Iklan
jump to navigation

Data Uji Performa YZF R25 vs New CBR 250R vs Ninja 250RR Mono vs Ninja 250FI Part 2 – R25 Superior Juni 6, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda, Kawasaki, Yamaha.
Tags: , , , ,
116 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitasnya.
Saat ini sedang hangat dibicarakan mengenai hasil test performa Yamaha YZF R25 dan dikomparasi dengan hasil test rival-rivalnya yg 250 cc, baik itu yg bermesin 1 cylinder maupun 2 cylinder.
Saya pun sudah membahasnya pada artikel sebelumnya, bahkan agak menimbulkan pertanyaan mengenai hasil yg tercantum.
Bagi yg belum membacanya, berikut ini judul serta link artikelnya :

(lebih…)

Iklan

Uji Performa YZF R25 vs New CBR 250R vs Ninja 250RR Mono Part 1 – Akselerasi Ninja 250RR Mono Tercepat Juni 4, 2014

Posted by prasetyo676 in Honda, Kawasaki, Yamaha.
Tags: , , ,
126 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Pada artikel kali ini, kita coba bahas mengenai hasil uji performa Yamaha YZF R25 versus para rival-rivalnya.
Yup, inilah yg selama ini banyak ditunggu oleh para pemerhati dan pecinta dunia otomotif, khususnya roda dua.
Bersumber dari data pengetesan yg dilakukan oleh tabloid MotorPlus edisi 797.XV.04-10 Juni 2014, dapat kita bandingkan performa jagoan terbaru dari Yamaha ini. Performa Yamaha YZF berdasarkan hasil test tersebut akan dibandingkan dengan performa Honda New CBR 250R dan Kawasaki Ninja 250RR Mono.
Sekali lagi, data yg ditampilkan di sini adalah hasil pengetesan team tabloid MotorPlus.
Langsung saja, simak tabel berikut ini :

image

Dari data yg tertera pada tabel di atas, dapat dilihat bahwa Yamaha YZF R25 memerlukan waktu 3.59 detik untuk berakselerasi dari 0-60 km/jam. Tentu saja catatan tersebut lebih lambat dari Honda New CBR 250R yg membukukan waktu 3.38 detik dan Kawasaki Ninja 250RR Mono yg mencatat 2.37 detik. Ninja 250RR Mono unggul telak.

Selanjutnya untuk akselerasi 0-100 km/jam, YZF R25 memerlukan waktu 7.10 detik, selanjutnya New CBR 250R memerlukan waktu 6.32 detik, dan Ninja 250RR Mono hanya butuh waktu 5.53 detik.
Yup, lagi-lagi sang YZF R25 harus mengakui rival-rivalnya yg single cylinder. Sang Ninja 250RR Mono masih jadi pemenang untuk point ini.

image

Dilanjutkan uji akselerasi 0-100 meter, YZF R25 membutuhkan waktu 6.48 detik, dan ini masih kalah cepat dari New CBR 250R yg hanya perlu 9.72 detik saja. Sedangkan Ninja 250RR Mono tidak ada data yg tertampil.

image

Nah, untuk sesi uji yg satu ini merupakan yg paling familiar, yaitu waktu tempuh untuk jarak 0-201 meter, yg merupakan jarak tempuh umumnya drag bike di Indonesia.
Yamaha YZF R25 memerlukan waktu 10.16 detik, lagi-lagi kalah dari sang rival yg single cylinder, karena New CBR 250R hanya perlu waktu 9.72 detik saja, dan Ninja 250RR Mono semakin ganas lagi, karena cuma perlu waktu 8.00 detik saja. Woow.. mantap.

image

Untuk urusan top speed dan konsumsi bensin, khusus untuk YZF R25 masih belum ada informasi resmi pada pengetesan ini sebagai referensi. Sedangkan New CBR 250R dan Ninja 250RR mono memiliki top speed 156 km/jam. Konsumsi bensin New CBR 250R adalah 31.3 km/liter, sedangkan Ninja 250RR Mono adalah 32 km/liter.

image

Dari data-data pengujian yg telah disampaikan di atas, kenapa motor sport yg dibekali mesin single cylinder seperti New CBR 250R dan Ninja 250RR Mono lebih unggul? Tenang, itu baru hasil test dari satu sumber saja, dan tester nya pun bisa jadi berbeda orang.
Akan kita bandingkan hasilnya dengan sumber yg berbeda, simak di artikel berikutnya.
(Prast)

Impresi Fisik dan Riding Position Kawasaki Z250SL Serta Hasil Uji Performa Otomotif – Top Speed 151 km/jam on Speedo Mei 19, 2014

Posted by prasetyo676 in Kawasaki.
Tags: ,
60 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga senantiasa sehat dan diberi kelancaran dalam menjalankan aktifitas.
Pada kesempatan ini kita bahas Kawasaki Z250SL yg merupakan versi naked dari Ninja 250RR Mono.

image

Bahasan kali ini hanya seputar impresi fisik dan ergonomi atau riding position saja. Kawasaki Z250SL memang didesain dengan konsep SL yaitu Slim dan Light, itu tergambar dari penampilannya yg terlihat kompak dan ringan.

