jump to navigation

Yamaha Exciter 150 – Ketika New Vixion Lightning Bertransformasi Menjadi Bebek Desember 11, 2014

Posted by prasetyo676 in Yamaha.
Tags: , , , , ,
16 comments

image

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Kabar datang dari negara Vietnam, saat ini sedang ramai dibicarakan mengenai sosok Yamaha Exciter dalam foto yg lebih jelas dibanding dengan spyshot yg pernah beredar sebelumnya.
Yup, kali ini detail body maupun kaki-kaki sang Exciter tertampil dengan sangat jelas. Dikabarkan bahwa mesin yg digunakan sudah berkubikasi 150 cc. Nah kalau di Indonesia, bakalan head to head dengan Suzuki Satria FU di kelas “bebek super” nih..

image

Yamaha Exciter 150 ini diyakini bakal menjadi acuan utama Yamaha Jupiter MX King di Indonesia. Melihat dari segi desain, tampak kalau kaki-kaki Yamaha Exciter 150 ini cukup kekar. Desain velg identik dengan yg digunakan oleh Yamaha New Vixion Lightning.
Ban yg digunakan pun termasuk gambot untuk ukuran motor bebek, bahkan mungkin yg paling lebar saat ini.

image

Selanjutnya untuk sisi depannya, bentuk headlamp masih tampak mewarisi generasi sebelumnya (di Indonesia Jupiter MX 135).
Namun, untuk bagian lampu senja, tampak berubah menjadi lebih sipit, sehingga membuatnya tampil lebih agresif, layaknya motor sport. Untuk lampu sein model terpisah, menempel pada sisi kanan-kiri bagian sayap depan.

image

Beralih ke buritan, terlihat lampu belakang yg tampilannya cukup identik dengan kepunyaan Yamaha YZF R25. Lampu sein belakang mengadopsi model terpisah dari lampu belakang. Yup, dari segi bentuk sangat mirip dengan yg digunakan oleh New Vixion Lightning.
Spatbor belakang pun mengadopsi model gantung, layaknya motor-motor sport masa kini.

image

Selanjutnya, untuk bagian silencer knalpot juga memiliki desain yang mirip dengan kepunyaan New Vixion Lightning, namun terlihat ada perubahan desain pada bagian moncongnya.

image

Last, apabila Yamaha MX King di Indonesia nantinya identik dengan Exciter 150 Vietnam ini, maka akan menjadikannya sebuah New Vixion Lightning (NVL) dalam wujud motor bebek. So, ini bisa menjadi pemuas para rider yg menginginkan sepeda motor  berperforma tinggi, layaknya motor sport, tetapi dengan wujud moped atau bebek. Tentu saja berbeda dengan Suzuki Satria FU yg berwujud ayago style.

Tampaknya, di tengah semakin tergerusnya persentase penjualan motor tipe bebek, justru kelas bebek super lah yg akan coba didongkrak oleh pabrikan. Karena kabar kuat juga datang dari pabrikan Honda yg juga akan menyiapkan bebek super sebagai penerus CS1, dengan mengadopsi basis mesin 150cc dari CB Street Fire. Wuih, bakalan ramai nih kayaknya… 🙂
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Lap Time Jorge Lorenzo di Sirkuit Sentul Kalah Dari Pembalap Lokal – Yamaha Perlu Mencontoh Honda Nih Desember 8, 2014

Posted by prasetyo676 in Yamaha.
Tags: , , , , ,
33 comments

image

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas. Melanjutkan artikel sebelumnya, tentang aksi Jorge Lorenzo melibas Sirkuit Sentul pada rangkaian acara Yamaha Asean Cup Race (YACR) 2014, bagi yg belum membacanya dapat meng-klik di sini.
Dikabarkan pula oleh mas Taufik TMCblog, bahwa Jorge Lorenzo batal ikut turun dalam race kelas ST 250 yg mengandalakan motor Yamaha YZF R25 spek balap. Tentu saja, banyak biker maupun pembalap yg memiliki rasa kekecewaan.

