jump to navigation

Penjualan Big Bike Kawasaki – ER6N Terlaris, Pasar Moge Menggiurkan Mei 8, 2014

Posted by prasetyo676 in General, Kawasaki.
Tags:
29 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan diberi kelancaran dalam menjalankan aktifitas.
Pada kesempatan ini akan kita bahas penjualan moge khususnya merk Kawasaki di Indonesia.
Ternyata motor gede atau moge cukup banyak peminatnya, meskipun dari segi harga cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari penjualan moge dari pabrikan Kawasaki.

image

Penjualan moge Kawasaki cukup baik pada 4 bulan pertama di tahun 2014 ini. Berdasarkan data resmi pada situs okezone.com, PT. Kawasaki Motor Indonesia (KMI) berhasil memasarkan sejumlah 522 unit motor gede (moge) dalam periode Januari-April 2014. KMI memasarkan sejumlah moge yg berkapasitas mesin 600 cc ke atas,diantaranya adalah ; Ninja ZX-6R, ER-6n, Ninja 650, Versys, Z800, Z1000, Ninja 1000, dan Ninja ZX-14R.

Moge terlaris yg dijual KMI adalah Kawasaki ER-6N yg sanggup terjual 171 unit (7 diantaranya versi ABS) selama periode bulan Januari-April 2014.

image

Selanjutnya Kawasaki Z800 menempati posisi kedua, yg berhasil terjual sebanyak 103 unit.

image

Di posisi ketiga ditempati oleh Kawasaki Versys dengan total penjualan sebesar 75 unit (45 diantara versi ABS).

image

Pada posisi ke empat, berhasil diraih oleh Kawasaki Z1000 yang berhasil terjual sebanyak 70 unit.
Kemudian pada posisi ke lima, ditempati oleh Kawasaki Ninja 650 yg terjual sebanyak 55 unit.

image

Berikut ini adalah daftar 5 besar tipe Moge Kawasaki yg terjual pada bulan Januari-April 2014 :
1. ER-6N : 171 unit.
2. Z800 : 103 unit.
3. Versys : 75 unit.
4. Z1000 : 70 unit.
5. Ninja 650 : 55 unit.
* Untuk sisanya adalah tipe lain.

Melihat data di atas, ternyata penjualan moge di Indonesia termasuk potensial, dan cukup menggiurkan. Selain untuk mencari keuntungan dari penjualan, benefit yg didapat apabila pabrikan jualan moge di Indonesia adalah brand image ikut terdongkrak. Sehingga diharapkan dapat berimbas positif pada penjualan motor dengan kubikasi kecil.
Terlihat, Yamaha mengikuti jejak Kawasaki dalam memasarkan moge di Indonesia, dan terbukti laris juga.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)

Ducati Panigale 1199 dan Panigale S di-recall di Amerika Mei 7, 2014

Posted by prasetyo676 in Ducati, General.
Tags: , ,
21 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, kabar datang dari pabrikan motor prestisius Ducati.
Baru-baru ini, Lembaga Nasional Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya (NHTSA) Amerika Serikat, dalam surat peredaran nomor 14V166000, mengumumkan bahwa Ducati Panigale 1199 dan Ducati Panigale S
diumumkan harus ditarik dari peredaran.

image

NHTSA menyatakan terdapat kerusakan pada bagian setang kiri
sepeda motor. Setidaknya ada 2.083 unit Panigale 1199 dan Panigale S yang terkena recall. Pihak NHTSA meminta kepada Ducati untuk memeriksa bagian switchgear sebelah kiri yang tidak berfungsi dengan baik.
Akibat yg ditimbulkan adalah, para pengendara Ducati Panigale 1199 dan Panigale S tidak bisa mengaktifkan klakson, display panel
instrumen, lampu sein dan juga lampu jauh. Hal ini berpotensi dapat
menyebabkan kecelakaan saat berada di jalan raya.
Switch tidak bisa menerima daya dari konektor dashboard dan
mematikan fungsi dari semua indikator.

image

Masalah ini terjadi pada Ducati Panigale buatan tahun 2012 dan 2013. NHTSA menegaskan bahwa masalah ini harus diselesaikan agar tidak menimbulkan kecelakaan.
Ducati meminta kepada konsumennya agar kembali ke dealer resmi, guna memasang kabel tambahan. Pengecekan dan pemasangan kabel tambahan tersebut dilakukan secara gratis. Perihal penarikan kembali Ducati Panigale 1199 dan Panigale S ini akan dimulai pada 16 Mei 2014.