Saat Prast 676 melihat secara langsung Z250SL, kesan yg saya dapat adalah sebagai berikut :

I. Impresi fisik dan desain Z250SL :

1. Dimensi motor cukup kecil dan ramping untuk ukuran motor naked sport berkapasitas mesin 250 cc. Bahkan dimensinya boleh dibilang hampir seukuran motor sport 150 cc saja, seperti halnya Yamaha New Vixion Lightning (NVL). Z250SL memiliki bobot 148 kg, panjang 1935 mm, lebar 700 mm, tinggi 1015 mm, serta jarak sumbu roda 1330 mm.

image

2. Desain buntut yg nungging dan slim terlihat sporty dan muncul kesan street fighter. Buntut belakang didesain tanpa behel.

image

3. Lampu depan model single namun tetap terlihat agresif karena berbentuk sudut tajam pada sisi ujung kanan kiri nya. Sekilas agak mirip lampu Yamaha Byson, namun dengan garis sudut yg lebih tajam.

4. Bentuk spion yg oke punya. Untuk urusan yg satu ini, Kawasaki memang jago membuat desain spion yg keren, bisa dilihat pada jajaran moge maupun Ninja 250 FI yg sudah terlebih dahulu dipasarkan.

5. Speedometer model full digital berukuran cukup mungil, serupa dengan yg digunakan oleh Ninja 250RR Mono.

image

6. Ukuran ban tidak terlalu besar, terlihat cukup ideal untuk keperluan riding harian.

7. Sasis tubular teralis yg dilabur warna merah, terlihat kontras dengan warna body nya yg hitam. Inilah yg menjadi point of interest pada Z250SL ini. Sasis warna merah hanya dapat ditemui khusus untuk tipe Z250SL dengan warna body hitam.

image

8. Ukuran knalpot yg panjang memang agak sedikit aneh, tetapi masih cukup enak dilihat. Akan lebih keren dan menambah aura street fighter kalau silencer knalpot dibuat tidak begitu panjang.

image

9. Footsteps boncenger model pipa yg langsung menyatu dengan sasis masih terlihat cukup pantas untuk motor tipe naked sport.

10. Dimensi Kawasaki Z250SL secara keseluruhan sangat pas untuk postur orang Indonesia secara umum.

II. Ergonomi Riding position Z250SL :

1. Tinggi jok sangat bersahabat buat Prast 676 yg memiliki tinggi badan 170 cm. Kedua telapak kaki bisa menapak sempurna ke lantai, malah sampai lutut lumayan nekuk. Sepertinya memang didesain cocok buat orang dengan postur rata-rata di Indonesia dan Asia Tenggara.

image

2. Bentuk setang yg agak lurus membuat badan agak merunduk saat menaikinya. Justru dengan posisi seperti itu akan membuat sang rider lebih sigap saat bermanuver di antara kendaraan lainnya, ataupun saat melibas tikungan. Sisi minus adalah telapak tangan dan lengan akan lebih cepat pegal saat bertemu jalanan macet maupun jika dipakai turing jarak jauh keluar kota.

image

3. Posisi footsteps untuk sang rider agak sedikit ke belakang, mirip dengan motor sport naked pada umumnya. Hal ini akan membuat sang rider lebih percaya diri saat melibas tikungan.

4. Ukuran tangki Z250SL tergolong ideal, pas untuk dijepit kedua paha kita.

image

5. Jok memang agak sedikit tipis, namun masih nyaman untuk diduduki. Untuk jok boncenger dimensinya agak kecil, tetapi masih cukup nyaman dan yg utama adalah tidak membuat sang boncenger merosot ke depan.. 🙂

6. Bobot motor yg cukup ringan untuk motor kelas sport naked 250 cc membuat sang rider dengan mudah menggerakkan motor.

III. Hasil Uji Performa Z250SL :

Karena unitnya yg masih baru, dan harus indent, maka untuk hasil uji performa Z250SL, saya ambil data dari tabloid Otomotif edisi 02:XXIV. Berikut ini hasilnya :

image

Akselerasi :
0-60 km/jam : 3.3 detik
0-80 km/jam : 5.1 detik
0-100 km/jam : 7.6 detik
0-201 meter : 10 detik
0-402 meter : 16 detik
Top speed on Speedometer : 151 km/jam
Top Speed on Racelogic : 141.6 km/jam

Konsumsi bensin :
Pemakaian harian : 25.28 km/liter (bensin oktan 92 / setara Pertamax)

image

Melihat data di atas, akselerasi Z250SL cukup ganas dan top speed termasuk cukup tinggi untuk motor tanpa fairing.
Konsumsi bensin agak lumayan haus, sesuai dengan performa yg ditawarkan. Dengan rasio kompresi mencapai 11.3 : 1, disarankan mengkonsumsi bensin dengan oktan 92 atau lebih.
Dikatakan juga mengenai handling Z250SL yg lincah untuk menembus kepadatan jalan, karena didukung dimensinya yg kompak.