Bagi para pembalap, rasa kekecewaan muncul karena kesempatan berduel sekaligus belajar langsung dari salah satu pembalap papan atas MotoGP urung terwujud.

Bagi para fans maupun penonton yg ingin menyaksikan secara langsung aksi Jorge Lorenzo membalap melawan pembalap lokal maupun mancanegara di Sirkuit Sentul pun pupus sudah. Tentu saja rasa kecewa muncul, apalagi bagi yg sudah jauh-jauh datang ke Sirkuit Sentul. Saya yg tidak sempat datang, dan hanya menyimak lewat blog milik rekan-rekan maupun media online pun merasa kecewa juga. Hal yg dinanti-nanti urung terwujud, pupus sudah.

Strategi Yamaha yg berencana menurunkan Jorge Lorenzo dalam balapan resmi YACR 2014 kelas ST 250 sebenarnya boleh dibilang sangat menarik dan mengundang rasa penasaran para fans Lorenzo, maupun para penggemar balap secara umum. Namun, hal tersebut ibarat memiliki dua sisi mata pisau.
Yup, mendongkak pamor serta publikasi media akan massif apabila Jorge Lorenzo berhasil menang, padahal start dari posisi paling belakang. Namun, akan menurunkan pamor dan menjadi bahan bully kalau Jorge Lorenzo kalah.
Selain itu, justru akan menimbulkan kekecewaan bagi para fans, pembalap kelas ST 250, maupun para penonton dan penggemar balap maupun otomotif apabila Lorenzo batal turun balapan. Seperti yg sudah terjadi saat ini.

Jorge Lorenzo dikabarkan tidak mengikuti sesi latihan, tetapi langsung mencoba YZF R25 pada sesi Warm Up. Padahal para pembalap yg dihadapi bukanlah para pembalap amatir, melainkan para pembalap professional yg sudah melakukan latihan dan set-up motor pada hari sebelumnya. Yah, namanya juga balapan resmi, bukan sekedar fun race atau konvoi. Masyarakat juga akan fokus pengen tahu mengenai lap time yg diraih. Seberapa cepat seorang pembalap MotoGP melintasi sirkuit Sentul dengan menggunakan motor sport 250 cc.

Seperti dapat dilihat pada data di bawah ini, Jorge Lorenzo hanya berhasil mencatatkan waktu terbaik 1 menit, 48.218 detik, atau tertinggal lebih dari 2 detik dari pembalap tercepat pada sesi Warm up tersebut, yaitu Sigit Purnomo yg mencatatkan waktu 1 menit, 45.839 detik.

image

Berikut ini daftar lap time kelas ST 250 Yamaha Asean Cup Race 2014 di Sirkuit Sentul saat sesi Warm Up :

1. Sigit Purnomo, Indonesia, 1:45.839
2. Ahmad Afif, Malaysia, 1:46.009
3. Rey Ratukore, Indonesia, 1:46.190
4. Osaki N, Jepang, 1:46.455
5. Muhammad Taufiq, Malaysia, 1:46.510
6. Decha Kraisart, Thailand, 1:46.590
7. Sudarmono, Indonesia, 1:46.615
8. Nakatomi S, Jepang, 1:47.249
9. Muhammad Hajekal, Malaysia, 1:47.337
10. Toshimasa K, Jepang, 1:47.373
11. Kato Yoshiaki, Jepang, 1:47.639
12. Emanuel, Indonesia, 1:47.847
13. Jorge Lorenzo, Spanyol, 1:48.218
14. Vingie Coloma, Philipina, 1:48.263
15. Galang Hendra, Indonesia, 1:48.273
16. Rajini K, India, 1.48.378
17. Kazuki T, Jepang, 1:48.380
18. Muhammad Emir F, Malaysia, -:–.—

Panjang Sirkuit Sentul : 3950 meter

Sumber dari, mas Taufik tmcblog.com.

