s [13/15] 327km/h
6. Andrea Iannone ITA Pramac Racing (Desmosedici) 1m
40.155s +1.052s [13/14] 328km/h
7. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m
40.251s +1.148s [4/16] 324km/h
8. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)
1m 40.271s +1.168s [8/15] 320km/h
9. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m
40.372s +1.269s [15/15] 327km/h
10. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)
1m 40.463s +1.360s [14/14] 323km/h
11. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)*
1m 40.476s +1.373s [12/15] 322km/h
12. Nicky Hayden USA Drive M7 Aspar (RCV1000R) 1m
40.661s +1.558s [13/15] 310km/h
13. Scott Redding GBR Go&Fun Honda Gresini (RCV1000R)*
1m 40.746s +1.643s [10/14] 308km/h
14. Hiroshi Aoyama JPN Drive M7 Aspar (RCV1000R) 1m
41.013s +1.910s [16/16] 311km/h
15. Yonny Hernandez COL Pramac Racing (Desmosedici) 1m
41.038s +1.935s [7/10] 318km/h
16. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Forward
Yamaha) 1m 41.185s +2.082s [8/15] 317km/h
17. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RCV1000R)
1m 41.555s +2.452s [4/11] 311km/h
18. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Avintia) 1m 41.819s
+2.716s [10/15] 307km/h
19. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART)
1m 41.856s +2.753s [12/13] 306km/h
20. Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m
42.097s +2.994s [4/12] 316km/h
21. Broc Parkes AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART)* 1m
42.102s +2.999s [8/11] 302km/h
22. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Avintia)* 1m
42.222s +3.119s [6/14] 308km/h
23. Danilo Petrucci ITA IodaRacing Project (ART) 1m
43.052s +3.949s [8/9] 305km/h
Source : crash.net
Tinggal kita pantau hasil Qualification dan race.
(Prast)
Free Practice Sesi 3 MotoGP Argentina 2013, Marquez Tercepat April 26, 2014
Posted by prasetyo676 in MotoGP.10 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam beraktifitas.
Update informasi seputar Free Practice 3 MotoGP Argentina 2014, Marc Marquez masih menunjukkan kemampuannya dengan menjadi yg tercepat, dengan catatan waktu 1m39.171s dan raihan top speed 325 km/jam.
Selanjutnya pada posisi tercepat ke 2, berhasil diraih oleh Dani Pedrosa, selisih 0.159s dari Marquez.
Valentino Rossi berhasil meraih posisi tercepat ke 3, dengan catatan waktu 1m39.458s, terpaut 0.287s dari Marquez.
Jorge Lorenzo yg pada FP1 berhasil meraih posisi tercepat, ternyata pada FP3 hanya berhasil meraih posisi ke 7, selisih 0.611s dari Marquez.
Andrea Iannone berhasil meraih posisi tercepat ke 8, setelah sebelumnya pada latihan ke 2 hari Jum’at sempat mengalami insiden mengerikan, yaitu roda belakang sempat terkunci pada kecepatan 300km/jam.
Hasil lengkap FP3 MotoGP Argentina 2014 :
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m
39.171s [Lap 16/19] 325km/h (Top Speed)
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m
39.330s +0.159s [16/19] 324km/h
3. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)
1m 39.458s +0.287s [18/21] 322km/h
4. Aleix Espargaro ESP NGM Forward Racing (Forward
Yamaha) 1m 39.573s +0.402s [17/18] 321km/h
5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m
39.757s +0.586s [15/17] 325km/h
6. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m
39.771s +0.600s [19/21] 325km/h
7. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)
1m 39.782s +0.611s [17/21] 320km/h
8. Andrea Iannone ITA Pramac Racing (Desmosedici) 1m
40.050s +0.879s [17/18] 324km/h
9. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 1m
40.223s +1.052s [14/17] 325km/h
10. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)*
1m 40.422s +1.251s [10/15] 321km/h
11. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)
1m 40.575s +1.404s [16/23] 323km/h
12. Yonny Hernandez COL Pramac Racing (Desmosedici) 1m
40.802s +1.631s [15/17] 321km/h
13. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Forward
Yamaha) 1m 40.950s +1.779s [16/18] 314km/h
14. Nicky Hayden USA Drive M7 Aspar (RCV1000R) 1m
41.142s +1.971s [19/20] 309km/h
15. Scott Redding GBR Go&Fun Honda Gresini (RCV1000R)*
1m 41.193s +2.022s [15/19] 307km/h
16. Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m
41.457s +2.286s [13/15] 315km/h
17. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RCV1000R)
1m 41.552s +2.381s [14/14] 310km/h
18. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Avintia)* 1m
41.904s +2.733s [14/15] 308km/h
19. Broc Parkes AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART)* 1m
41.935s +2.764s [12/15] 302km/h
20. Hiroshi Aoyama JPN Drive M7 Aspar (RCV1000R) 1m
41.958s +2.787s [17/20] 311km/h
21. Danilo Petrucci ITA IodaRacing Project (ART) 1m
42.419s +3.248s [14/17] 304km/h
22. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Avintia) 1m 42.482s
+3.311s [12/13] 309km/h
23. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART)
1m 42.932s +3.761s [12/16] 305km/h
Top 10 – Kombinasi waktu :
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V)
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V)
3. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory Racing (YZR-M1)
4. Aleix Espargaro ESP NGM Mobile Forward Racing (FTR-
M1)
5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici)
6. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V)
7. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1)
8. Andrea Iannone ITA Pramac Racing (Desmosedici)
9. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V)
10. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)
Source : crash.net
Sepertinya duo pembalap HRC Repsol masih dominan dengan meraih posisi tercepat pertama dan ke dua. Dari kubu Yamaha hanya dapat meraih catatan waktu ke tiga, diwakili oleh Valentino Rossi yg menjadi pembalap paling cepat diantara para pengguna Yamaha.