Kesimpulan :

1. Kawasaki Z250SL sangat ideal untuk daily use, karena dimensinya yg kompak dan ringan, serta dibekali mesin yg powerful. Akselerasi cukup ganas dan top speed termasuk cukup tinggi untuk kelas naked bike 250 cc.

2. Secara desain, motor ini terlihat keren dengan sasis tubular teralisnya. Untuk hal yg saya tanggapi hanya bagian silencer knalpot saja yg terlihat sedikit aneh, karena dimensinya yg panjang. Akan lebih garang kalau dimensi silencer dibuat lebih pendek.

3. Kawasaki Z250SL ini sangat ideal buat orang dengan badan slim seperti Prast 676 yg memiliki postur tinggi badan 170 cm. Tetapi masih cocok juga sih buat orang yg posturnya lebih berisi dan berbobot.. 🙂

4. Posisi setang yg agak rendah dan berbentuk lumayan lurus, akan membuat pergelangan tangan dan lengan sang rider cepat pegal saat menghadapi jalanan macet.

image

5. Konsumsi bensin untuk pemakain harian, dengan jalur kombinasi memang agak lumayan haus, yaitu 25.28 km/liter dengan bensin beroktan 92.

6. Kawasaki Z250SL cukup worth to buy bagi biker yg menginginkan motor naked sport berkapasitas 250 cc tetapi berdimensi kompak. Hal tersebut karena dari segi tampilan oke, mesin powerful, dan handling yg lincah.

image

Last, bagaimana menurut sobat sekalian, apakah Kawasaki Z250SL ini sudah sesuai dengan ekspektasi?
Silahkan share pendapat mas bro dan mbak sist pada kolom komentar.
(Prast)

Kawasaki ER6N Modif Army Look – Sangar dan Macho Mei 18, 2014

Posted by prasetyo676 in Kawasaki.
Tags: , ,
29 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Pada kesempatan kali ini akan kita bahas mengenai modifikasi Kawasaki ER6N yg bergaya army look.
Tentu saja mas bro dan mbak sist sudah tidak asing lagi dengan Kawasaki ER6N karena populasinya memang lumayan banyak di Indonesia.

image

Seperti yg pernah saya bahas pada artikel lawas, moge terlaris yg dijual KMI adalah Kawasaki ER-6N yg sanggup terjual 171 unit (7 diantaranya versi ABS) selama periode bulan Januari-April 2014.
Bagi yg belum membacanya, dapat membuka lagi arsip berikut ini :

Penjualan Big Bike Kawasaki – ER6N Terlaris, Pasar Moge Cukup Menggiurkan.
https://prasetyo676.wordpress.com/2014/05/08/penjualan-big-bike-kawasaki-er6n-terlaris-pasar-moge-menggiurkan/

Sebagai perbandingan, berikut ini penampilan Kawasaki ER6N dalam kondisi standar :

image

So, dengan larisnya Kawasaki ER6N, otomatis populasinya semakin banyak, sehingga bagi sebagian pemiliknya merasa perlu untuk memodifikasi motornya agar tampil beda dan gak pasaran.
Berikut ini saya tampilkan foto-foto Kawasaki ER6N yg sudah di-modifikasi dengan gaya Army Look, mungkin dapat menjadi inspirasi para pemilik Kawasaki ER6N maupun motor lainnya dalam menentukan pilihan tema modifikasi.

image

Modifikasi yg dilakukan terlihat simple tetapi hasilnya menarik untuk dilihat. Ubahan utama hanya pada bagian warna dan penggantian serta pemasangan beberapa part aksesoris.

image

Cat utama dilabur warna hijau tentara, sehingga mengesankan tampilan yg sangar dan macho.
Kemudian, pada bagian silencer knalpot sudah menggunakan produk Over Racing.

image

Ubahan lainnya adalah penggantian cakram depan model tanpa lubang-lubang pendingin. Palang cakram berwarna kuning keemasan yg membuatnya terlihat kontras sehingga menarik perhatian.

image

Hal serupa juga dilakukan pada bagian kaliper dan master rem, sehingga terlihat serasi dengan warna palang cakram.
Pada bagian shrouds diberi sticker bertuliskan ER6N dengan jenis font mirip yg biasa digunakan di tulisan pada kendaraan militer.
Meskipun simple, tapi menambah kesan garang..

image

Kawasaki ER6N ini dilengkapi dengan air scoop pada bagian bawah depan mesin, sehingga membuat penampilannya terlihat padat.
Jok boncenger juga sudah diberi cover single seater yg menjadikannya semakin terlihat rapi dan keren.