Saat membaca judul artikel ini, mungkin sobat bertanya-tanya, kenapa Yamaha perlu mencontoh Honda? Apa hubungannya?
Nah, ini dia penjelasannya :

Saat Marc Marquez dan Dani Pedrosa didatangkan ke Indonesia, seperti pernah saya ulas di artikel ini :

Pertama Kali Dalam Sejarah – Honda RC213V MotoGP Melintasi Sirkuit Sentul Indonesia


Dan ini :

Live Report Sentul Acara One Heart One Champion Marc Marquez dan Pedrosa

Pada waktu itu, Marc Marquez dan Dani Pedrosa selain menggeber Honda RC213V, tetapi juga ikut dalam acara semacam fun race atau lebih tepat disebut Konvoi mengelilingi Sirkuit Sentul dengan menggunakan Honda All New CBR 150R spek OMR, bersama para pembalap nasional, rekan-rekan media serta blogger kelas wahid.
Di sinilah kepintaran Honda (AHM), karena jelas lebih minim resiko, namun tetap memiliki impact yg besar. Para fans dan penonton terhibur dengan aksi Marc Marquez dan Dani Pedrosa saat berkeliling dengan All New Honda CBR 150R spek OMR tersebut, serta tetap menimbulkan liputan media yg cukup massif.
Selain itu juga lebih safe, karena bukan merupakan balapan beneran, maka lap time Marc Marquez dan Dani Pedrosa saat melibas Sirkuit Sentul tidak menjadi sorotan. Yup, lebih ke arah menghibur penonton dan mengundang publikasi atau liputan media.

Sebenarnya jika Lorenzo jadi ikut balapan, mungkin akan menyajikan hiburan bagi para penonton, namun akan berefek kurang bagus secara marketing apabila nanti tercecer di urutan belakang. So, keputusan Lorenzo batal mengikuti balapan kelas ST 250 YACR tersebut, sepertinya merupakan langkah yg terbaik untuk dilakukan. Namun, kalau dibilang Lorenzo batal ikut balapan karena masalah safety, kondisi lintasan Sirkuit Sentul kurang mulus, ini sangatlah menyedihkan. Toh para pembalap peserta YARC tetap mengikuti balapan, berarti segala sesuatunya sudah dipertimbangkan, termasuk urusan safety. Be a gentleman lah..

Last, sebagai tambahan, bahwa sebagus atau setinggi apapun skill pembalap kelas dunia, tetap saja memerlukan beberapa hal, yaitu :
1. Adaptasi dengan motor yg digunakan.
2. Adaptasi dengan layout maupun lintasan sirkuit.
3. Set-up motor yg tepat.
4. Kondisi motor yg optimal.
Nah, saat Jorge Lorenzo mengikuti Warm Up, dia tidak mengikuti sesi latihan sebelumnya. So, tidaklah mengherankan apabila catatan waktunya saat melintasi Sirkuit Sentul lebih lambat dari para pembalap nasional maupun mancanegara peserta YACR kelas ST 250.
Namun, tetap harus gentle, jangan mundur sebelum berperang.
Hadiah kekecewaan bagi banyak kalangan.

Last, gimana pendapat sobat sekalian? Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Aksi Jorge Lorenzo di Yamaha Asean Cup Race 2014 – Sirkuit Sentul Desember 7, 2014

Posted by prasetyo676 in Yamaha.
Tags: , , , , ,
36 comments

image

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Masih terkait dengan acara Yamaha Asean Cup Race 2014, berikut ini beberapa foto aksi Jorge Lorenzo yg berhasil didokumentasikan oleh beberapa rekan media. Cekidot…

1. Menyapa penggemar.

image

2. Bersama Jawara Indoprix 2014.

image

3. Melintasi pit lane.

image

4. Rebah di tikungan.

image

Tampaknya Lorenzo cepat sekali beradaptasi dengan YZF R25 versi racing nih.

image

Kita nantikan kelanjutan aksi Lorenzo saat mengikuti race kelas 250 cc YACR 2014.
(Prast)

Sumber foto :
motor.sportku.com
gilamotor

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Yamaha YZF R25 Versi YACR Pakai Radiator Buatan ADR Makin Terlihat Mantap Nih Desember 7, 2014

Posted by prasetyo676 in Yamaha.
Tags: , , ,
14 comments

image

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam menjalankan aktifitas.
Dalam dua hari ini, tanggal 6-7 Desember 2014, Sentul diramaikan oleh hajatan yg digelar oleh Yamaha. Para pembalap nasional dan mancanegara hadir untuk berpartisipasi dalam event Yamaha Asean Cup Race 2014. Bahkan pembalap papan atas MotoGP, Jorge Lorenzo pun akan ikut turun mengikuti balapan dengan menggeber YZF R25 versi balap.