image

So, produk sepeda motor kelas premium pun dapat mengalami suatu masalah, karena memang tidak ada produk yg benar-benar sempurna.
Recall merupakan suatu bentuk tanggung jawab produsen kepada konsumen, sehingga patut diapresiasi, bukan untuk dicemooh.
Mungkin hal ini yg masih belum umum di Indonesia, karena recall masih ada yg menganggap suatu keburukan yg harus ditutupi atau malah menjadi bahan black campaign (BC) para fanboy atau pabrikan kompetitor. Semoga suatu saat Indonesia dapat mencontoh Negara-negara maju, dalam hal recall suatu produk tanpa pandang bulu, kalau terkait dengan keamanan dan keselamatan konsumen.
Semoga artikel ini bermanfaat.
(Prast)

Extreme Cornering – Pembalap Dengan Style Menikung Paling Ekstrim Mei 3, 2014

Posted by prasetyo676 in General.
Tags:
39 comments

Prast 676 – Salam penuh semangat brother dan sister, semoga dalam keadaan sehat dan lancar dalam beraktifitas. Sekedar artikel ringan, sebelum mengikuti perkembangan jalannya race MotoGP Jerez pada akhir pekan ini, berikut ini kita lihat style para pembalap saat melibas tikungan. Secara umum, saat pembalap melibas tikungan menurunkan dengkulnya sampai knee pad / knee slider-nya menggesek aspal, atau biasa disebut dengan istilah knee down.
Namun, saat ini dengan semakin cepatnya para rider saat melibas tikungan, bahkan sampai menggesekkan bagian sikunya ke aspal, atau disebut dengan istilah elbow down.

Berikut ini gallery foto para pembalap / rider saat melibas tikungan :

1. Gaya elbow down dengan menggunakan New CBR600RR.

image

2. Valentino Rossi saat masih di team FIAT Yamaha.

image

3. Alvaro Bautista saat melakukan elbow down.

image

4. Jorge Lorenzo saat melakukan elbow down, posisi kepala masih agak jauh dari aspal.

image

5. Marc Marquez saat menikung dengan melakukan elbow down, posisi kepala agak dekat ke aspal.

image

6. Casey Stoner saat menikung dengan gaya elbow down, posisi kepala dan bahu sudah sangat dekat ke aspal.

image

7. Stefan Bradl saat menikung dengan gaya elbow down, atau malah bisa disebut dengan shoulder down, karena posisi pundak sudah hampir menyentuh aspal / kerb. Posisi kepala tinggal beberapa centimeters saja dari aspal / kerb.

image

8. Selanjutnya dari ajang balap road racing legendaris, Isle of Man TT, para pembalap menikung dengan posisi kepala dan pundak hampir bergesekan dengan tembok batu atau semen.. “sereem…” πŸ™‚

image

9. Kalau ini style menikung yg butuh skill tinggi, menikung sambil ngedrift, apalagi posisi motor sangat rebah mendekati aspal. :-0

image

10. Ruben Xaus saat menaklukkan tikungan dengan menggunakan motor Ducati tipe Superbike, posisi setang hampir menyentuh aspal.

image

11. Kalau ini gaya rider supermoto saat menikung dan menyalip rider Suzuki Hayabusa. Si rider Suzuki Hayabusa terlihat terbengong saat disalip.. hehehe… πŸ™‚

image

12. Gaya menikung pembalap supermoto, melakukan knee down sambil ngedrift.

image

13. Rider ini menggunakan Ducati Hypermotard dan menaklukkan tikungan dengan gaya knee down, sambil ngedrift, serta mengangkat tangan kiri, sekaligus memberi tanda jempol. Walah.. :-0

image

14. Pembalap supermoto inI menikung dengan memiringkan posisi motornya sangat… sangat rebah, bahkan handle bar hampir menyentuh aspal. Posisi badan tetap tegak, sedangkan kaki kiri dijulurkan ke depan, seperti orang mau melakukan tendangan super.. hehehe.. πŸ˜€