Last, semoga modifikasi Kawasaki ER6N ini dapat menjadi inspirasi bagi para sobat yg ingin merombak tampilan motornya menjadi lebih sangar dan macho.
(Prast)

Impresi Fisik dan Riding Position Kawasaki Ninja 250RR Mono Mei 17, 2014

Posted by prasetyo676 in Kawasaki.
Tags: , ,
37 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga senantiasa sehat dan diberi kelancaran dalam menjalankan aktifitas.
Di tengah gempita pemberitaan tentang launching Honda New CBR250R dual headlamp dan spyshot Yamaha YZF R25 yg dikabarkan akan diperkenalkan secara resmi ke publik pada minggu depan, tidak ada salahnya kalau kita bahas Kawasaki Ninja 250RR Mono.
Kawasaki Ninja 250RR Mono memang sudah di-launching beberapa bulan lalu, serta sudah direview oleh para blogger kondang.
Meskipun begitu, tidak ada salahnya kalau saya bahas di artikel ini, karena mungkin beberapa diantara sobat tertarik untuk meminangnya.

image

Bahasan kali ini hanya seputar impresi fisik dan ergonomi atau riding position saja. Kawasaki Ninja 250RR mono memang didesain dengan konsep Slim dan Light, itu terpancar dari penampilannya.

Saat Prast 676 melihat secara langsung Ninja 250RR Mono, kesan yg saya dapat adalah sebagai berikut :

I. Impresi fisik dan desain Ninja 250RR Mono :

1. Dimensi motor cukup kecil dan ramping untuk ukuran motor sport berkapasitas mesin 250 cc. Boleh dibilang hampir seukuran motor sport 150 cc saja, seperti halnya Yamaha YZF R15.

image

2. Desain buntut yg nungging dan slim menambah kesan sporty.

3. Lampu depan model single namun tetap terlihat agresif karena berbentuk sudut tajam pada sisi ujung kanan kiri nya.

image

4. Bentuk spion yg oke punya. Untuk urusan yg satu ini, Kawasaki memang jago membuat desain spion yg keren, bisa dilihat pada jajaran moge maupun Ninja 250 FI yg sudah terlebih dahulu dipasarkan.

5. Speedometer model full digital berukuran cukup mungil.

image

6. Ukuran ban tidak terlalu besar, terlihat cukup ideal untuk keperluan riding harian.

7. Ukuran knalpot yg panjang agak sedikit aneh, tetapi masih cukup enak dilihat. Untuk Ninja 250RR Mono yg saya jepret sudah mengaplikasi knalpot racing, sehingga ukuran panjang silencer sudah agak pendek dibanding knalpot standar-nya.

8. Footsteps boncenger model pipa yg langsung menyatu dengan sasis terlihat sedikit mengurangi kesan sporty.

9. Dimensi Ninja 250RR Mono secara keseluruhan sangat pas untuk postur orang Indonesia secara umum.

II. Ergonomi Riding position Ninja 250RR Mono :

1. Tinggi jok sangat bersahabat buat Prast 676 yg memiliki tinggi badan 170 cm. Kedua telapak kaki bisa menapak sempurna ke lantai, malah sampai lutut lumayan nekuk. Sepertinya memang didesain cocok buat orang dengan postur rata-rata di Indonesia dan Asia Tenggara.

image

Note : Pria berkacamata pada foto di atas ini, bukan Prast 676 lho, tetapi brother yg juga sedang mencoba impresi ergonomi riding position Ninja 250RR Mono. 🙂

2. Posisi setang yg di bawah yoke membuat badan agak merunduk saat menaikinya, tetapi masih dalam kondisi moderat. Tentu saja dengan posisi seperti ini akan membuat sang rider lebih sigap saat bermanuver di kecepatan tinggi.

image

3. Posisi footsteps untuk sang rider agak sedikit ke belakang, mirip dengan motor sport full fairing pada umumnya. Untuk Ninja 250RR Mono yg saya naiki sudah menggunakan footsteps versi aftermarket, namun posisi dan dimensi masih mirip dengan yg standard pabrik.

image

4. Ukuran tangki tergolong ideal, pas untuk dijepit kedua paha kita.

5. Jok agak sedikit tipis, sehingga lumayan rada kaku. Untuk jok boncenger dimensinya lumayan mungil, tetapi saat dicoba untuk duduk masih terasa nyaman dan tidak membuat sang boncenger merosot ke depan.. 🙂

6. Bobot motor yg cukup ringan untuk kelas sport 250 cc membuat sang rider mudah menggerakkan motor, terutama saat parkir.

Kesimpulan :

1. Kawasaki Ninja 250RR Mono sangat ideal untuk daily use, karena dimensinya yg kompak dan ringan, serta dibekali mesin yg powerful.

2. Secara desain, hanya bagian silencer knalpot dan footsteps boncenger saja yg menurut saya perlu sedikit sentuhan agar makin keren.