Seperti sudah dibahas oleh beberapa blogger kondang, motor yg digunakan sudah mengalami beberapa ubahan yg bertujuan untuk meningkatkan performa dan handling dibandingkan versi standard pabrikan. Bahkan berdasarkan beberapa testimoni dari pembalap nasional yg sudah mencoba YZF R25 versi racing tersebut, sanggup meraih top speed 190 km/jam on speedometer, sebelum melakukan pengereman di straight sirkuit Sentul. Mengenai keakuratan speedometer mungkin perlu dibandingkan lagi dengan GPS atau recelogic. Namun, lap time yg sanggup dicapai pada kisaran 1 menit 45 detik-an, tentu sudah termasuk cepat, mengingat ini masih dalam tahap awal pengembangan.

image

Dari beberapa ubahan yg dilakukan, salah satu yg menarik perhatian adalah pada bagian radiator. Yup, pada Yamaha YZF R25 versi balap ini, sudah diganti dengan radiator aftermarket yg berukuran jauh lebih besar dibandingkan dengan radiator standard bawaan pabrikan.
Seperti dapat dilihat pada foto yg bersumber dari mas Taufik tmcblog.com, terlihat radiator dengan ukuran besar yg memenuhi area depan mesin sang twin cylinders 250 cc andalan Yamaha ini.
Dengan bentuk agak melengkung dan mengikuti kontur fairing, membuat tampilan YZF R25 lebih padat berisi.

image

Pengaplikasian radiator berukuran besar tersebut, selain fungsi utamanya agar lebih ampuh dalam membatu pendinginan mesin, namun juga memiliki imbas mendongkrak tampilan.
Seperti yg sudah dibahas oleh mas Taufik, bahwa radiator aftermarket berukuran besar ini diproduksi oleh ADR, PT. Selamat Sempurna Tbk.
So, bagi para pengguna Yamaha YZF R25 yg sudah meng-upgrade performa tunggangannya, dapat mengaplikasi radiator yg serupa agar pendinginan mesin lebih mantap dan mencegah terjadinya overheating, karena mesin dengan kompresi serta performa tinggi, tentu akan lebih panas dibandingkan dengan mesin standard pabrikan. Gimana sobat tertarik juga untuk mengaplikasi radiator serupa pada YZF R25?
(Prast)

E-mail : prasetyo676@gmail.com

Berkah Launching Yamaha YZF R25 di Indonesia – Blogger atau Media Luar Mencari Informasi ke Blog Indonesia Juni 3, 2014

Posted by prasetyo676 in Yamaha.
Tags: ,
21 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, saat ini masih hangat pembicaraan mengenai Yamaha YZF R25, setiap gelintir informasi yg terkait dengan sang kuda besi 250 cc andalan terbaru Yamaha ini senantiasa jadi pembahasan di blog, media online, maupun media cetak. Yup, ternyata keputusan Yamaha untuk melaunching YZF R25 di Indonesia untuk pertama kali di dunia, mempunyai efek positif bagi blog atau media otomotif di Indonesia.

image

Blogger atau media asing, otomatis juga ingin mencari informasi tentang Yamaha YZF R25 ini dari blog atau media di Indonesia.
So, apabila biasanya kita mendapat update dari media asing tentang sepeda motor terbaru yg merupakan produk global, pada kesempatan kali ini justru sebaliknya. Bahkan media asing sudah menampilkan informasi yg bersumber dari blog Indonesia sejak YZF R25 masih hanya sebatas update spyshot. Sebagai contoh, dahulu blognya mas Taufik, http://www.tmcblog.com dan mas Ari, http://www.aripitstop.com pernah menjadi sumber info atau foto yg diberitakan juga oleh para media asing.