Kita ikuti saja perkembangannya di sesi FP4, QP, dan Race.
(Prast)
Jelang MotoGP Argentina 2014, Ketahui Sejarahnya Dahulu April 26, 2014
Posted by prasetyo676 in MotoGP.17 comments
Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, pada akhir pekan ini akan digelar kompetisi balap motor ternama di dunia, yaitu MotoGP di Argentina. Sebelum kita menyimak jalannya Free Practice, Qualification, dan Race GP Argentina, ada baiknya kita mengenali terlebih dahulu sejarahnya.
Argentina masuk kembali ke dalam kalender MotoGP pada tanggal 27 April 2014 setelah absen selama 14 tahun, pada sirkuit Termas de Rio Hondo.
Di bawah ini adalah sejarah singkat grand prix balap motor di Argentina :
Tahun 1961 – Gelaran race pada tahun ini diadakan di Buenos Aires,
yang merupakan pertama kalinya sebuah Grand Prix diselenggarakan di luar Eropa.
Gelaran pada tahun ini adalah yg paling di ingat untuk apa yang terjadi di kelas125 cc, karena pada saat kejuaraan tersebut berlangsung, “sang penantang” Ernst Degner dari Jerman Timur tidak mengikuti balapan, sehingga balapan akhirnya dimenangkan oleh pembalap Australia “Tom Phillis”, sehingga Phillis berhasil meraih gelar juara dunia – dan merupakan yang pertama bagi Honda di kategori 125 cc.
Tahun 1962 – Rider Argentina lagi-lagi sukses di kelas 500 cc, dengan Benedicto Caldarella sebagai sang juara dan Juan Carlos Salatino yg berhasil finish kedua.
Pada race kelas 250 cc dimenangkan oleh Arthur Wheeler pada usia 46 tahun, merupakan pembalap tertua yang berhasil memenagkan Grand Prix. Selanjutnya, pembalap asal Selandia Baru, Hugh Anderson berhasil memenangkan kelas 50 cc dan 125 cc menggunakan mesin Suzuki. Ernst Degner berhasil finish kedua di race 50 cc untuk meraih gelar juara dunia – yang pertama bagi Suzuki.
Tahun 1963 – Juara Dunia Mike HailwoodΒ mengikuti seri GP Argentina untuk pertama kalinya dengan pabrikan MV Agusta.
Hugh Anderson menggunakan motor Suzuki lagi-lagi memenangkan balapan kelas 50 cc, Jim Redman menggunakan Honda berhasil menang di kelas 125 cc. Sedangkan untuk kepas 250 cc dimenangkan oleh Tarquinio Provini yg merupakan kemenangan terakhir bagi Morini.
Tahun 1981 / ’82 – Setelah jeda selama 17 tahun, balap Grand Prix kembali ke Argentina pada tahun 1981, lagi-lagi diselenggarakan di Buenos Aires. Pada tahun1981 perlombaan hanya untuk kelas 125 cc, 250 cc dan 350 cc. Masing-masing dimenangkan oleh Angel Nieto, Jean-Francois Balde dan Jon Ekerold.
Pada tahun 1982, kelas 500 cc juga disertakan dan dimenangkan oleh Kenny Roberts, kemudian Barry Sheene, dan tempat ketiga oleh Freddie Spencer yg merupakan debut baru dengan motor tiga silinder Honda dua- stroke. Angel Nieto memberi kemenagan yg pertama kali bagi Garelli di kelas 125 cc. Kemudian, pembalap Carlos Lavado memenangkan balapan pada kelas 350 cc.
Tahun 1987 – Setelah jeda empat tahun, Argentina lagi-lagi
dimasukkan sebagai balapan terakhir; saat itu, hanya kelas 250 cc dan 500 cc yg disertakan, dengan pemenang masing-masing adalah Sito Pons dan Eddie Lawson.
Tahun 1994 – ’95, ’98-’99 – The Grand Prix Argentina muncul di
jadwal empat kali pada tahun 1990-an, tetapi tidak menjadi sebuah penyelenggaraan yg ditetapkan pada kalender.
Pada tahun 1994, Jorge Martinez berhasil memenangkan balapan pada kelas 125 cc ; ini juga merupakan kemenangan terakhir di kelas 125 cc bagi Yamaha.
Mungkin insiden yang paling menonjol pada periode ini berada di kelas 250 cc pada tahun 1998, ketika rekan satu team, Loris Capirossi dan Tetsuya Harada tiba di Argentina untuk balapan terakhir yg hanya dipisahkan dua poin saja. Kedua pembalap tersebut bertabrakan di tikungan terakhir dan Harada jatuh, sementara Capirossi meraih gelar juara.
Pada tahun 1999, Emilio Alzamora (sekarang manajer Marc Marquez) berhasil menyelesaikan balapan pada posisi kedua di kelas 125 cc untuk meraih gelar juara dunia.
Tahun 2014 – Argentina masuk kembali ke dalam kalender MotoGP pada tanggal 27 April 2014 setelah absen selama 14 tahun, pada sirkuit Termas de Rio Hondo.
Demikian review singkat mengenai sejarah penyelenggaraan World Grand Prix di Argentina, semoga artikel ini dapat menambah referensi agar lebih antusias untuk menyaksikan race MotoGP Argentina pada akhir pekan ini.
(Prast)
Referensi : crash.net





























