Kawasaki Ninja 250RR Mono ini sangat ideal buat Prast 676 yg memiliki postur tinggi badan 170 cm dan berbadan slim.
Hal ini snagat jauh berbeda dibanding saat Prast 676 mencoba ergonomi Ninja ZX14-R yg berdimensi sangat besar.
Klo kayak gini mah rider ketutupan motor. Hehehe.. 🙂

image

Pada foto yg di bawah ini lebih kebanting lagi.. 😀

image

Last, bagaimana menurut sobat sekalian, apakah Kawasaki Ninja 250RR Mono ini sudah sesuai dengan ekspektasi?
Silahkan share pendapat mas bro dan mbak sist pada kolom komentar.
(Prast)

Modifikasi Kawasaki Ninja 250 RR Mono – Permainan Warna Sticker Mei 12, 2014

Posted by prasetyo676 in Kawasaki.
Tags: , ,
17 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat. Masih berkaitan oleh-oleh dari Otobursa Tumplek Blek ke 15, Senayan, Jakarta. Kawasaki Ninja 250RR Mono memang masih termasuk motor baru yg dijual oleh KMI (Kawasaki Motor Indonesia), bahkan keberadaannya masih sangat sulit ditemui di jalanan.
Bagaimana tampilannya kalau motor tersebut sudah menjalani modifikasi ringan, meskipun sekedar permainan warna menggunakan sticker? Mungkin foto-foto Kawasaki Ninja 250RR Mono di bawah ini dapat menjadi salah satu inspirasi.

Sebagai perbandingan, berikut ini foto Kawasaki Ninja 250RR Mono dalam kondisi masih standar. Hanya dilakukan ubahan pada bagian footsteps dengan part aksesoris.

image

Selanjutnya, berikut ini adalah foto-foto Kawasaki Ninja 250RR Mono yg sudah menjalani ubahan warna menggunakan sticker.

image

image

Tampilan dari depan :

image

image

Bagaimana pendapat mas bro, mbak sis sekalian mengenai hasil modifikasi tersebut diatas?
Silahkan di share di kolom komentar.
(Prast)

Penjualan Big Bike Kawasaki – ER6N Terlaris, Pasar Moge Menggiurkan Mei 8, 2014

Posted by prasetyo676 in General, Kawasaki.
Tags:
29 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan diberi kelancaran dalam menjalankan aktifitas.
Pada kesempatan ini akan kita bahas penjualan moge khususnya merk Kawasaki di Indonesia.
Ternyata motor gede atau moge cukup banyak peminatnya, meskipun dari segi harga cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari penjualan moge dari pabrikan Kawasaki.

image

Penjualan moge Kawasaki cukup baik pada 4 bulan pertama di tahun 2014 ini. Berdasarkan data resmi pada situs okezone.com, PT. Kawasaki Motor Indonesia (KMI) berhasil memasarkan sejumlah 522 unit motor gede (moge) dalam periode Januari-April 2014. KMI memasarkan sejumlah moge yg berkapasitas mesin 600 cc ke atas,diantaranya adalah ; Ninja ZX-6R, ER-6n, Ninja 650, Versys, Z800, Z1000, Ninja 1000, dan Ninja ZX-14R.

Moge terlaris yg dijual KMI adalah Kawasaki ER-6N yg sanggup terjual 171 unit (7 diantaranya versi ABS) selama periode bulan Januari-April 2014.

image

Selanjutnya Kawasaki Z800 menempati posisi kedua, yg berhasil terjual sebanyak 103 unit.

image

Di posisi ketiga ditempati oleh Kawasaki Versys dengan total penjualan sebesar 75 unit (45 diantara versi ABS).

image

Pada posisi ke empat, berhasil diraih oleh Kawasaki Z1000 yang berhasil terjual sebanyak 70 unit.
Kemudian pada posisi ke lima, ditempati oleh Kawasaki Ninja 650 yg terjual sebanyak 55 unit.

image

Berikut ini adalah daftar 5 besar tipe Moge Kawasaki yg terjual pada bulan Januari-April 2014 :
1. ER-6N : 171 unit.
2. Z800 : 103 unit.
3. Versys : 75 unit.
4. Z1000 : 70 unit.
5. Ninja 650 : 55 unit.
* Untuk sisanya adalah tipe lain.

Melihat data di atas, ternyata penjualan moge di Indonesia termasuk potensial, dan cukup menggiurkan. Selain untuk mencari keuntungan dari penjualan, benefit yg didapat apabila pabrikan jualan moge di Indonesia adalah brand image ikut terdongkrak. Sehingga diharapkan dapat berimbas positif pada penjualan motor dengan kubikasi kecil.
Terlihat, Yamaha mengikuti jejak Kawasaki dalam memasarkan moge di Indonesia, dan terbukti laris juga.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)

Ninja 150 cc 2-tak Masih Mendominasi Penjualan Kawasaki Mei 6, 2014

Posted by prasetyo676 in Kawasaki.
Tags: ,
40 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat. Kali ini saya sekedar sharing informasi yg saya dapat dari okezone.com, mengenai penjualan sepeda motor Kawasaki pada 4 bulan pertama tahun 2014 ini.
Total penjualan sepeda motor Kawasaki selama periode Januari hingga April 2014 adalah 46.782 unit.
Penjualan sepeda motor Kawasaki di Indonesia menunjukkan trend positif. Seperti kita ketahui, bahwa Kawasaki di Indonesia lebih konsen ke motor tipe sport, berbeda dengan pabrikan kompetitor yg umumnya mengandalkan jenis skuter matic dan bebek sebagai tulang punggung jualannya.