image

Kali ini, giliran blogger fenomenal yg terkenal dengan Megison nya, yup Mas Ipan, pertamax7.com menjadi sumber informasi tentang bahasan YZF R25. Yup, custom-life.net tidak lupa untuk mencantumkan sumber informasi, yaitu http://www.pertamax7.com.
Sebagai blogger newbie, saya justru merasa senang karena perhatian para pemerhati otomotif dari mancanegara saat ini ikut memantau setiap gelintir informasi tentang YZF R25 ini yg di bahas oleh para blogger dan media di Indonesia.

image

image

Last, informasi yg saat ini banyak ditunggu para pecinta otomotif maupun para biker yg ingin meminang YZF R25 adalah hasil uji dynotest serta performa akselerasi dan top speed sang R25 ini.
Kita pantau saja masbro dan mbaksist, semoga besok sudah ada publikasi hasil pengujiannya.
(Prast)

Desain Lampu Senja pada Yamaha YZF R25 Menjadi Pembahasan Hangat Mei 16, 2014

Posted by prasetyo676 in Yamaha.
Tags: , ,
40 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister.
Pada dua hari terakhir ini sedang gencar mengenai pemberitaan Honda New CBR250R dual headlamp serta spyshot terbaru Yamaha YZF R25. Khusus untuk spyshot Yamaha YZF R25 sudah mulai mendapat titik cerah mengenai bentuk headlamp saat dilihat dari depan. Meskipun dalam foto tersebut masih belum terlalu jelas, karena kondisi lingkungan yg gelap saat jepretan foto tersebut dilakukan.

image

Dengan adanya foto tersebut, maka semakin jelas bahwa YZF R25 ini dilengkapi lampu tambahan yg biasa disebut lampu senja.
Posisi lampu senja tersebut berada tepat di tengah-tengah, di depan windshield. Melihat desainnya yg cukup besar, sepertinya lampu tersebut juga lumayan terang untuk ukuran lampu senja pada umumnya. Pada foto di atas, terlihat lampu senja menyala, sedangkan headlamp utama tidak menyala. Infonya lampu senja tersebut akan langsung ON sejak kunci kontak diputar ke ON dan headlamp akan hidup otomatis kala mesin hidup ( AHO ).
Untuk hal ini, akan menjadi jelas kalau motor ini sudah di-launching resmi dan di-review oleh media otomotif ternama maupun para blogger kondang. Kita tunggu saja tgl 20 Mei 2014 nanti. 🙂

image

Selanjutnya, kita bahas desain lampu senja pada YZF R25 tersebut.
Yup, lampu senja pada YZF R25 tersebut berbentuk mirip segitiga dibalik, serta dimensi nya terlihat cukup besar.

image

Sebenarnya keberadaan lampu senja ini sudah terlihat pada spyshot sebelumnya yg pernah dibahas oleh mas aripitstop. Bahkan spyshot tersebut sempat membuat gempar dan bahkan digunakan juga pada artikel media di mancanegara.

image

Tetapi mungkin saat itu fokus kita lebih ke penampilan keseluruhan YZF R25, bukan ke lampu senja tersebut.
Keberadaan lampu senja ini mulai menjadi bahan perbincangan ketika spyshot YZF R25 yg sedang mengisi bensin eceran terjepret kamera dan di-informasikan ke mas IWB. Saat itu kondisi lampu senja sedang menyala dan terlihat dari posisi depan. Dimensinya yg terlihat besar itulah yg menjadi bahan pembicaraan oleh sebagian pemirsa. 🙂
Seperti komentar pada blog mas Ipan pertamax7.com berikut ini :

image

image

Ada yg bilang seperti Ultraman, ada yg bilang seperti Avatar Aang, tetapi ada juga yg menyarankan untuk menutupi lampu senja tersebut dengan sticker. Komentar-komentar tersebut hanya segelintir saja, masih banyak lagi komentar terutama di blognya mas IWB, iwanbanaran.com. Tetapi yg perlu dilihat adalah rata-rata menyebutkan dimensi lampu senja tersebut yg terlalu besar, akan lebih manis kalau ukurannya diperkecil.
Yamaha YZF R6 serta Honda old CBR600RR juga menerapkan lampu senja yg posisinya persis di tengah, depan windshield, tetapi ukurannya tidak terlalu besar, sehingga terlihat manis dan serasi dengan bentuk fairing bagian depan secara keseluruhan.