image

15. Inilah gaya balap yg lebih ekstrim, disaat para pembalap umumnya hanya melakukan knee down, atau klo di MotoGP yg dianggap ekstrim itu elbow down, maka pembalap supermoto ini menaklukkan tikungan dengan gaya handle bar down.
Posisi motor sangat rebah, bahkan handle setang sampai terlihat bergesekan dengan permukaan aspal. Bener-bener super…

image

16. Selanjutnya inilah gaya menikung paling ekstrim dan paling gendeng versi Prast676, serta mendapat nominasi ;
“GAYA MENIKUNG PALING EKSTRIM”.
Disaat yg lainnya knee down, elbow down, handle bar down, tetapi rider yg menggunakan motor jenis skuter matic ini justru melakukan gaya “HEAD DOWN”.
Yup, kepala diturunkan ke bawah, sampai helm bergesekan dengan aspal, sungguh sadis tapi kocak.. hehehe.. πŸ˜€

image

Sekian bahasan kita kali ini tentang gaya menikung paling ekstrim, semoga menghibur. Hehehe..
PERHATIAN : Jangan meniru adegan di atas di jalan raya, karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
(Prast)

Image : Search by Google.

FIM Merayakan Anniversary ke 110 April 15, 2014

Posted by prasetyo676 in General.
6 comments

Prast 676 – Sekedar share informasi dari http://www.motogp.com, tentang FIM yg telah berusia 110 tahun.
Berikut ini Berita lengkapnya :

The Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) was founded on December 21, 1904, in the rooms of the
restaurant Ledoyen in Paris, under the name of Fédération Internationale des Clubs Motocyclistes.
The Motocycle-Club de France organised a race called the International Cup in Dourdan, to the south-west of
Paris, on September 25, 1904 with the participation of Austria, Denmark, France, Germany, and Great Britain.
The race was won by France, but it became apparent that a sporting authority was needed to settle potential
disputes arising out of international events. As a result, the sports clubs of the five countries put forward the
idea of creating the Fédération Internationale des Clubs Motocyclistes (FICM).

image

However, in July 1906, on the occasion of the International Cup in Patzau, Bohemia, the delegates of the
participating countries – Austria, France, Germany and Great Britain – unanimously decided to dissolve the
FICM. In the event, the FICM was not formally dissolved but just remained dormant for the next five years.
The Auto-Cycle Union of Great Britain then took the initiative of convening a meeting at Olympia in London on
28 November 1912 which was attended by delegates from Belgium, Denmark, France, Great Britain, Italy, the
Netherlands and the United States.
The FICM was re-established in order to control and develop the sporting and touring aspects of motorcycling
and to assist all motorcycle users. Two weeks later, a Congress was held in Paris in which Germany, Austria
and Switzerland also took part. These ten countries are considered as the official founder members of the
FICM.
The Marquis de Mouzilly St-Mars was elected Patron and the Honourable Sir Arthur Stanley MP President.
The following year, the first international event held under the aegis of the FICM took place: the International
Six Days Reliability Trial, forerunner of today’s International Six Days’ Enduro.
By the eve of the Second World War, the FICM had 30 affiliated members. In 1936 the first Speedway World
Final took place in the Wembley Stadium. This was the first official FI(C)M World Championship and the first
World Champion title was won by Australian rider Lionel van Praag.
In 1937, an agreement was drawn up by the FICM and the AIACR (the International Association of
Recognised Automobile Clubs, predecessor of the FIA) defining their relationship and providing for very close
collaboration between both organisations.
After the war, the FICM resumed its activities in 1946. In 1947 in the Netherlands, an event called β€œcross-
country” was held with riders from Great Britain, Belgium and Holland. It was the first Motocross des Nations.
In 1949, the FICM became the Fédération Internationale Motocycliste (FIM). That same year saw the launch
of the world’s most prestigious motorcycling competition: the Road Racing World Championship Grand Prix,
now known as the MotoGPβ„’ World Championship.

Source : motogp.com

Review Buku Panduan MotoGP 2014 April 1, 2014

Posted by prasetyo676 in General.
32 comments

Prast676 – Salam penuh semangat brother & sister, semoga lancar dalam menjalankan aktifitas.
Sekedar sharing saja, pada long weekend kemarin Prast676 jalan-jalan ke toko buku Gramedia di Bekasi Barat.
Niat awal sih nganterin nyonya cari buku karangan Tere Liye.
Begitu sampai di sana, langsung search di komputer database yg disediakan. Begitu search, ternyata stock buku yg dimaksud tinggal 1 buah. Ya dah, langsung saja cari ke kode rak yg tertera pada database, tetapi tidak ketemu juga. Akhirnya tanya kepada petugas, dan menurut keterangan petugas tersebut, ternyata buku yg dimaksud sudah tidak tersedia.