Berdasarkan data Kawasaki, berikut ini kuantitas tiap bulannya :
Januari 2014 : 8.188 unit
Februari 2014 : 12.226 unit
Maret 2014 : 10.127 unit
April 2014 : 16.241 unit

image

Selanjutnya, dari segi produk yg terjual, ternyata Ninja 150 RR menjadi penyumbang paling tinggi dengan penjualan mencapai 13.751 unit. Selanjutnya pada posisi kedua ditempati Ninja 150 R dengan 8.650 unit. Sementara di posisi ketiga ditempati oleh motor trail KLX 150S dengan 5.754 unit.

Pada tempat berikutnya adalah Kawasaki Ninja 250 FI yg terjual sebanyak 2.272 unit untuk Ninja 250 versi standar, dan 854 unit untuk versi ABS.
Kawasaki Ninja 250 RR Mono yang belum lama dipasarkan juga mendapatkan sambutan cukup baik dari konsumen. Pada bulan April 2014 terjual sebanyak 729 unit untuk Ninja 250 RR Mono versi standar, dan 88 unit untuk versi ABS-nya.

Selanjutnya Kawasaki Z250 yg merupakan versi naked dari Ninja 250 FI, terjual sebanyak 593 unit di sepanjang 4 bulan pertama tahun ini.
Segmen bebek menunjukkan trend penurunan. Total penjualan produk Kawasaki di segmen bebek hanya 314 unit dari empat model yang ada
yakni ZX 130 VR, Athlete, Edge R dan Edge VR.
Ternyata Kawasaki Athlete menjadi kontributor utama pada segmen bebek ini dengan raihan 155 unit.

So, ternyata di tengah gempuran motor-motor sport terbaru bermesin 4-tak, ternyata keluarga Ninja 150 bermesin 2-tak masih menunjukkan taringnya, terbukti dengan keberhasilannya menjadi penyumbang terbesar penjualan Kawasaki di Indonesia.
Sudah sepantasnya kalau Kawasaki Ninja 150 series (S, R, RR) merupakan motor yg patut diberi “tribute” oleh Kawasaki, apalagi rumornya tipe ini akan discontinue pada pertengahan tahun 2015.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)

Kawasaki Z250SL Gallery Foto, Spesifikasi, Fitur dan Harga Mei 2, 2014

Posted by prasetyo676 in Kawasaki.
47 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Pada seminggu terakhir ini, dunia blog dihangatkan berita seputar penampakan Yamaha YZF R25 yg dikabarkan akan launching pada akhir Mei ini. Selain itu, dunia blog juga dimeriahkan oleh berita launching Kawasaki Z250SL, versi naked dari Ninja 250RR Mono.

image

Kawasaki Z250SL diperkenalkan pada hari Rabu, 30 April 2014, di Jakarta, dijual dengan harga Rp. 38,9 juta (Non ABS) OTR Jakarta.
Mengenai dapur pacu Z250SL ini dapat menghasilkan power setara dengan Ninja 250RR Mono, yaitu 20,6 KW (27,6 HP) @ 9.700 RPM. Yup, memang basis mesin yg digunakan oleh kedua motor keluaran Kawasaki ini identik. Tinggal urusan selera dan kebutuhan, pilih model full fairing atau naked bike. Sebelumnya, saya ucapakan terima kasih kepada kang Taufik TMCblog dan mas bro Enoanderson EA’s blog atas foto dan infonya.

image

Lanjut… Langsung saja, kita bahas detail Kawasaki Z250SL ini mulai dari segi desain, spesifikasi, fitur, harga, dan pilihan warna.

image

Desain :
Kawasaki Z250SL mempunyai desain yg mirip dengan Ninja 250RR Mono, karena memang memiliki basis yg sama.
Secara keseluruhan, desain Z250SL menarik dan enak dilihat (pendapat pribadi). Desain Z250SL sesuai dengan tema SL “Super Light”. Dimensi motor terlihat kompak namun berkarakter, ditambah lagi sasisnya yg menggunakan pipa tubular sengaja diekspos sehingga menimbulkan kesan kokoh, terutama untuk Z250SL warna hitam, karena sasisnya dilabur warna merah menyala yg terlihat kontras tapi tetap harmonis secara keseluruhan.
Untuk detailnya dapat dilihat pada gallery foto berikut ini :