Berikut ini penampakan lampu senja pada Honda old CBR600RR :

image

Kemudian ini penampakan lampu senja pada Yamaha YZF R6 :

image

Sebenarnya tidak ada masalah dengan desain serta ukuran lampu senja pada Yamaha YZF R25, karena tentu saja para team desainer Yamaha sudah mempertimbangkan hal tersebut.
Last, penampilan YZF R25 yg ada pada spyshot tersebut dalam kondisi yg kurang jelas karena gelap, saya yakin kalau nanti sudah resmi launching dan dilengkapi full striping serta polesan catnya bakal membuat penampilannya makin oke.
Kita tunggu saja nanti penampilan final-nya saat diperkenalkan ke publik pada tgl 20 Mei 2014.
(Prast)

Yamaha R Series (YZF R1, R6, R15) Terjual 124 Unit di Event Otobursa 2014 – Indikasi Positif untuk YZF R25 Mei 14, 2014

Posted by prasetyo676 in Yamaha.
Tags: , ,
46 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga lancar dalam beraktifitas.
Bersumber dari iotomotif.com, ternyata Yamaha R series mendapatkan sambutan positif selama berlangsungnya acara Otobursa Tumplek Blek 2014 di parkir timur dan plaza Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Event tersebut berlangsung selama 2 hari, yaitu tgl 10-11 Mei 2014.
Pabrikan Yamaha mengambil posisi booth yg sangat strategis, yaitu tidak terlalu jauh dari pintu masuk Zona B.

image

Defin Eko, Asst. Manajer Brand Activation & Digital Marketing PT
Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengatakan ;
“Yamaha R15 terjual 120 unit dalam dua hari. Sedang yang
moge, R6 terjual 3 unit dan R1 ada 1 unit”.
Ternyata strategi Yamaha mengambil tema R series di booth nya membuahkan hasil positif. Terbukti hanya dalam tempo 2 hari saja, sanggup terjual 120 unit YZF R15. Selain itu, untuk kategori motor gede juga membuahkan hasil, karena bisa terjual 4 unit, dengan rincian 3 unit YZF R6 dan 1 unit YZF R1.

Hasil penjualan YZF R series selama Otobursa berlangsung :
YZF R15 : 120 unit
YZF R6 : 3 unit
YZF R1 : 1 unit

Yamaha YZF R15 :

image

Yamaha YZF R6 :

image

Yamaha YZF R1 :

image

Hal positif tersebut tentu menguatkan sinyal bahwa masyarakat masih menyukai motor sport full fairing, meskipun secara penggunaan tidak se-simple naked bike.
Dengan begitu, kans Yamaha YZF R25 yg kabarnya akan diluncurkan pada tgl 20 Mei 2014 ini tampaknya akan bisa diterima oleh masyarakat juga.

image

Bahkan Yamaha juga gencar melakukan promosi YZF R25 ini, yaitu dengan menawarkan hadiah menarik berupa helm AGV bagi beberapa ratus pembeli pertama R25 ini, dengan cara meng-indent melalui website http://www.IWantYamahaR25.com

image

Nampaknya Valentino Rossi menjadi icon bagi YZF R25 ini. Meskipun saat ini prestasi Rossi di MotoGP tidak lagi seperti dahulu, tetapi dia tetap merupakan magnet bagi jutaan orang pecinta MotoGP.