Ya dah, daripada gak dapet apa-apa, kemudian Prast676 coba liat ke bagian rak yg berisi majalah – majalah. Yup, di sana malah menemukan buku yg akan ditampilkan di review ini.
Judul buku yg dimaksud adalah Panduan MotoGP 2014, dengan tema Revenge.
Buku ini hasil terbitan Otomotif Group, masih dalam lingkup Kompas Gramedia.
Tebal buku 128 halaman (excludes cover), dan dihargai Rp. 40 ribu.
Mungkin bagi para penggemar MotoGP, buku ini bisa menjadi salah satu koleksi dan menambah pengetahuan seputar MotoGP.

image

Oke deh, lanjut… kita bahas isinya. Buku ini terbagi ke dalam 10 bab utama. Detailnya adalah sebagai berikut :
1. Kata Pengantar, halaman 4-5.
Berisi tentang opini penulis buku tentang pertarungan MotoGP di tahun 2014. Dan ada hubungannya dengan tema yg tercantum pada cover buku, yaitu “Revenge”. Yup, penulis memprediksi bahwa pada tahun 2014 ini, ajang MotoGP akan menyajikan hiburan bagi para penggemarnya. Akan terjadi perlawanan dari para rider terhadap sang juara dunia bertahan, yaitu Marc Marquez.

2. Isu Utama, halaman 8-12.
Berisi tentang pernyataan beberapa rider MotoGP papan atas, bahwa di tahun ini mereka akan melakukan perlawanan sebagai upaya “revenge” atas kekalahan mereka terhadap Marc Marquez pada tahun lalu.

3. Review MotoGP 2013, halaman 13-36.
Berisi tentang review jalannya race beserta hasil race pada musim 2013. Dibahas hasil race di tiap sirkuit dari seri pertama sampai terakhir.

image

4. MotoGP (Teams, Bikes, Riders), halaman 37-74.
Berisi tentang ulasan lengkap tiap team beserta rider peserta race MotoGP tahun 2014.

5. Moto2 (Teams, Bikes, Riders), halaman 75-88.
Berisi tentang ulasan lengkap tiap team beserta rider peserta race Moto2 tahun 2014.

6. Moto3 (Teams, Bikes, Riders), halaman 37-74.
Berisi tentang ulasan lengkap tiap team beserta rider peserta race Moto3 tahun 2014.

image

7. Features, halaman 101-121.
Berisi tentang regulasi MotoGP tahun 2014, antara factory team vs open class. Keberatan team Honda atas status Ducati yg beralih dari kategori factory menjadi open. Selanjutnya, dibahas juga mengenai pro-kontra ban baru yg dipake di MotoGP tahun 2014.
Dan yg menarik adalah, informasi tentang Suzuki MotoGP project.
Pembahasan lainnya, adalah mengenai isu pra kontrak pembalap, kemudian dibahas juga tentang Espargaro brothers di MotoGP 2014.
Pembahasan yg terakhir pada bab Features ini adalah tentang asal usul nickname para rider.

image

8. Photos Action, halaman 122-125.
Berisi tentang foto-foto menarik, selama berlangsungnya MotoGP pada musim 2013.

9. Notes, halaman 126-127.
Berisi tabel klasemen pembalap, team, dan konstruktor MotoGP 2014, yang berguna untuk kita lengkapi pada tiap seri yang sudah berlangsung.

10. Kalender MotoGP 2014, halaman 128.
Berisi jadwal pelaksanaan race MotoGP 2014.

image

Demikian brother dan sister, sekedar share mengenai review buku Panduan MotoGP 2014. Mungkin bisa membantu brother dan sister yg hobby koleksi buku, atau bagi yg sedang mencari informasi seputar MotoGP 2014, dapat mencari buku tersebut di toko buku atau agen majalah.

So, siapa jagoan brother dan sister untuk rider dan team MotoGP 2014 ini?
Silahkan share di kolom komentar.
(Prast)