1. Tampilan lampu depan yg agresif ;

image

2. Tampak depan secara keseluruhan ;

image

image

3. Tampak samping kiri ;

image

4. Sasis tubular ;

image

5. Tampilan belakang ;

image

6. Tampilan dari samping dan belakang keseluruhan, terlihat kompak, agresif namun kokoh ;

image

7. Tampilan silencer knalpot ;

image

8. Tampilan tangki bensin ;

image

9. Bentuk Shroud yg berdesain tegas dan berkarakter ;

image

10. Tampilan sasis dan mesin samping kanan ;

image

11. Tampilan sasis dan mesin samping kiri ;

image

Spesifikasi :
Kawasaki Z250SL memiliki bobot yg lebih ringan sekitar 3 kg dari sang kakak, Ninja 250RR Mono. Tentu sana akan membuatnya semakin lincah untuk bermanuver di jalanan yg cukup padat.
Apalagi Z250SL tanpa fairing, jadi semakin ringkas.
Bobot kosong Z250SL : 148 Kg (Non ABS), 150 Kg (ABS)
Bobot kosong Ninja 250RRMono : 151 Kg (Non ABS), 153 Kg (ABS)
Selain itu, kelincahan manuver Z250SL juga ditunjang oleh jarak sumbu roda (wheelbase) yg hanya 1330 mm, hampir setara Tiger Revolution. Kalau kita bahas data dimensi (PxLx T) : 1.935 mm x 685 mm x 1,075 mm, terlihat bahwa motor ini memang dibuat kompak layaknya motor kelas 200 cc ke bawah.

Spesifikasi Lengkap Kawasaki Z250SL adalah sebagai berikut :
Mesin : Liquid-Cooled, 4-Stroke 1 Cylinder DOHC
Kapasitas : 249 cm³
Diameter x langkah : 72.0 x 61.2 mm
Rasio kompresi : 11.3:1
Katup/Induction System: DOHC, 4 valves
Sistem pengabut bahan bakar : Fuel Injection: ø38 mm x 1
Pengapian : Keihin, Transistorized Ignition
Sistem Electric: Starting
Pelumasan : Forced lubrication, wet sump
Power maksimum : 20.6 kW (27,6 HP) @ 9,700 rpm
Transmisi : 6-Speed, return
Penggerak : Sealed chain
Clutch : Wet Multi-Disc, Manual
Tipe sasis : Tube diamond
Rake/Trail : 24° / 90 mm
Jarak main suspensi depan : 110 mm
Jarak main suspensi belakang : 116 mm
Ukuran roda depan : 100/80-17 M/C (52S)
Ukuran roda belakang : 130/70-17 M/C (62S)
Sudut belok setang : kiri / kanan 36° / 36°
Suspensi depan : Telescopic Fork 37mm
Suspensi belakang : Bottom-Link Uni-Trak Swing-Arm
Rem depan : Single 263 mm petal disc. Caliper dual-piston.
Rem belakang : Single 193 mm petal disc. Caliper Dual-piston.
Dimensi (PxLx T) : 1.935 mm x 685 mm x 1,075 mm
Jarak sumbu roda : 1,330 mm
Jarak terendah ke tanah : 165 mm
Tinggi tempat duduk : 780 mm
Kapasitas tangki bensin : 11 Liter
Bobot kosong : 148 Kg (Non ABS) , 150 Kg (ABS)

Grafik performa mesin Z250SL ;

image

Fitur :
Kawasaki Z250SL memiliki fitur selayaknya motor tipe sport masa kini, yaitu mesin DOHC water cooled 249 cc injeksi, speedometer digital (full digital), rem cakram depan-belakang (tersedia juga versi ABS), suspensi belakang tipe monoshock unitrack, tutup tangki model rata, serta air scoop pada bagian bawah mesinnya.
Berikut ini penampakan beberapa contoh fitur Kawasaki Z250SL :

Speedometer full digital ;

image

Rem cakram / disc brake ;

image

Air scoop pada bagian depan bawah mesin ;

image

Throttle body injeksi ;

image

Suspensi belakang monoshock dengan unitrack ;

image

Harga :
Untuk urusan harga, saat diperkenalkan ke publik, Z250SL ditawarkan dengan harga 38,9 juta rupiah (versi non ABS) yg hanya terpaut sekitar 1 juta rupiah saja dibanding Ninja 250RR Mono.
Padahal sebelumnya banyak para biker berharap banderol harga Z250SL berada di kisaran 36-37 juta rupiah saja.

Berikut ini perbandingan harga antara Z250SL dan Ninja 250RR Mono (harga sewaktu-waktu dapat terjadi perubahan) ;
Harga Z250SL : Rp. 38,900,000 (Non ABS) | Rp. 44,900,000 (Versi ABS)
Harga RRMono : Rp. 39,900,000 (Non ABS) *Harga perkenalan
*Semua Harga di atas OTR untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Pilihan warna :
Kawasaki Z250SL Non ABS tersedia dalam 3 pilihan warna, yaitu  hitam (Ebony Black), hijau (Candy Lime Green) dan orange (Orange Candy Burnt). Selanjutnya untuk Kawasaki Z250SL versi ABS tersedia  dalam warna hijau (Candy Lime Green) dan hitam (Ebony Black).