So, kita lihat saja mas bro, mbak sist, keberadaan R25 yg merupakan keluarga termuda di klan R series ini, apakah sanggup menjadi icon baru di kelas sport 250 cc full fairing?
Kemungkinan itu besar, karena didukung layanan 3S Yamaha yg sudah tersebar luas di nusantara.
Apabila brother dan sister mempunyai pendapat, silahkan dishare di kolom komentar.
(Prast)

Yamaha YZF R1 2014 – Superbike 1000 cc Andalan Yamaha Mei 12, 2014

Posted by prasetyo676 in General, Yamaha.
Tags: , ,
29 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam beraktifitas.
Pada artikel ini, akan kita bahas Yamaha YZF R1, moge full fairing 1000cc andalan dan kebanggan Yamaha ini. Kebetulan saat acara Otobursa Tumplek Blek Senayan, Yamaha YZF R1 juga dipajang di stand Yamaha. Motor ini begitu menarik perhatian, karena terlihat lampu depan yg berkesan seperti sorot mata yg tajam dan bengis.
Bagian buritan mengadopsi knalpot undertail yg menjadi ciri khasnya.

image

Yamaha YZF R1 boleh dibilang merupakan pimpinan dari klan R series, yg diantaranya adalah YZF R6, YZF R15, YZF R125, dan sebentar lagi menyusul keluarga R series yg termuda, yaitu YZF R25 yg dikabarkan akan dilaunching pada tanggal 20 Mei 2014.
Yamaha YZF R1 mengadopsi teknologi crossplane crankshaft, teknologi tersebut merupakan adopsi dari dunia balap, seperti halnya YZR M1 di MotoGP. Motor ini menggunakan mesin 998 cc, 4 silinder, DOHC, serta dapat menghasilkan daya 182.1 hp pada 12500 rpm dan torsi 11.8 kg-m pada 10000 rpm on crankshaft.

image

Dengan jarak sumbu roda 1415 mm, motor ini tergolong tidak terlalu panjang, mungkin agar dapat bermanuver dengan lincah saat melibas tikungan maupun saat menyalip di jalan yg agak padat lalu lintasnya.
Untuk mengetahui lebih detail mengenai spesifikasi Yamaha YZF R1, dapat disimak pada data di bawah.

image

Berikut ini spesifikasi Yamaha YZF R1 :

Mesin dan Transmisi :
Type 4-stroke, 4-row cylinder, 16-valve, DOHC
Displacement : 998 cc
Bore x stroke : 78.0 mm x 52.2 mm
Compression ratio : 12.7: 1
Maximum power : 133.9 kW (182.1 hp) @ 12,500 rpm / min
(without forced air intake)
Maximum torque : 115.5 Nm (11.8 kg-m) @ 10,000 rpm / min
Lubrication system : Dry sump
Coupling type : Wet, multiple disc
Starter system : Electric
Transmission : 6-speed system
Final drive : Chain
Fuel supply : EFI
Cooling system : Liquid cooling

image

Sasis  dan Sistem Pengereman :
Type of frame : Deltabox
Front suspension : Upside-down fork of 43 mm
Suspension travel : front 120 mm
Angle of the front fork : 24 º
Toe-wheel : 102 mm
Rear suspension : Swingarm, “Monoshock”
Rear suspension travel : 120 mm
Front brake : Dual discs of 310 mm
Rear brake : 220 mm single disc
Front tire : 120/70 ZR17M / C (58W)
rear tire : 190/55 ZR17M/C (75W)

image

Dimensi dan Bobot :
Total length : 2,070 mm
Overall width : 715 mm
Total height : 1,130 mm
Seat height : 835 mm
Wheelbase : 1,415 mm
Min ground clearance : 135 mm
Total weight : 206 kg
Fuel tank capacity : 18 l
Oil tank capacity : 3.7 l

image

Yamaha YZF R1 mengadopsi Speedometer sistem digital, tetapi Tachometer model analog yg mudah dipantau.

image

Layaknya moge sport pada umumnya, YZF R1 sudah mengadopsi swing arm aluminium campuran.

image

image

Yamaha YZF R1 tampak depan dengan bentuk lampunya yg terlihat sangar :

image

Yamaha YZF R1 tampak belakang, dengan dual exhaust model under tail yg khas :

image

So, tertarik dengan Yamaha YZF R1 sang pimpinan R series ? Silahkan pesan ke dealer Yamaha yg sudah ditunjuk. 🙂
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)