Berikut ini tampilan warnanya :

1. Z250SL Hitam (Ebony Black) dengan sasis warna merah ;

image

2. Z250SL warna Hijau (Candy Lime Green) ;

image

image

3. Z250SL warna Orange (Orange Candy Burnt) ;

image

image

Last, Kawasaki Z250SL ini begitu menggoda, serta memberikan pilihan baru pada line-up motor Kawasaki pada kelas naked bike 250 cc ke bawah, selain sang Z250 twin cylinder.
Mengenai handling Z250SL, kita tunggu perkembangannya setelah mengaspal dan dapat kita coba.
So, tertarik dengan Z250SL ini brother dan sister?
Jujur, klo Prast676 sih tertarik, tapi budget belum memungkinkan untuk saat ini. Hehehe.. 😀
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)

Kawasaki W650 Classic, Keren dan Menarik April 30, 2014

Posted by prasetyo676 in Kawasaki.
24 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Kawasaki kabarnya akan melaunching versi naked bike dari Ninja 250RR/SL Mono, atau sering disebut Z250SL. Untuk nama pastinya, kita ikuti saja perkembangannya.
Kali ini akan kita bahas motor Kawasaki yg modelnya classic.
Coba sobat perhatikan gambar di bawah ini, motor apakah itu?

image

Apakah ada yg menebak Kawasaki Estrella 250?
Yup, menurut saya wajar klo demikian, karena secara desain memang memiliki kemiripan, hanya saja dimensi mesin yg terlihat lebih besar.
Untuk memperjelas perbedaannya, coba sobat perhatikan gambar Kawasaki Estrella 250 berikut ini :

image

Mirip kan, tampilannya.. hehehe.. 🙂

Beralih lagi ke bahasan awal, gambar motor berpenampilan classic tersebut adalah motor buatan Kawasaki yg diberi nama W650.
Kawasaki W650 diproduksi sejak tahun 1999. Nama W digunakan oleh Kawasaki karena me-refer ke penggunaan nama W1, W2, W3 yg yg diproduksi dari tahun 1967 sampai dengan 1975.

image

Kawasaki W650 dihentikan produksinya pada tahun 2008, karena tidak dapat memenuhi standard emisi gas buang.
Model ini selanjutnya diteruskan oleh W800, yg memiliki kapasitas mesin 773 cc dan pengabut bahan bakar injeksi.

image

Kawasaki W650 memiliki kapasitas mesin 676 cc yg dapat menghasilkan power maksimum 50 hp. W650 standard dapat dipacu sampai top speed 180 km/jam, cukup kencang juga untuk motor bergaya classic.
Kawasaki W650 memiliki bobot 195 kg, kapasitas tangki bahan bakar 15 liter dan penggerak roda sistem rantai.

image

Spesifikasi Kawasaki W650 adalah sebagai berikut :

Produsen : Kawasaki
Tahun pembuatan : 1999–2007
Kapasitas mesin : 676 cc
Top speed : 180 km/jam (110 mpj)
Power : 50 hp (37 kW)@7,000 rpm
Penggerak roda : rantai
Berat kosong : 195 kg
Kapasitas tangki bensin : 15 liter

Bagi para pemilik Kawasaki Estrella 250 merupakan biker yg cukup beruntung, karena memiliki motor yg non mainstream, cukup menarik perhatian saat dipakai di jalan, serta yg utama adalah modelnya mirip dengan sang kakak, yaitu W650 yg sudah tenar.

image

Sebagai tambahan referensi, motor jenis ini juga mudah untuk dimodifikasi dengan beberapa konsep.
Salah satunya adalah konsep street tracker, seperti modifikasi Kawasaki W650 berikut ini.

image

Motor tersebut dibangun selama 15 bulan, dengan detail modifikasi yg ciamik, pengerjaannya yg rapi, membuat motor ini tampil cukup simple tapi menarik untuk dipandang.
Berikut ini foto-foto lainnya, mungkin dapat menjadi inspirasi modifikasi bagi sobat sekalian :

image

image

image

image

Credit Image :
http://www.bikeexif.com
Courtesy of Classic Bike magazine. Images by Chippy Wood.

Bagi para pecinta motor sport classic seperti Honda CB100 atau Kawasaki Binter KZ200, mungkin dapat terinspirasi dengan tampilan hasil modifikasi W650 di atas. Generasi Honda GL series atau Yamaha Scorpio juga pantas untuk dimodif seperti itu. Mudah-mudahan bisa menjadi trend alternative modifikasi.
Semoga artikel ini bermanfaat, dan jangan lupa untuk mampir pada artikel-artikel berikutnya. 🙂
(Prast)

%d blogger menyukai ini: